Tanya Jawab Ringkas Edisi 89

Pada rubrik Tanya Jawab Ringkas edisi ini, kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad as-Sarbini.

Anak dari Kakek yang Menikahi Janda

Kakek menikah lagi dengan janda beranak dua (laki-laki). Apakah kedua anak tersebut mahram bagi saya (perempuan)? Kemudian dari pernikahan tersebut lahir anak laki-laki. Apakah dia mahram bagi saya? 085215XXXXXXX

Anak lelaki dari janda yang dinikahi kakek Anda bukan mahram Anda. Adapun anak lelaki yang lahir dari pernikahan kakek dan janda itu adalah paman Anda yang merupakan mahram.

_____________________________________________________________________________________

Menyucikan Diri setelah Memakan Makanan Haram

Jika kita memakan sesuatu yang belum pasti halal (haram), apakah diri (tubuh) kita tetap tidak suci lagi hingga hari akhir kelak? Bagaimana cara menyucikan tubuh kita dari makanan haram yang telah kita makan? 085767XXXXXX

Cara membersihkan diri dari makanan yang haram adalah dengan bertobat kepada Allah Subhanahu wata’ala.

______________________________________________________________________________________

Hukum Merokok

Bagaimana hukum merokok atas seseorang yang sudah berusaha berhenti tetapi tidak mampu? Kalau sehari saja tidak merokok, dia akan merasa pusing dan menderita. Mohon nasihatnya. 089693XXXXXX

Tetap haram atasnya. Dia wajib menahan diri dan berhenti dari rokok, walaupun ia merasa pusing dan menderita tanpa merokok. Hal itu jauh lebih ringan daripada mudarat penyakit akibat rokok. Lagi pula hal itu akan berlalu dengan berjalannya waktu, bahkan mungkin teratasi dengan mengisap permen khusus. Konsultasikan ke dokter.

_______________________________________________________________________________________

Hukum Barang Tertinggal

Apa yang harus dilakukan jika ada pembeli yang tidak sengaja meninggalkan barangnya di toko saya dalam jangka waktu yang lama? 0811XXXXXX

Umumkan di depan toko Anda atau di tempat umum lainnya tanpa menyebut semua ciri-ciri dan wujud barangnya agar jika ada yang datang mengaku, Anda bisa mengujinya. Jika dalam setahun pemiliknya tidak datang, Anda punya beberapa pilihan:

1. Tetap menyimpannya sampai pemiliknya datang.

2. Memanfaatkannya, dengan catatan jika setelah itu pemiliknya datang, Anda ganti.

3. Menyedekahkannya atas nama pemiliknya. Jika setelah itu ia datang dan tidak ridha, wajib Anda ganti, dan pahalanya untuk Anda.

_______________________________________________________________________________________

Hukum Menyemir Rambut Pirang

Jika rambut seseorang berwarna pirang, apakah ia boleh menyemirnya dengan warna hitam, karena warna asli rambutnya memang bukan hitam? 085740XXXXXX

Rambut pirang tidak boleh disemir dengan warna hitam.

______________________________________________________________________________________

Istri Tidak Memenuhi Kewajiban

Saya sudah menikah, tetapi saya tidak melakukan kewajiban sebagai istri, karena saya tidak mencintai suami saya lagi. Apakah saya berdosa? 082267XXXXXX

Anda berdosa jika tidak melaksanakan kewajiban sebagai istri kepada suami. Jika Anda tidak mencintainya dan tidak sanggup bersabar bersamanya menjalankan kewajiban sebagai istri, mintalah khulu’ dengan menebus bayaran senilai mahar atau semisalnya yang disepakati bersama. Ajukan permohonan khulu’ ke KUA atau pengadilan agama.

_______________________________________________________________________________________

Warisan untuk Anak Angkat

Apakah anak angkat berhak mendapatkan harta warisan orang tua angkatnya? 082136XXXXXX

Anak angkat tidak berhak mendapat warisan dari orang tua angkatnya. Namun, ia bisa diberi wasiat harta maksimal 1/3 jumlah warisan.

_______________________________________________________________________________________

Cara Membayar Kafarah

Bagaimanakah cara membayar kafarah? Apakah boleh diberikan kepada anak-anak pondok? 085743XXXXXX

Boleh diberikan kepada anak-anak pondok yang miskin. Adapun anak pondok yang tercukupi nafkahnya oleh orang tuanya, tidak boleh.

______________________________________________________________________________________

Ayah Meninggal, Belum Sempat Membayar Utang Puasa

Dalam bulan Ramadhan kemarin, bapak tidak puasa kurang lebih dua minggu karena sakit jantung. Setelah Idul Adha, bapak meninggal dan belum sempat mengganti puasanya. Bolehkah ahli waris menggantikan? Dengan berpuasa atau membayar fidyah? Jazakumullah khairan. 081359XXXXXX

Diutamakan bagi ahli waris untuk mengqadhakannya atau menfidyahkannya dari harta peninggalannya, meski tidak wajib. Jika yang meninggal tidak memiliki harta warisan, tidak ada kewajiban untuk memfidyahkannya. Hal itu jika bapak Anda sempat membaik dan kuat berpuasa, tetapi ternyata meninggal sebelum mengqadha. Jika sakitnya berlanjut hinggga meninggal, tidak disyariatkan bagi walinya melakukan hal itu, menurut pandangan yang rajih. Wallahu a’lam.

______________________________________________________________________________________

Menghadiri Hajatan yang Diperdengarkan Musik

Apakah boleh menghadiri suatu hajatan yang diperdengarkan musik yang berasal dari VCD atau semisalnya? Jazakumullah khairan. 081542XXXXXX

Tidak boleh menghadiri hajatan yang ada acara maksiatnya, seperti musik atau kemungkaran lainnya.

_______________________________________________________________________________________

Jima’ Saat Puasa

Empat tahun yang lalu saya pernah berjima’ waktu bulan puasa. Bagaimana kafaratnya? 082141XXXXXX

Kafaratnya adalah berpuasa dua bulan berturut-turut. Jika tidak mampu, memberi makan 60 fakir miskin dengan cara:

– masing-masing diberi beras 1 mudd (kurang lebih 525 gr)

– masing-masing diberi nasi satu porsi yang mengenyangkan. Baik cara pertama maupun kedua, sebaiknya dilengkapi lauk-pauk, tetapi tidak wajib. Keterangan lebih lengkap, lihat buku kami “Fikih Puasa Lengkap”.

_______________________________________________________________________________________

Shalat Orang yang Sedang Koma

Bagaimana tata cara shalat bagi seseorang yang sedang koma? 085383XXXXXX

Terdapat perbedaan pendapat di antara ulama dalam masalah hukum qadha shalat orang yang pingsan atau koma. Yang dirajihkan oleh Ibnu ‘Utsaimin dalam asy-Syarh al-Mumti’ (pada awal Kitab ash-Shalah) dan difatwakan al-Lajnah ad-Da’imah (diketuai oleh Ibnu Baz) adalah tidak ada kewajiban qadha atasnya, lantaran ia bukan mukallaf saat pingsan/komanya. Masalah ini tidak bisa diqiyas dengan orang tidur, karena dua perbedaan:

1. Orang tidur bisa dibangunkan, sedangkan orang pingsan/koma tidak demikian.

2. Tidur adalah keadaan yang banyak terjadi dan terulang-ulang setiap hari, sedangkan pingsan/koma adalah hal yang jarang terjadi pada diri seseorang. Jadi, tidak ada kewajiban qadha shalat hari-hari koma yang dialami oleh bapak Anda. Wallahu a’lam.

_______________________________________________________________________________________

Hitungan Talak

Ada seorang lelaki menalak istrinya dua kali. Setiap kali talak, diikuti rujuk setelahnya. Setelah talak yang kedua, istrinya bertanya kepada salah seorang ustadz, “Apakah dua talak yang diikuti rujuk tersebut masih terhitung dan tersisa satu talak?” Ustadz tersebut menyatakan terhapus/dihitung dari awal lagi. Istrinya pun menyampaikan hal ini kepada suaminya. Setelah beberapa lama, terjadi pertikaian yang berujung kepada jatuhnya kata talak dengan kalimat, “Saya menalakmu dengan talak satu,” karena menyangka jawaban ustadz tersebut benar. Namun, ketika ditanyakan kepada ustadz yang lain, ternyata dua talak yang lalu masih terhitung, dan sekarang telah jatuh talak tiga. Apakah talak tersebut benar-benar jatuh ataukah ini merupakan kesalahan yang bisa dimaafkan? 083150XXXXXX

Dengan itu, talak tiga (talak ba’in) telah jatuh. Jawaban yang diberikan kepadanya adalah kesalahan fatal, karena tidak ada perbedaan pendapat di antara ulama bahwa talak yang diselingi rujuk tetap berlanjut hitungannya sampai jatuh talak tiga. Ketidaktahuan dia akan hukum tersebut tidak ada pengaruhnya. Hal ini sebagaimana tidak tahunya sahabat yang menggauli istrinya pada siang hari bulan Ramadhan tentang konsekuensi perbuatannya yang mengharuskan kafarat, tetapi tetap dikenakan kafarat oleh Rasulullah n. Begitu pula dalam hal ini, ketidaktahuan akan konsekuensi talak yang dijatuhkannya tidak berarti dia tidak terkena konsekuensi tersebut.

Tanya Jawab Ringkas Edisi 88

Cara Duduk Shalat Witir Satu Rakaat

Bagaimana duduknya orang yang shalat witir satu rakaat? 085329XXXXXX

Pendapat yang rajih (kuat), shalat yang hanya punya satu tasyahud, duduknya iftirasy, baik satu rakaat maupun lebih.

