Surat Pembaca Edisi 36

Menukil Injil

Afwan ana baca kemarin pada edisi Asy-Syariah dengan topik Iman terhadap turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam, penulis menukil beberapa kalimat dari Injil.

Pertanyaannya, bolehkah kita menukil sesuatu dari Injil? Padahal ada hadits yang menjelaskan