—————————————————————————————————————————————

Batasan Amalan bagi Yang Tidak Mampu

Sejauh mana kriteria mengamalkan agama sesuai dengan kemampuan? Apakah tidak mengamalkan agama karena takut pada celaan orang lain/ anggapan buruk lainnya dari orang lain bisa disebut tidak mampu? 085740XXXXXX

Sesuai dengan kemampuan adalah kita mengerahkan segenap daya dan upaya secara maksimal untuk beramal. Jika sudah sampai pada batas di luar kemampuan kita, hal itu dimaafkan. Adapun tidak beramal karena sematamata takut celaan orang, ini tidak termasuk masalah di atas. Hal ini justru menunjukkan kelemahan iman. Yang benar, terus beramal dan tidak menghiraukan celaan siapa pun, dengan cara hikmah yang sesuai dengan sunnah.

—————————————————————————————————————————————-

Bendera Tanda Kematian

Apakah hukumnya memberi tanda kain putih/bendera kuning jika ada orang yang meninggal?

085394XXXXXX

Fungsi bendera dalam Islam adalah untuk jihad fi sabilillah, dipegang oleh panglima atau pimpinan mujahidin yang ditunjuk. Bendera untuk jenazah tidak ada contohnya, dan bila ada keyakinan tertentu bisa saja terjatuh dalam bid’ah. Waffaqakumullah. 

—————————————————————————————————————————————–

Tata Cara Shalat Orang Lumpuh

Bagaimana tata cara shalat orang yang lumpuh dan hanya bisa berbaring di tempat tidurnya?

082194XXXXXX

Kaidahnya adalah melakukan sesuai dengan kemampuan. Untuk kasus orang lumpuh, maka ia shalat sambil berbaring dengan isyarat kepala. Jika tidak mampu, dengan isyarat mata, apabila mungkin kepala ke arah kiblat. Jika tidak, ke arah mana pun. Yassarallahu umurakum. 

—————————————————————————————————————————————–

Keringanan Mandi Junub bagi Orang Sakit

Adakah keringanan untuk orang yang sedang sakit panas yang setelah bangun tidur ia junub padahal harus menjalankan shalat subuh? Bolehkah jika dia hanya membersihkan kemaluannya saja dari air mani? Sebab, dikhawatirkan sakitnya akan bertambah parah jika ia membasahi seluruh tubuhnya. 085742XXXXXX

Apabila seseorang memang tidak mungkin menggunakan air untuk mandi janabah, gantinya adalah tayamum, sampai mampu menggunakan air. Ketika itu, wajib mandi janabah. Waffaqakumullah. 

—————————————————————————————————————————————–

Lele yang Mati Dipukul

Dalam surat al-Maidah ayat 3 disebutkan bahwa binatang yang dipukul hukumnya haram. Bagaimana dengan lele yang cara membunuhnya dengan dipukul-pukul? Bagaimana hukum lele yang makanannya adalah kotoran (manusia)? 085643XXXXXX

Hewan yang mati karena dipukul adalah haram, kecuali jenis ikan— termasuk lele—semuanya halal, bahkan bangkainya pun halal. Lele yang hanya diberi makan kotoran termasuk kategori jallalah, haram dimakan. Solusinya, taruh di air yang bersih sampai diperkirakan hilang kotoran dalam tubuh lele tersebut, baru boleh dimakan. Namun, kalau makanannya campuran dan beragam, tidak masalah. 

——————————————————————————————————————————————-

Ghibah yang Diperbolehkan

Apakah termasuk ghibah , membicarakan orang yang ucapannya kadang membuat sakit hati? +6285XXXXXXXXX

Ghibah adalah menyebut seseorang dengan apa yang dia benci. Hukumnya haram, kecuali beberapa kondisi yang diperbolehkan oleh ulama karena maslahat syar’i, seperti ketika meminta fatwa, tahdzir kepada ahli bid’ah dan orang yang terang-terangan berbuat fasik. Waffaqakumullah. 

——————————————————————————————————————————————-

Hukum Kredit

Bagaimana hukumnya seseorang yang memberikan kredit barang tetapi direalisasikan berupa pinjaman uang sebesar 1,5 juta yang kemudian dilunasi dengan cara dicicil sebesar 2 juta?

081386XXXXXX

Sistem kredit yang Anda sebutkan adalah riba. Hakikatnya adalah pinjam 1,5 juta dengan melunasi 2 juta. Yang benar, orang tersebut kulakan dahulu barang yang diinginkan, setelah itu baru mengadakan akad jual beli, walau dengan harga lebih. Perlu diingat, sistem ini tidak mengikat, penjual bisa menjual ke orang lain dan pembeli bisa membatalkan niat beli.

—————————————————————————————————————————————–

Hukum Musik Barat dan Rock

Apakah diperbolehkan jika seorang muslim bernyanyi lagu Barat yang beraliran rock?

087812XXXXXX

Nyanyian hukumnya haram, baik Barat maupun Timur; rock, pop, dangdut, atau yang lain. Lihat pembahasan musik pada Asy-Syariah edisi 40. Waffaqakumullah.

——————————————————————————————————————————————-

Hidayah

Apakah setiap orang yang beragama Islam berarti telah mendapatkan hidayah? 081572XXXXXX

Setiap muslim telah mendapat hidayah taufik untuk masuk Islam dan selamat dari kekufuran. Tetapi, ada hidayah yang lebih agung, yaitu hidayah taufik mengenal sunnah, mempelajari, dan mengamalkannya. Hidayah ini menyelamatkan seseorang dari penyimpangan dan kemungkaran. Waffaqallahu lil jami’. 

——————————————————————————————————————————————-

Toko Hasil Pinjaman Bank

Suami saya mendapat hibah sebuah toko yang dahulu dibangun oleh orang tuanya dengan bantuan bank, sedangkan toko itulah satu-satunya sumber penghidupan kami sekeluarga. Bagaimana hukumnya? 085299XXXXXX

Apa yang terjadi pada masa lalu dimaafkan selama karena tidak mengetahui ilmunya. Toko tersebut bisa digunakan disertai banyak infak untuk membersihkan harta. 

—————————————————————————————————————————————

Uang Muka

Bagaimana hukumnya jika uang muka yang dibayarkan kepada penjual menjadi hak penjual karena pemesan barang/pembeli membatalkan pesanannya? 085740XXXXXX

Boleh, itu yang disebut dengan istilah akad ‘urbun. Zadakallahu ‘ilman.

——————————————————————————————————————————————

Bedug yang Terbuat dari Kulit Hewan Kurban

Bagaimana hukum kulit hewan kurban yang dijadikan bedug? 081910XXXXXX

Jelas tidak boleh, karena:

1. Hewan kurban beserta kulitnya harus dibagikan kepada fakir miskin dan mustahiq lainnya.

2. Bedug tidak ada sunnahnya, justru termasuk bid’ah yang dimasukkan ke dalam masjid. Waffaqakumullah. 

—————————————————————————————————————————————–

Imam Shalat yang Beramal Syirik dan Bid’ah

Bagaimana hukum menjadi makmum yang imamnya berbuat syirik dan bid’ah? 081903XXXXXX

Kalau imam tersebut sudah dihukumi kafir, tidak sah shalat di belakangnya. Kalau masih muslim, tetap sah, hanya saja yang afdal adalah shalat di belakang orang yang saleh. 

—————————————————————————————————————————————-

Shalat di Masjid Hasil Uang Riba

Bagaimana hukumnya shalat di masjid yang dibangun dari hasil uang riba? 085242XXXXXX

Shalat di masjid tersebut sah, tidak ada kaitannya antara ibadah shalat dan sumber pembangunan masjid. Ini adalah pendapat jumhur ulama. Namun, yang afdal adalah shalat di tempat lain. 

——————————————————————————————————————————————-

Bagi Hasil Usaha yang Sebagian Dimodali oleh Bank

Saya mempunyai sebidang tanah yang digunakan orang tua berusaha. Bolehkah saya mengambil bagi hasilnya karena usaha itu dimodali sebagian oleh bank? 085256XXXXXX

Boleh, karena harta bagi hasil tersebut bercampur antara yang halal dan haram. Namun, lebih dominan yang halal, apalagi saat pinjam bank dalam keadaan tidak tahu ilmunya. Segera lunasi tanggungan kepada bank dan perbanyak sedekah untuk membersihkan harta yang ada. Waffaqakumullah. 

Tiup Lilin Ulang Tahun

Apakah boleh jika ada orang tua yang merayakan acara syukuran (ulang tahun) dengan meniup lilin di atas kue sebagai rasa syukur kepada Allah Subhanahu wata’ala atas berkah (umur panjang) yang diberikan kepada anaknya? 087841XXXXXX

Acara ulang tahun tidak ada sunnahnya dan termasuk tasyabuh dengan orang kafir. Tidak boleh mengadakan syukuran dengan niat tersebut walau detail acaranya tidak seperti acara orang kafir. Waffaqakumullah.

Membeli Beras dari Dukun

Bolehkah membeli beras/kebutuhan lain dari dukun? Padahal kita ketahui bahwa dukun tersebut mendapatkan uang dari praktik kesyirikan. 085315XXXXXX

Harta hasil perdukunan adalah haram. Kaidahnya, harta yang haram tidak boleh bagi pemiliknya, tetapi boleh bagi orang lain. Membeli beras atau yang lain dari dukun tersebut hukumnya boleh, walau yang afdal adalah tidak. Pada zaman Rasul n, para sahabat bertransaksi dengan kaum musyrikin yang sumber hartanya banyak dari hal yang haram.

Tidak Membaca Basmalah untuk Permainkan Setan

Bolehkah seseorang yang memulai makan tanpa membaca basmalah secara sengaja sehingga setan turut serta makan  bersama, kemudian ketika sedang makan dia membaca basmalah sehingga setan memuntahkan makanan tadi? Hal ini hanya bertujuan untuk mempermainkan setan. 085261XXXXXX

Tindakan tersebut jelas salah, sebab dia sengaja melakukan tindakan menyelisihi sunnah, bahkan sengaja meninggalkan yang wajib. Menghinakan setan tidak dengan cara seperti itu. Yang benar, dengan cara mengamalkan sunnah. Waffaqakumullah. 

Tata Cara Haji yang Paling Mulia

Mana yang paling mulia dan banyak pahalanya; haji ifrad atau tamattu’? 08124XXXXXX

Haji tamattu’ lebih afdal, bahkan sebagian ulama berpendapat wajib. 

Sunnah Berdoa setelah Shalat

Apakah ada sunnah berdoa mengangkat tangan setelah selesai shalat? 082167XXXXXX

Yang sunnah setelah shalat adalah berzikir, bukan berdoa. Namun, bila dia lakukan sekali waktu, maka tidak masalah dan adabnya dengan angkat tangan. 

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Tanya Jawab Ringkas Edisi 87

Beda Najis & Hadats

Dijawab oleh al-Ustadz Qomar Suaidi

Apakah perbedaan antara najis dengan hadats? +6285647XXXXXX

Najis itu bendanya seperti air kencing, kotoran manusia, bangkai, dsb. Hadats itu keluarnya yang membatalkan kesucian, seperti buang air kecil (BAK), buang angin, buang air besar (BAB), dsb.

Bolehkah Meruqyah Orang Lain?

Apakah boleh membacakan ayat ayat al-Qur’an (ruqyah) kepada saudara kita yang sedang sakit parah? +6285648XXXXXX

Boleh.

Kedutan di Mata

Apakah memercayai kedutan (aliran darah yang berdenyut) di mata sebagai suatu pertanda termasuk perbuatan tathayur? +6285257XXXXXX

Ya, tathayur. 

Mandi Jum’at

Saya seorang buruh yang setiap hari Jumat sebelum berangkat kerja sudah mandi. Apakah saya harus mandi lagi ketika hendak shalat jumat atau sudah cukup dengan mandi pagi sebelum berangkat kerja? +6285725XXXXXX

Mandi tersebut sudah cukup apabila diniatkan juga sebagai mandi jumat, namun apabila Anda berkeringat atau tubuh Anda menjadi berbau, lebih baik mandi lagi walaupun mandi yang ini tidak wajib. 

Istri Ayah, Mahram bagi Anak

Bagaimana hukumnya anak laki  laki suami dari istri sebelumnya, apakah anak laki-laki itu bisa mahram dengan istri sekarang? +6289693XXXXXX

Ya, mahram. 

Zikir Setelah Shalat Atau Menjawab Azan?

Misal kita sedang berzikir setelah shalat fardhu bersamaan terdengar azan dari masjid lain, apa yang kita lakukan? +6285797XXXXXX

Zikir lebih diutamakan. 

Anak Kencing di Halaman

Apakah jika ada anak kecil kencing di halaman/tanah lalu orang tua tidak menceboki dan menyiram air kencing tadi termasuk tidak menjaga dari kencing? +6285292XXXXXX

Sudah benar, yang tidak menjaga ialah apabila tidak cebok, atau membiarkan percikan kencing tanpa mencucinya. 

Sunnah Membaca Surat al-Kahfi

Adakah sunnah membaca surat al-Kahfi setiap Jumat? +6281370XXXXXX

Ya, dianjurkan membaca surat al- Kahfi pada hari Jumat. 

Qadariyah & Jabriyah

Mengapa ada aliran sesat yang disebut qadariyah dan jabriyah? +6285290XXXXXX

Disebut Qadariyah karena menyimpang dalam masalah takdir, yakni tidak beriman kepada takdir. Adapun aliran Jabriyah maksudnya paksaan, karena mereka meyakini bahwa manusia terpaksa dengan takdir dan tidak punya kehendak. 

Bersepeda Motor Tanpa Helm

Bolehkah seorang ustadz mengendarai sepeda motor tanpa memakai helm?

+6281803XXXXXX

Di daerah wajib helm, hendaknya menaatinya, siapa pun dia. 

Hukum Sedekah Bumi

Apa hukumnya kendurian sedekah bumi? +6285292XXXXXX

Kenduri dan sedekah bumi tidak boleh, minimalnya bid’ah dan ada yang sampai pada tingkat syirik. 

Perempuan Haid Memegang Mushaf

Bagaimana hukumnya apabila seorang perempuan yang sedang haid memegang al-Qur’an?

+6287837XXXXXX

Boleh memegang mushaf al-Qur’an menurut pendapat yang kuat, apabila dibutuhkan untuk mengingat hafalan/ menghafal atau membaca sementara dia tidak hafal. 

Membantu Acara Bid’ah

Bolehkah seseorang membantu acara bid’ah seperti pengajian maulid Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dan sebagainya? Karena dia diberi amanat sebagai marbot (penjaga masjid). +628121XXXXXX

Tidak boleh, karena hal itu termasuk tolong-menolong dalam bid’ah, sehingga dia berdosa.

Hukum Memakai Peci Nasional

Bagaimana hukum memakai peci nasional (songkok)? Apakah itu termasuk tasyabuh? +6285642XXXXXX

Boleh memakai peci tersebut, itu ciri khas muslimin di negeri kita, bukan tasyabbuh. 

Niat Infak yang Berubah

Saya memiliki sejumlah uang untuk diinfakkan ke masjid, tetapi saya gunakan untuk disumbangkan ke Dammaj (Yaman, -red.). Bolehkah hal demikian? +6283830XXXXXX

Kalau baru niat, boleh. Kalau sudah diikrarkan untuk masjid, maka tidak boleh untuk yang lain. 

Status “Almarhum”

Apakah istilah almarhum (alm.) kepada orang yang sudah mati ada dalam ajaran agama Islam?

+6285649XXXXXX

Tidak ada, yang tepat hendaknya berupa doa: rahimahullah, Allah yarhamhu, atau alaihi rahmatullah (semoga Allah Subhanahu wata’ala merahmatinya). Penggunaan istilah “almarhum” cenderung mengacu pada kepastian (orang tersebut pasti dirahmati oleh Allah Subhanahu wata’ala). 

Zikir Pagi setelah Matahari Terbit

Bolehkah seseorang membaca zikir pagi sedangkan matahari telah terbit? +6281578XXXXXX

Zikir pagi waktunya sebelum terbit matahari. 

Makna Fasik

Apa arti orang fasik, apa contohnya? +622470XXXXXX

Fasik artinya pelaku dosa besar, misalnya pelaku zina, mencuri, berbohong, mabuk, dsb. 

Makna Ghulul

Apa yang dimaksud dengan ghulul? +6285359XXXXXX

Ghulul adalah mengambil harta rampasan perang sebelum dibagi. 


Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Haid Lama Karena Suntik KB

Saya haid lebih dari 15 hari karena suntik KB. Bagaimana dengan kewajiban shalat? Apakah tetap shalat meski masih keluar darah atau tidak shalat sampai darah benar-benar berhenti? +6285642XXXXXX

Tidak ada batas minimal atau maksimal waktu haid. Yang dianggap adalah wujudnya darah. Selama belum suci, maka tidak boleh shalat, puasa, dan bercampur dengan suami. Waffaqakumullah. 

Zina Tangan

Apakah saling mengirim SMS dengan ajnabi (nonmahram) termasuk zina tangan? +6282137XXXXXX

Zina tangan adalah semua maksiat yang dilakukan oleh tangan, SMS kepada lain jenis termasuk salah satunya. Wallahul musta’an. 

 

Tanya Jawab Ringkas Edisi 86

Hakikat Ikhlas

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Bismillah. Apakah Allah l menciptakan manusia juga atas dasar keikhlasan? Firman Allah Subhanahu wata’ala, “Allah tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah-Ku”; apa sebenarnya ikhlas itu sendiri? Benarkah ada keikhlasan yang hakiki di dunia ini? 081936XXXXXX

Penciptaan manusia dan jin adalah nikmat bagi mereka, bertujuan agar mereka menyembah Allah Subhanahu wata’ala dengan penuh keikhlasan, yaitu ketulusan hanya untuk-Nya tanpa menyekutukan-Nya. Hal itu sebagai wujud kesyukuran kepada-Nya atas seluruh nikmat yang Allah Subhanahu wata’ala berikan. Lantas Allah Subhanahu wata’ala akan membalas dengan nikmat yang lebih besar lagi, yaitu kenikmatan yang

sempurna dalam jannah (surga) yangkekal abadi. Beribadah kepada Allah Subhanahu wata’ala dibangun di atas harapan mendapat surga dan takut neraka. Itulah keikhlasan yang hakiki. Demikianlah yang diajarkan Allah Subhanahu wata’ala kepada hamba-Nya. Jadi, itu semua demi maslahat hamba itu sendiri. Adapun Allah Subhanahu wata’ala, Dia Mahakaya dan tidak butuh kepada siapa pun dan apa pun, Mahasuci Dia Pemilik kerajaan langit dan bumi.

—————————————————————————————————————————————–

Suami Lebih Berhak Terhadap Istri

Bismillah. Saya seorang suami yang ditinggal istri pulang ke rumah keluarga istri selama lebih dari sebulan. Saya tidaksetuju, tetapi istri tetap tinggal di sana. Adakah ayat/hadits yang menguatkan bahwa saya lebih berhak atas istri daripada mertua saya? Jika saya tidak menafkahi istri selama tiga bulan dengan tujuan memberi pelajaran istri, apakah jatuh talak? 081384XXXXXX

1. Istri Anda telah melakukan nusyuz (kedurhakaan) dengan hal itu, dia wajib bertobat dan kembali ke rumah Anda untuk menunaikan kewajiban selaku istri.

2. Terdapat hadits-hadits sahih yang menunjukkan bahwa hak suami atas seorang istri lebih kuat daripada hak orang tuanya.

3. Boleh memberinya pelajaran dengan memutus nafkahnya selama ia masih berbuat nusyuz sampai ia bertobat. Namun, talak tidak jatuh dengan sekadar memutus nafkah karena nusyuznya, selama tidak menjatuhkan talak kepada istri dengan ucapan atau tulisan.

——————————————————————————————————————————————-

Pakai Behel untuk Merapikan Gigi

Bismillah. Bolehkah memakai behel untuk merapikan gigi dan menyenangkan calon istri insya Allah nantinya? 085758XXXXXX

Jika memang gigi Anda tidak rapi dan tampak jelek, tidak mengapa memakai behel (kawat gigi) untuk merapikannya.

——————————————————————————————————————————————

Berwudhu di Kamar Mandi

Bismillah. Bolehkah berwudhu langsung di bak mandi dan bagaimana jika bak mandinya ada kotoran cecak atau di dalam bak mandi ada ikannya? 085334XXXXXX

1. Tidak mengapa berwudhulangsung dari bak mandi.

2. Air bak mandi yang kejatuhan tahi cecak tidak menjadi najis karenanya, tetap suci lagi menyucikan.

——————————————————————————————————————————————

Nazar

Jika ada yang bernazar sesuatu kepada kita, apakah kita wajib mengingatkan meskipun sudah sangat lama berlalu? 085229XXXXX

Sepertinya itu bukan nazar, melainkan janji. Hukumnya diperselisihkan; ada yang berpendapat wajib ditunaikan, ada yang berpendapat sunnah (tidak wajib). Berdasarkan pendapat pertama, wajib mengingatkannya agar ia menunaikan kewajibannya. Berdasarkan pendapat kedua, tidak wajib mengingatkannya. Adapun nazar adalah mengikat janji kepada Allah Subhanahu wata’ala dengan mewajibkan sesuatu atas diri. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Potong Kuku/Rambut Saat Junub

Bolehkah melakukan sunnah fitrah (potong kuku atau rambut) saat junub? Setelah itu, potongannya apakah harus dicuci? 085879XXXXXX

Tidak ada dalil yang melarang melakukan sunnah fitrah saat junub dan saat haid/nifas. Hal itu boleh. Potongan kukunya tidak perlu dicuci. 

——————————————————————————————————————————————-

Haid Putus-Putus

Saya mengalami haid terputusputus lebih dari 24 jam, bolehkah saya melayani suami saya saat itu? 083898XXXXXX

Ya, jika haid terputus dalam jangka waktu lebih dari 24 jam, berarti Anda suci setelah melewati 24 jam tersebut. Jadi, tunggu sampai melewati 24 jam, setelah itu Anda dianggap suci menurut pendapat yang dipilih oleh Ibnu Qudamah dan Ibnu ‘Utsaimin. Artinya, boleh digauli suami pada saat suci tersebut setelah mandi suci. Wallahu a’lam. 

——————————————————————————————————————————————-

Menggauli Istri Saat Haid

Bolehkah suami menggauli istri saat haid tanpa dukhul di area farj? 083898XXXXXX

Boleh. Rasulullah n juga melakukannya terhadap istrinya yang haid, tanpa melakukan senggama. Anda wajib melayani suami sebatas itu. 

——————————————————————————————————————————————-

Penghasilan 10 Juta/Bulan, Sudah Wajib Zakat?

Seorang pedagang yang berpenghasilan mencapai 10 juta/ bulan (laba bersih), apakah terkena wajib zakat baginya? 085229XXXXXX

Ya, ia terkena zakat uang jika uang tersebut tersimpan sampai setahun (menurut hitungan tahun Hijriyah) tanpa berkurang dari nishab (harga 595 gr perak). Zakatnya sebesar 1/40 (2,5 %). Adapun zakat profesi (penghasilan), tidak disyariatkan. Zakat perdagangan juga tidak disyariatkan menurut pendapat yang rajih (kuat). Wallahu a’lam. 

——————————————————————————————————————————————-

Operasi Caesar

Ketika seorang wanita merasakan akan melahirkan, bolehkah dioperasi caesar? Apa manfaat dan bahayanya? 08179XXXXXX

Sebaiknya jangan menempuh  operasi caesar kecuali dalam keadaan terpaksa menurut bimbingan dokter ahli kandungan, karena hal itu berefek negatif. Lebih jelasnya, konsultasikan kepada dokter ahli kandungan atau baca artikel yang mengulas masalah ini. 

——————————————————————————————————————————————-

Ayah Meninggal, Punya Utang Puasa

Bolehkah ahli waris mengganti puasa Ramadhan ayahnya yang sakit pada bulan Ramadhan dan meninggal pada bulan Muharam? Fidyah atau puasa? 081359XXXXXX

Jika selepas Ramadhan ayah Anda sempat sembuh dalam jangka waktu yang cukup untuk mengqadhanya tetapi belum diqadha sampai meninggal, disyariatkan ahli warisnya mengqadhakannya atau menfidyahkannya dari harta peninggalannya. Adapun jika tidak sempat sehat lalu meninggal, tidak disyariatkan mengqadhakan atau menfidyahkannya menurut pendapat yang rajih (kuat). Lihat buku Fikih Puasa Lengkap. 

—————————————————————————————————————————————–

Penghitungan Zakat Pertanian

1. Bagaimana penghitungan zakat hasil pertanian (beras), karena untuk biaya pengolahan cukup tinggi. Apakah hasil dari pertanian itu dikurangi beban biaya baru dihitung nishabnya? Misal, hasil gabah 2 ton, biaya pengolahan 6 kuintal bila dinilai dengan hasil gabah. Apakah 2 ton itu langsung diambil sepersepuluh atau 2 ton dikurangi biaya, kemudian diambil sepersepuluhnya?

2. Berhubung orang yang akan mengeluarkan zakat tersebut adalah orang yang berutang, bolehkah zakat tersebut untuk melunasi utangnya? 085229XXXXXX

1. Tidak, zakat hasil pertanian yang terkena zakatseperti beras menurut sebagian ulamatidak dikurangi biaya pengolahannya. Biaya pengolahan dan panen sampai bersih adalah tanggung jawab pemiliknya. Namun, jika pengolahannya membutuhkan pengairan dengan bantuan alat dengan beban biaya yang besar, zakatnya hanya 1/20 dari hasil panen (5 %-nya), bukan 1/10 (10 %). Apabila tadah hujan dan semisalnya yang bebas biaya/berbiaya kecil, zakatnya 1/10 (10 %).

2. Zakat itu harus diberikan kepada yang berhak, tidak boleh untuk membayar utang sendiri. 

——————————————————————————————————————————————

Istri Minta Cerai, Diiyakan

Bismillah. Jika istri hamil sedang marah dan mengajak cerai suami kemudian suami mengiyakan, apakah jatuh talak? Apakah jika suami mengajak jima’ sudah termasuk rujuk? 08996XXXXXX

Jika mengiyakan dengan mengatakan, “Ya,” ini termasuk kalimat kinayah (kiasan) yang memiliki dua kemungkinan: diniatkan talak, berarti telah jatuh talak; jika tidak diniatkan talak, tetapi sekadar untuk menenangkan saja atau mendustainya, tidak jatuh talak ini menurut pendapat yang dirajihkan oleh Ibnu ‘Utsaimin dalam asy-Syarh al-Mumti’.

Rujuk tidak terjadi dengan jima’ sematabahkan hal itu haramtanpa disertai niat rujuk, menurut pendapat yang rajih. Adapun jima’ dengan disertai niat rujuk, sah sebagai rujuk.

——————————————————————————————————————————————-

Cadar & Sarung Tangan bagi Wanita

Bismillah. Bolehkah wanita memakai cadar yang dijahit khusus untuk cadar, bukan cadar yang berbentuk kerudung dan juga tidak memakai sarung tangan? 085293XXXXXX

Boleh, yang penting wajah tertutup dengan cadar dan kedua telapak tangan tertutup dengan jilbab (kerudung besar). 

——————————————————————————————————————————————

Ingin Segera Menikah

Usia saya sudah beranjak 36 tahun, sedangkan saya ingin menikah. Namun, saya masih ragu karena hanya memiliki pemahaman agama yang sedikit, sedangkan menikah perlu ilmu dan pekerjaan. Sampai sekarang saya berusaha untuk bersabar dengan berpuasa. Mohon nasihatnya, jazakumullahu khairan. 082192XXXXXX

Jika begitu, bertawakallah kepada Allah Subhanahu wata’ala dan segeralah menikah sambil terus membenahi diri sampai ajal menjemput. Semoga Allah Subhanahu wata’ala menolong dan memudahkan Anda. 

——————————————————————————————————————————————-

Dijawab oleh al-Ustadz Qomar Suaidi

Menyalati Ahli Bid’ah

Apakah hukum menyalati jenazah orang ahli bid’ah? 085729XXXXXX

Yang penting tetap ada yang menyalati. Apabila dia awam bukan pelopor bid’ah, tampaknya menyalati lebih bagus. Akan tetapi, jika dia adalah pelopor bid’ah, lebih baik tidak ikut menyalati, biar orang lain saja.

 

Waktu Shalat Zuhur Hari Jumat bagi Wanita

Kapan waktu shalat zuhur pada hari Jumat bagi wanita, bolehkah secara bersamaan ataukah harus menunggu shalat Jumat selesai? 085796XXXXXX

Shalat zuhur untuk wanita padahari Jumat yang penting telah masuk waktu shalat. 

 

Jadwal Waktu Shalat Terlalu Cepat?

Bismillah. Saya aktivis masjid yang bertugas mengumandangkan adzan. Salah seorang pembaca majalah Asy-Syariah menyarankan untuk azan menyelisihi 20 menit dari jadwal shalat abadi. Lalu mengapa saat puasa sunnah dan puasa Ramadhan orang itu turut berbuka puasa bersama orang awam sesuai jadwal? Abdullah-Klaten

Pembaca Asy-Syariah tidak mewakili kami, redaksi dan pengelola Asy-Syariah. Kami meyakini bahwa memakai jadwal shalat diperbolehkan asal cocok dan bisa dipercaya. 

Tanya Jawab Ringkas Edisi 85

Air Seni Sering Menetes

Bolehkah shalat memakai celana dalam yang terkena kencing? Urat dan otot perut sering kontraksi hingga keluar kencing setetes, sedangkan mencuci celana dalam tiap shalat membuat risih, tetapi untuk mengganti celana sangat kerepotan. 085657XXXXXX

Tidak boleh, celana itu harus dicuci atau diganti, kecuali jika air kencing Anda yang keluar bersifat terus-menerus. Jika masuk waktu shalat, balut kemaluan Anda agar air kencing itu tidak tercecer, lalu berwudhulah dan shalat. Apa yang keluar saat shalat tidak membatalkan shalat. Jika ada waktu redanya, laksanakan di waktu redanya walaupun harus tertunda asalkan tidak keluar waktu. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

 

Air Seni Tidak Tuntas

Bismillah. Jika seseorang menderita kelainan: sulit tuntas dari najis, sehabis kencing tidak langsung bersih, akan keluar beberapa titik air berkali-berkali, butuh waktu belasan menit/lebih untuk bersih/tuntas. Jika hal ini terjadi pada waktu didirikan shalat jamaah, apakah dibenarkan untuk tidak berangkat ke masjid berjamaah? Karena menunggu tuntas dari najis yang cukup lama. 085747XXXXXX

Ya, hal itu adalah uzur untuk meninggalkan shalat jamaah. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Cara Berpisah bagi Nikah Syubhat

Bismillah. Pada edisi 77 rubrik “Tanya Jawab Ringkas”, jawaban pertanyaan terakhir (tentang akad nikah), keduanya harus bertobat dan berpisah sampai diperbarui lagi akad nikahnya. Maksud berpisahnya itu (apakah harus bercerai) atau bagaimana, dan berapa lama waktu berpisahnya? 081350XXXXXX

Maksudnya berpisah rumah tangga, tidak boleh serumah, berkhalwat, dst. Karena pernikahan tersebut tidak sah, keduanya bukan suami istri. Hal itu sampai keduanya menikah kembalisecepat mungkin tanpa ada masa iddah. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Ragu Keabsahan Nikah

Bismillah. Pada edisi 77 rubrik “Tanya Jawab Ringkas”, ada keterangan nikah yang diperbarui dengan cukup dinikahkan oleh wali/wakil dan minimal dua saksi. Bolehkah sepasang suami istri melakukannya atas dasar ragu-ragu pernikahannya sah atau tidak dan atas dasar untuk ketenangan hati? 085327XXXXXX

Apa sebab keraguan dia akan sah tidaknya pernikahannya? al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Bukan karena zina kemudian hamil, melainkan entah kenapa (perasaan takut kalau hubungannya tidak sah). Sebab, waktu menikah dalam keadaan berat hati (pasca-PHK), pikiran kacau balau, dalam hati ingin cerai waktu itu. Karena merasa beratnya beban rumah tangga, orang-orang menganggap dia seperti sedang stres, sehingga dia ingat gejolak hatinya saat itu. 085327XXXXXX

Tidak boleh mengikuti waswas setan yang mempermainkan Anda dengan menimbulkan keraguan akan keabsahan pernikahan yang telah berlangsung sah dengan syaratnya. Waswas setan yang terlaknat tidak ada habisnya sampai bisa membuat seseorang menjadi seperti orang gila. Berlindunglah kepada Allah Subhanahu wata’ala jika mendapati waswas semacam itu. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Istri Menolak Dirujuk

Bismillah. Ketika masa iddah, hak rujuk adalah milik suami. Jika suami ingin rujuk, tetapi istri menolak, apakah si istri berdosa? 085740XXXXXX

Penolakan istri atas rujuk suaminya tidak dianggap dan tidak ada efeknya. Semata-mata dengan rujuknya sang suami, maka keduanya kembali menjadi suami istri seperti semula meskipun sang istri menolak. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Sumpah Tidak Akan Berdoa kepada Allah Subhanahu wata’ala

Bismillah. Apa kafarat bagi orang yang bersumpah bahwa dia tidak akan berdoa kepada Allah Subhanahu wata’ala lagi jika doanya tidak dikabulkan? 085747XXXXXX

Kafaratnya adalah bertobat disertai membayar kafarat sumpah untuk pelanggaran sumpah tersebut yang tergolong maksiat dan kebodohan berpaling dari berdoa kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Pengabul doa. Jika doa tidak terkabul, itu lebih dikarenakan tidak terpenuhinya sebab terkabulnya doa atau terdapat penghalang yang menghalangi terkabulnya doa. Tidak boleh kecewa kepada Allah Subhanahu wata’ala lantas membodohi diri sendiri dengan tidak mau berdoa meminta kepada- Nya, karena siapa pun tidak akan bisa melepaskan diri dari ketergantungan kepada-Nya.

Tuduhlah diri sendiri yang penuh dengan kesalahan dan kurang bersyukur atas sekian banyak nikmat Allah Subhanahu wata’ala yang telah dan sedang dirasakan tanpa bisa dihitung jumlahnya. Seseorang berdoa kepada Allah Subhanahu wata’ala atau tidak, tidak akan memudaratkan Allah Subhanahu wata’ala sama sekali, tetapi diri hamba itu sendirilah yang termudaratkan. Jika ingin doa dikabulkan, tempuh faktorfaktornya dan jauhi penghalangnya. Bahkan, Allah Subhanahu wata’ala murka dan mengancam orang yang menyombongkan diri dengan tidak mau berdoa kepada-Nya dalam surat Ghafir ayat 60. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Mahar, Hak Pengantin Wanita

Apakah mas kawin / mahar merupakan hak pengantin wanita atau hak walinya, dan bagaimana pemanfaatannya? 081911XXXXXX

Mahar adalah hak pengantin wanita. Pemanfaatannya terserah penganti wanitanya, karena sudah jadi miliknya. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Mimpi Berzina

Bagaimana jika kita melakukan hubungan intim di dalam mimpi, apakah hukum berzina tidak berlaku pada saat kita bermimpi? 082188XXXXXX

Tidak, karena mimpi bukan kenyataan. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Qadha Shalat

Adakah qadha dalam shalat, karena saya lupa mengerjakannya, dan baru ingat setelah lewat dari waktunya? 02141XXXXXX

Ya, wajib atas Anda mengqadha shalat yang luput dari waktunya karena lupa, dilakukan begitu Anda tersadar dan ingat. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Uang Temuan

Anak kami menemukan uang di selokan/jalan umum, bagaimanakah hukumnya menggunakan uang tersebut? 085227XXXXXX

Berapa jumlah uang yang ditemukannya? al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Hanya lima ribu rupiah. 085227XXXXXX

Jika keumuman orang menganggap uang senilai itu kecil dan tidak mempermasalahkan kehilangan uang senilai itu, boleh dimanfaatkan oleh penemunya. Adapun jika di mata keumuman orang dianggap bernilai dan pemiliknya merasa kehilangan, wajib diumumkan selama setahun di tempat umum tanpa menyebutkan nilainya untuk menguji orang yang datang mengaku sebagai pemiliknya. Jika sudah lewat setahun dan pemiliknya tidak datang, ada beberapa pilihan:

1. Dimiliki dan dimanfaatkan semaunya. Jika setelah itu pemiliknya datang, diganti.

2. Disedekahkan atas nama pemiliknya. Jika pemiliknya tidak setuju, diganti dan pahalanya untuk yang bersedekah.

3. Disimpan sampai suatu saat pemiliknya datang. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Tanaman di Atas WC

Bismillah. Apakah pohon pepaya yang ditanam di atas tanah tempat pembuangan(WC) termasuk najis? Sedangkan akar pohon tersebut menyerap langsung pada kolam pembuangan. Apakah buah pepaya tersebut boleh dikonsumsi/dimakan? 085246XXXXXX

Masalah ini telah kami bahas secara lengkap dalam rubrik “Problema Anda” edisi 73 dengan judul Buah Tanaman yang Dipupuk dengan Kotoran. Kesimpulannya, yang rajih (kuat) terdapat rincian: jika najis yang diserapnya tampak efeknya pada pohon dan buahnya berupa bau, rasa, atau warna, ternajisi dan haram dimakan. Jika tidak tampak salah satu efek tersebut, tidak ternajisi dan halal. al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Tanya Jawab Ringkas Edisi 84

Menagih Utang Tidak Merusak Ukhuwah?

Bismillah. Apakah pantas orang menagih utang beberapa kali sampai orang yang berutang melunasinya tetapi si pengutang tidak menegurnya lagi setelah kejadian itu, sehingga si penagih merasa telah merusak ukhuwah dengan pengutang? Padahal pada saat menagih, penagih mencari kondisi yang tepat. (085275XXXXX)

Jawab :

Menagih utang hukumnya boleh, bahkan hak yang mengutangi walaupun di dalam masjid. Hal itu tidak merusak ukhuwah sebagaimana pernah terjadi pada zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, Abdullah bin Ka’b menagih utang dari Hadrad bin Abi Hadrad di dalam masjid sampai suara keduanya meninggi (HR. al-Bukhari). Seharusnya pihak yang berutang berterima kasih karena telah dibantu. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Sumbangan Pemerintah untuk Membangun Masjid

Bismillah. Bolehkah menerima sumbangan dana untuk membangun masjid dari pemerintah? 085731XXXXXX

Jawab :

Diperbolehkan menerima atau meminta dana dari pemerintah, karena sama seperti baitul mal. Meminta dana kepada pemerintah diperbolehkan dan tidak termasuk meminta-minta. Lihat kitab Dzammul Mas’alah karya asy-Syaikh Muqbil. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Warisan Tetapi Tidak Boleh Dijual?

Seseorang diberi warisan dengan syarat tidak boleh dijual. Apakah warisan dengan syarat ini sah? Apakah syarat tersebut termasuk wasiat yang tidak boleh dilanggar? (085740XXXXXX)

Jawab :

Warisan adalah harta peninggalan mayit untuk ahli warisnya dan dibagi setelah selesai urusan jenazah, utang, dan wasiatnya. Warisan adalah milik ahliwaris, bukan lagi milik mayit, jadi terserah penggunaannya oleh ahli waris. Syarat tidak boleh dijual menyalahi konsekuensi harta waris. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Ibu Mertua, Mahram bagi Suami

Bismillah. Saya pernah menikahi seorang wanita. Setelah seminggu menikah, istri saya meninggal, sehingga selama saya menikah, saya belum pernah berjima’ dengannya. Apakah setelah istri saya meninggal dengan keadaan saya belum menggaulinya, saya masih mahram dengan ibunya? Jazakumullah khairan. (088261XXXXXX)

Menurut para fuqaha, akad nikah dengan wanita sudah menjadikan ibunya mahram bagi kita walau belum terjadi apa-apa. Yassarallahu umurakum. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Akad Nikah yang Sah Bisa Dibatalkan?

Na’am, jazakumullah khairan. Namun, setelah istri  saya meninggal, saya difitnah oleh ayahnya bahwa saya menikahi anaknya memiliki niat yang tidak baik, karena saya terlalu cepat mengatakan ingin “ganti tikar” menikahi adiknya. Kemudian ayahnya marah dan terucap, “Pernikahan kalian (saya dengan istri yang meninggal) gak sah.” Apa bisa orang tua membatalkan pernikahan dengan anaknya yang sudah terjadi? Bagaimana status pernikahan itu? (088261XXXXXX)

Jawab :

Akad nikah yang sah sesuai ketentuan syariat tidak bisa dibatalkan oleh wali wanita. Akad bisa batal dengan talak ba’in, talak raj’i, hingga habis masa ‘iddah, khulu’, li’an, atau diketahui pasutri adalah mahram nasab atau karena susuan. Namun, karena sudah terjadi ketegangan dengan mertua, ahsan (sebaiknya) menahan diri tidak tergesagesa dalam bertindak. Lembutkan hati mereka, tunjukkan akhlak mulia. Kalau ternyata lebih besar mafsadahnya, maka lebih baik menikah dengan wanita lain. Yassarallahu umurakum. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Mahram karena Susuan

Seorang anak wanita baru lahir dan ibunya meninggal yang kemudian disusui oleh tetangganya. Apakah anak wanita itu mahram dengan saudara-saudara tetangganya tersebut? 089665XXXXXX

Kalau sudah disusui sebanyak lima kali kenyang, maka mahram. Tanda kenyangnya adalah bayi tersebut melepaskan sendiri dari susuannya. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Dalil Lutut atau Tangan Dahulu ketika Akan Sujud

Bismillah. Dalam rubrik “Tanya Jawab Ringkas” edisi 74 mengenai “lutut atau tangan dahulu ketika sujud”, jawabannya adalah “pendapat yang rajih adalah kedua cara tersebut boleh, karena hadits yang dijadikan argument oleh kedua belah pihak (tidak ada yang sahih)”. Apakah benar pernyataan tersebut? (085696XXXXXX)

Jawab :

Setelah diteliti, kedua belah pihak mendhaifkan hadits-hadits yang dijadikan argument oleh pihak yang menyelisihi. Secara kenyataan juga demikian. Maka dari itu, kedua cara tersebut diperbolehkan, namun yang afdhal adalah mendahulukan kedua tangan berdasarkan keumuman hadits al-Bara’ bin Azib radhiyallahu ‘anhu dalam Shahih al-Bukhari, “Tidak ada seorang pun dari kami (para sahabat) yang membungkukkan punggungnya hingga Rasul Shallallahu ‘alaihi wasallam sempurna sujud….” Wallahul muwaffiq. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Utang untuk Kurban

Bismillah. Bolehkah seseorang berkurban dengan uang hasil berutang? (085275XXXXXX)

Jawab :

Kalau mampu membayar setelah itu, maka tidak ada masalah karena kurban sangat ditekankan, seperti fatwa dari asy-Syaikh Ibnu‘Utsaimin. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Antara Iuran Kurban Sapi & Kurban Kambing Sendiri

Manakah yang lebih afdal antara kurban iuran tujuh orang untuk satu sapi dengan seekor kambing untuk satu orang? (081347XXXXXX)

Seekor kambing untuk satuorang. Masalah ini sudah pernah dibahas di Majalah Asy-Syariah edisi 36, silakan dilihat kembali. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Mau Melahirkan, Masih Wajib Shalat?

Bismilah. Jika seorang ibu akan melahirkan dengan rasa sakit sudah datang tetapi belum mengeluarkan darah, sedangkan waktu shalat sudah masuk, apakah masih diwajibkan untuk shalat? (081392XXXXXX)

Jawab :

Selama belum keluar darah nifas, maka masih suci dan wajib shalat. Lakukan sesuai kemampuan. Jika keluar darah1-2 hari sebelum kelahiran karena kontraksi janin, sudah terhitung nifas. Yassarallahul umur. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Kurban Berkelompok

Bismillah. Apakah disyariatkan dalam berkurban dengan cara menabung setiap bulan untuk dibelikan sapi sebagai hewan kurban? (082135XXXXXX)

Jawab :

Kalau dilakukan tujuh orang dengan nominal yang sama sampai bisa membeli seekorsapi, maka tidak masalah; karena diperbolehkan tujuh orang berserikat pada seekor sapi. Kalau pada seekor kambing, maka tidak boleh. Karena tidak boleh berserikat pada seekor kambing. (al-Ustadz Muhammad Afifuddin)

Jual Beli Kredit yang Mengandung Riba

Apakah proses jual beli motor dengan cara kredit, sebagaimana yang ada pada zaman sekarang ini termasuk praktik ribawi ? (085730XXXXXX)

Jawab :

Akad jual beli motor/mobil dengan cara kredit yang ada pada zaman sekarang di diler-diler adalah riba, ditinjau dari dua sisi:

1. Ada syarat denda pada akad bagi yang menunggak. Tidak benar mengatakan boleh dengan alasan  seseorang akan membayarnya tanpa menunggak sehingga tidak terkena denda. Sebab, hal itu adalah akad riba dari asalnya, walaupun dengan niat akan melunasinya tanpadenda. Lagi pula,

siapa yang bisamemastikan dia tidak akan menunggak?

2. Angsuran dibayarkan ke lembaga finance yang menalangi setiap motor/mobil yang dicicil oleh nasabah, tidak dibayarkan ke diler (penjual). Hal itu karena motor/mobil yang dikreditkan oleh diler telah ditalangi/ditebus secara kontan oleh finance tersebut. Artinya, pembeli sebenarnya diutangi secara tidak langsung oleh finance tersebut agar bisa membeli motor/mobil yang dinginkan, lalu pembeli membayar utang itu kepadanya dengan nilai lebihbesar (harga cicil). Ini adalah rekayasa riba yang dikenal dengan istilah i’nah model tiga pihak. Wallahu a’lam. (al-Ustadz Muhammad as-Sarbini)

Tanya Jawab Ringkas Edisi 83

Jin Mendapat Syariat?
Apakah jin mendapatkan syariat seperti kita (shalat, puasa, dsb.)? Apakah mereka juga bisa membaca mushaf al- Qur’an dan hafalan?

081391XXXXXX

Ya, kehidupan jin seperti manusia, hanya beda alam. Lihat surat adz- Dzariyat ayat 56.
al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Takbir Ied bagi Wanita
Bolehkah wanita takbir pada ied? Apa syarat-syaratnya?

081391XXXXXX

Wanita diperbolehkan takbir ied sebagaimana laki-laki. Namun, tidak boleh mengeraskan suaranya sampai terdengar oleh laki-laki yang bukan mahram, juga tanpa ikhtilath. Cukup sendiri atau di tengah-tengah wanita atau mahramnya.

al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Jumlah Lafadz Takbir Ied
Berapa kali lafadz takbir ied?

081391XXXXXX

Semuanya boleh, karena lafadz takbir datangnya dari perbuatan salaf, tidak adariwayat dalam sunnah. Bahkan, semata-mata mengulang lafadz takbir juga boleh. Namun, yang afdal adalah bertakbir sesuai dengan contoh salaf.

al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Keputihan Membatalkan Wudhu?
Bismillah. Apakah keputihan itu dapat membatalkan wudhu dan shalat? Apakah keputihan itu najis? Jazakumullah khairan.

085647XXXXXX

Pendapat yang rajih, hukum asal sesuatu adalah suci dan tidak membatalkan wudhu sampai ada nash dalil yang menjelaskannya.Tidak ada nash yang menjelaskan najisnya keputihan atau termasuk pembatal wudhu.
Adapun lafadz“ yangk eluard ari dua jalan qubul dan dubur” bukan lafadz hadits, melainkan pernyataan jumhur ulama; itu pun tidak baku untuk semua permasalahan. Wallahul muwaffiq.

al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Zakat dari Jualan Sabu-Sabu
Bismillah. Apakah boleh seseorang mengeluarkan zakat harta dari hasil yang haram, misal dari hasil jual sabu-sabu. Bagaimana orang yang menerimanya? Jazakallahu khairan.

085260XXXXXX

Allah Subhanahuawata’ala tidak menerima selain yang baik. Orang yang mempunyai harta haramatau dari hasil yang haram,tidak boleh memakainya kecuali apabila dia mendapatkannya sebelum mengetahui ilmunya, maka apa yang telah berlalu, halal baginya.
Adapun setelah mempunyai ilmu, dia harus alokasikan untuk kepentingan umum. Sebagian ulama berpen dapat boleh bagi pihak lain untuk menerimanya, tetapi yang wara’ adalah tidak menerimanya; karena termasuk syubhat.

al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Wakaf Bersyarat
Bismillah. Bagaimana status tanah orang yang mengatakan, “Saya wakafkan tanah ini kalau untuk dibangun masjid.” Apakah masih sebagai tanah wakaf ketika diketahui hampir tidak mungkin membangun masjid di tanah tersebut?

085221XXXXXX

Wakaf itu tergantung niat dan lafadz siwaqif. Sementara itu, nazir hanya menjalankan amanat wakaf tersebut selama tidak melanggar syar’i. Wakaf di atas diistilahkan wakaf mu’allaqbi syarthi (wakaf yang terikat dengans yarat). Apabila sesuai dengan syarat, statusnya wakaf. Jika tidak,tidak dianggap wakaf kecuali apabila waqif mempunyai lafadzlain.

al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Contoh Jual Beli Istishna’ & Salam
Seseorang menjual tanah dan rumah yang baru dibangun setelah akad jual beli dan membayar DP 50%. Apakah yang demikian termasuk jual beli yang terlarang karena belum ada barang (rumah)? Pertanyaan yang sama, seseorang membeli baju, namun stoknya habis, jadi barang baru diberikan setelah datang. Jazakumullahu khairan. 081254XXXXXX

Kasus pertama disebut istishna’; boleh menurut pendapat yang rajih, dengan syarat rumah itu sesuai dengan kriteria yang disepakati. Waktu pelunasannya adalah pada waktu penyerahan rumah atau sebelumnya.
Kasuske-2 menggunakan sistem salam; yaitu uang kontan dimuka untu kbarang yang disepakati dengan sifat, timbangan, ukuran, dan waktu penyerahan yang disepakati. al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Memukul Anak Agar Jera
Bismillah. Bolehkah menghukum anak dengan memukulnya agar jera sehingga menjadi pelajaran baginya dan bagi teman-temannya? 08179XXXXXX

Pendidikan Islam dibangun di atas rahmah dan kelembutan, khususnya tarbiyahanak-anak. Kekerasan dan kekasaran dalam pendidikan tidak dibenarkan dalam syariat. Yang ada adalah ketegasan dan ke disiplinan dengan rambu-rambunya.
Apabila ada anak yang salah melanggar, hukumannya disesuaikan dengan kadar dan jenis kesalahan, juga kondisi setiap anak. Bisa jadi diberi peringatan, hukuman ringan, sedang, ataumungkinberat, asalkan tidak membahayakan.
Hukuman tidak dilihat dari usia, karena hadits tentang pembeda antar umur tujuh dan sepuluh tahun hanya dalam urusan shalat dan tempat tidur. Apabila terpaksa menghukum dengan pukulan, tidak boleh memukul wajah atau bagian tubuh yang rawan d an tidakbolehmelukai. Wallahulmuwaffiq.

al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Bayar Pajak karena Terpaksa
Bagaimana hukum orang yang membayar pajak karena terpaksa? Sebab, kita akan diberi sanksi kalau tidak membayar. 085867XXXXXX

Dengan kondisi seperti di negara kita, mau tidak mau kita harus membayar pajak. Oleh karena itu, lakukan demi meredam fitnah; sedangkan dosanya ditanggung oleh pihak yang mewajibkan.

al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Haramnya Bekerja di Kantor Pajak
Apa penyebab haramnya bekerja di kantor pajak? 082173XXXXXX

Pajak dihukumi haram, karena:
1. Memakan harta sesama muslim dengan cara yang batil.
2. Tidakberdasarkan al-Qur’an, as-Sunnah, danpemahamansalaf.
3. Tasyabbuh perbuatan orangorangkafirdanpemerintahzalim.
4. Pajak dizaman salaf diterapkan terhadap orang kafir, bukan terhadap muslim. Selainitu, terdapat hadits yang menunjukkan bahwa pajak termasuk dosa besar. Lihat halaman 41 majalah edisi ini pada akhir hadits yang menyebutkan kisah wanita Ghamidiyah yang meminta agar dirinya dirajam karena telah berzina.
Ada kitab khusus yang membahas tentang pajak, ditulis oleh Fahd Nahsyali al-‘Adani, dan diberi pendahuluan oleh asy-SyaikhMuhammadal-Imam.
al-Ustadz Muhammad Afifuddin
al-Ustadz Qomar Suaidi

Contoh Kasus Waris
Seorang kakek mempunyai 4 putra, 7 putri, dan 1 putri angkat. Ayah saya adalah salah seorang putra kakek tersebut. Kami tiga bersaudara, putra semua. Ayah saya lebih dahulu meninggal dari kakek atau nenek. Ketika kakek meninggal dengan meninggalkan sejumlah harta, harta tersebut tidak segera dibagi. Ketika nenek meninggal, baru dilakukan pembagian warisan.
Bagaimana pembagian harta waris tersebut? Apakah kami mendapatkan warisanjuga? Jazakumullahukhairan.081370XXXXXX

Anda semua tidak mendapatkan warisan, karena orang tua meninggal sebelum kakek-nenek yang memiliki harta.Dalam ilmu waris, Anda semua gugur karena masih ada anak-anak dari kakek-nenek tersebut.

al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Sudah Tidak Bekerja, Masih Digaji
Seseorang yang sudah tidak bekerja lagi mendapatkan gaji tiap bulan sampai bulan keempat. Bolehkah ia mempergunakan uang gaji tersebut?085275XXXXX

Jika dari pemerintah atau perusahaan sebagai subsidi, diperbolehkan. Namun, apabila bukan subsidi, tetapi gaji bulanan atas pekerjaan kita (yang ternyata kita sudah tidak bekerja), tidak boleh diambil. Jika dari asuransi,dirinci lagi. JikaDari uang gaji kita yang dipotong tiap bulan, boleh diambil sejumlah nominal gaji saja; tetapi jika dari selain itu, lebih baik tidak diambil karena bukan hak kita.

al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Anak Menghajikan Orang Tua
Apa hukumnya seorang anak yang menghajikan bapak dan ibunya yang sudah meninggal? 08156XXXXXX

Jika orang tua pada masa hidupnya termasuk mampu haji, tetapi tidak ada kesempatan berangkat hingga wafat, anak boleh menghajikannya dengan syarat yang menjadi wakil sudah pernah haji sebelumnya. Begitu pula apabila orang tua berwasiat dan tidak lebih dari1/3 harta, maka ditunaikan wasiatnya.

al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Tanya Jawab Ringkas Edisi 82

Buang Angin Terus-Menerus

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Saya seorang wanita yang memiliki masalah dengan shalat. Terkadang saya harus berwudhu berkali-kali karena buang angin yang tidak bisa ditahan, apakah itu penyakit atau bukan? Saya sedih karena hal itu sering terjadi sehingga shalat tidak bisa tenang karena sering buang angin dan terkadang shalat belum selesai karena harus berkali-kali wudhu, sedangkan anak sedang menangis. Apa yang harus saya lakukan supaya shalat saya bisa khusyuk? Mohon jawaban dari ustadz. (Ummu Fulan)

Jawab :

Anda tidak perlu bersedih. Bersabarlah atas takdir Allah Subhanahu wata’ala. Hal itu adalah ujian bagi Anda yang harus dihadapi dengan kesabaran. Ada kemungkinan hal itu karena masuk angin. Cobalah atasi dengan menggunakan jaket dan kaos kaki serta ikhtiar-ikhtiar lainnya. Carilah waktu redanya buang angin itu untuk melaksanakan shalat di waktu itu. Selain itu, upayakanlah menenangkan anak Anda dengan memberinya makanan atau mainan, lalu Anda melaksanakan shalat agar dapat lebih khusyuk. Jika anak Anda menangis saat shalat, tidak mengapa mempercepat shalatnya. Sebab, pernah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengimami di masjid dan bermaksud memanjangkan shalat, tetapi mendengar suara tangis bayi di belakangnya, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam mempercepat shalatnya. Wallahua ’lam.

 

Tidur Sebelum Zhuhur, Bangun Waktu Ashar

Ustadz, saya mau tanya. Kalau kita ketiduran melewati waktu zhuhur kemudian baru bangun waktu ashar, terus shalat yang kita lakukan bagaimana tata caranya? Apakah boleh diringkas jadi

dua rakaat dua rakaat? Terima kasih. (timxxxx@yahoo.co.id)

Jawab :

Ketika Anda terbangun, maka langsung mengqadha shalat zhuhur tersebut empat rakaat, setelah itu baru shalat Ashar empat rakaat. Tidak boleh diqashar menjadi dua rakaat dua rakaat karena qashar khusus untuk musafir.

 

Urutan Shalat Ketika Jamak Ta’khir

Saya mau bertanya tentang shalat yang dijamak ta’khir, seperti shalat maghrib dan isya. Urutan shalat yang dikerjakan pertama shalat apa dahulu? Kemudian masalah mandi janabah, bagaimana tata caranya menurut Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam? Terima kasih. (Nusa)

Jawab :

  1. 1.    Sesuai urutan shalat : shalat zhuhur kemudian shalat ashar; shalat maghrib kemudian shalat isya.
  2. 2.    Tata cara mandi janabah menurut tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam :
  • Berniat untuk mandi suci dalam kalbu.
  • Kemudian membaca basmalah.
  • Kemudian berwudhu dengan wudhu yang sempurna.
  • Kemudian mengguyurkan air di atas kepala dengan cidukan tangan (dan meratakannya di seluruh kulit kepala)
  • Setelah itu mengguyur kepala tiga kali; dimulai dengan mengguyur belahan kanan kepala kemudian belahan kiri, kemudian mengguyur pertengahan kepala.
  • Terakhir, mengguyur sekujur tubuh yang tersisa; dimulai dengan belahan kanan tubuh, kemudian yang kiri. Wallahu a’lam.

 

Menikahi Wanita yang Dizinai

Bolehkah seorang lelaki yang sudah bertobat menikahi wanita yang pernah dizinainya?

Jawab :

Boleh, dengan dua syarat :

  1. 1.    Wanita tersebut juga telah bertobat.
  2. 2.    Wanita tersebut telah menjalani istibra’ (pembebasan) rahim dari kemungkinan adanya janin hasil hubungan zina itu dengan haid satu kali (jika tidak hamil) atau melahirkan bayinya (jika hamil).

Puasa Dawud

Apa ada sunnahnya puasa Dawud dan apa pernah ada sahabat yang menjalankan puasa itu?

Jawab :

Puasa Dawud adalah puasa sunnah yang afdal (paling utama), tidak ada puasa sunnah yang lebih utama darinya. Hal ini sebagaimana bimbingan Rasululah Shallallahu ‘alaihi wasallam kepada sahabat yang mulia Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma (dalam hadits yang muttafaqun ‘alaih).

 Puasa Ayyamul Bidh

Bagaimana cara puasa sunnah ayyamulbidh (tanggal13,14, dan15) tiap bulan, sedangkan kita tidak tahu kapan tanggal 1 setiap bulan hijriah. Apakah boleh bersandar kepada kalender hijriah karena kita susah ru’yatul hilal?

Jawab :

Anda dapat melihat langsung bulan yang bersinar terang diatas langit pada tanggal 13,14, dan 15 bulan qamariah. Tidak mengapa menggunakan kalender yang ada sebagai acuan untuk membantu Anda mengamati bulan yang ada di atas Anda, karena pada malam malam itu bulan terlihat sangat terang di atas langit. Anda dapat mengetahui secara langsung dengan melihat bulan tersebut, insya Allah. Wallahu a’lam.

 

Wali Nikah Seorang Dukun

Bismillah. Sahkah sebuah perkawinan yang akhwat tersebut walinya seorang dukun?

Jawab :

Jika walinya itu telah dinasihati dan ditegakkan hujah atasnya tentang kafirnya perdukunan yang bekerja dengan ilmu sihir (kerjasama dengan setan), mengklaim ilmu gaib, dan semacamnya, namun dia tetap menekuninya karena hawa nafsu, dia kafir. Jika demikian, tidak sah perwaliannya. Wallahu a’lam.

 

Mertua Tetap Mahram Meski Sudah Bercerai

  1. Setelah wanita bercerai dari suaminya, apakah mertua laki-laki tetap menjadi mahram bagi wanita tersebut?
  2. Jika suami istri cerai dan hak asuh jatuh kepada wanita, sampai usia berapa si anak berhak dinafkahi oleh ayahnya?
  3. Apakah merencanakan untuk mencerai sudah termasuk talak?

Jawab :

  1.    Ya, tetap mahram.
  2.   Seorang ayah yang punya kemampuan menafkahi berkewajiban menafkahi anaknya sampai si anak mampu menafkahi dirinya sendiri dengan penghasilannya.
  3.   Rencana mencerai tidak termasuk mencerai.

Suami Mengancam Talak

Seorang suami mengancam istrinya dengan kata-kata, “Kalau berani pulang ke rumah orang tuamu, kau bukan istriku lagi. “Apakah termasuk talak? Suami hanya ingin mengancam agar istri takut, karena istri tidak betah di tempat mertua. Mohon penjelasannya.

Jawab :

Hukumnya adalah sumpah yang dapat ditebus dengan kafarat sumpah jika dilanggar. Jadi, jika ternyata suatu saat istrinya pulang kerumah orang tuanya, si suami terkena kafarat sumpah yang dilanggar itu.

 

Puasa Sunnah Hari Sabtu

Bagaimana hukum melakukan puasa sunnah bertepatan dengan hari Sabtu? Sebab, saya membaca hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud, terdapat larangan puasa pada hari Sabtu kecuali apa-apa yang diwajibkan. Kalau jadwal puasa Dawud kami bertepatan dengan hari Sabtu, apa yang harus kami lakukan? Apakah kami melompatinya ke hari Ahad atau bagaimana? (Rahmat-Situbondo)

Jawab :

Yang rajah (kuat), boleh berpuasa sunnah pada hari Sabtu. Hadits larangan puasa sunnah pada hari Sabtu adalah hadits yang keliru dan tidak bisa dijadikan hujah. Apalagi terkait dengan puasa Dawud, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam membimbing Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma agar berpuasa Dawud; berpuasa sehari dan berbuka sehari (Muttafaq ‘alaih), tanpa mengecualikan hari Sabtu. Artinya, meskipun puasa Dawud itu bertepatan jatuhnya dengan hari Sabtu, tetap berpuasa. Masalah ini telah kami kupas tuntas dengan taufik Allah Subhanahu wata’ala  pada buku kami, Fikih Puasa Lengkap.

 

Halalkah Kadal?

Apakah kadal boleh dimakan?

Jawab :

Terdapat perbedaan pendapat. Yang kami pandang lebih hati-hati adalah pendapat jumhur ulama yang mengatakan haram.

 

Qadha Shalat Lail

  1. Bolehkah qadha shalat lail? Seseorang shalat lail beberapa rakaat. Belum sebelas rakaat, ternyata masuk waktu subuh. Dia ingin menyempurnakan menjadi sebelas rakaat, bagaimana caranya? Kapan waktu qadhanya? Apakah pakai witir?
  2. Kapan mulai waktu puasa Syawal, apakah harus berurutan?

Jawab :

  1. Yang disyariatkan diqadha apabila luput karena uzur adalah shalat witir. Seperti halnya jika ketiduran dan terlambat bangun, lalu shalat lail beberapa rakaat, tetapi ternyata waktu subuh telah tiba, yang artinya waktu shalat witir telah habis. Jika demikian, shalat witirnya diqadha di waktu dhuha ditambah satu rakaat untuk menggenapkannya sesuai jumlah rakaat shalat witir yang menjadi kebiasaan seseorang. Jika biasanya dia shalat witir tiga rakaat, diqadha dengan empat rakaat; dengan cara dua rakaat dua rakaat. Jika biasanya dia shalat witir lima rakaat, diqadha dengan enam rakaat; dengan cara dua rakaat dua rakaat. Dalilnya adalah hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwaRasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengqadha shalat witirnya yang luput karena sakit atau tertidur di waktudhuha dua belas rakaat (HR. Muslim).
  2. Mulai tanggal 2 Syawal dan tidak harus berurutan.

_______________________________________________________________________________________

Contoh Kasus Pembagian Warisan

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Seorang bapak meninggal dengan meninggalkan sejumlah harta. Ahli warisnya terdiri dari istri, dua anak perempuan, dua anak laki-laki, seorang saudara perempuan sekandung dan dua orang saudara laki-laki sekandung. Bagaimana pembagian harta waris tersebut? Jazakallahu khair. (+6285868xxxxxx)

Jawab :

Istri mendapatkan 1/8 karena ada anak. Saudara dan saudari gugur karena adanya anak laki-laki. Sisa harta dibagi untuk anak laki-laki dan perempuan, dengan anak laki-laki mendapatkan dua kali lipat dari bagian anak perempuan.

 

Bisnis Valuta Asing

Saat ini marak orang tertarik bisnis valuta asing dengan keuntungan 10% dari modal, dengan cara menyerahkan sejumlah uang kepada orang lain tanpa tahu proses pembelian valuta tersebut. Setiap bulan kita menerima 10% dari modal kita. Bagaimana hukumnya? Jazakumullah khairan. (+6281354XXXXXX)

Jawab :

Jual beli valas disyaratkan harus serah terima di tempat. Sistem online tidak boleh karena terkena riba nasiah. Adapun hakikat akad di atas adalah mudharabah. Penetapan laba dengan nominal atau persentase tertentu adalah riba karena ada unsure pertaruhan dengan spekulasi tinggi. Yang benar, laba menggunakan persentase sesuai dengan kesepakatan, tergantung untung rugi usaha yang dijalankan. Apabila rugi, investor pun harus ikut menanggungnya. Lihat masalah mudharabah di Asy-Syariah edisi 28 dan 53. Waffaqakumullah.

Waswas ketika Shalat

Saya seorang wanita yang mengerjakan ibadah yang diwajibkan Allah subhanahu wa ta’ala kepada saya, hanya saja di saat mengerjakan shalat saya banyak lupa di mana saya shalat sedangkan pikiran saya bisa melayang-layang mengingat beberapa kejadian pada hari tersebut.

Padahal sebelumnya pikiran itu tidak terlintas di benak saya melainkan setelah saya mulai melakukan shalat. Saya tidak mampu lepas dari hal ini kecuali ketika membaca bacaan shalat dengan keras. Lalu apa yang Anda nasihatkan kepada saya?

Jawab:
“Masalah yang Anda keluhkan ini banyak pula dikeluhkan oleh orang yang shalat, ketika setan membuka pintu waswas baginya di tengah shalat. Terkadang ada orang selesai dari mengerjakan shalatnya dalam keadaan ia tidak tahu apa yang tadi diucapkan/dibacanya saat shalat. Akan tetapi penyakit yang demikian telah diberikan bimbingan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengatasinya yaitu dengan meniup (meludah kecil) ke arah kiri tiga kali dan mengucapkan ‘audzu billahi minasy syaithani rajim. Bila ia lakukan hal ini, akan hilanglah darinya apa yang didapatinya dengan izin Allah subhanahu wa ta’ala.

Bagi orang yang masuk dalam amalan shalat hendaknya meyakini ia sedang berada di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala, sedang bermunajat dengan Allah subhanahu wa ta’ala, bertaqarrub/mendekat kepada-Nya dengan membesarkan dan mengagungkan-Nya serta membaca kalam-Nya, disertai doa yang dipanjatkan pada tempat-tempat yang memang disyariatkan untuk berdoa dalam shalat.

Apabila seseorang bisa merasakan perasaan seperti ini dalam shalat maka ia bisa masuk menghadap Rabbnya dengan khusyuk, penuh pengagungan, mencintai kebaikan yang ada di sisi-Nya, serta takut akan hukuman-Nya apabila ia sampai tidak serius menunaikan kewajiban yang Allah subhanahu wa ta’ala tetapkan atasnya,” demikian jawaban dari Fadhilatusy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah. (Fatawa al-Mar’ah, 1/32—33)

 

Shalat Menggendong Anak

Apakah seorang ibu boleh shalat sambil menggendong anaknya?

Jawab:

Fadhilatusy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menjawab, “Shalat wanita sambil menggendong anaknya tidak apa-apa bila anaknya dalam keadaan suci dan memang butuh digendong karena mungkin anaknya menangis dan bisa menyibukkan si ibu apabila tidak menggendongnya.

Telah pasti kabar yang datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menyebutkan beliau pernah shalat sambil menggendong cucu beliau Umamah bintu Zainab bintu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat mengimami orang-orang dalam keadaan Umamah dalam gendongan beliau. Bila berdiri, beliau menggendong Umamah dan di saat sujud beliau meletakkannya3.

Apabila seorang ibu melakukan hal tersebut maka tidak apa-apa, tetapi yang lebih utama tidak melakukannya melainkan jika ada kebutuhan.” (Nurun ‘alad Darb, hlm. 17)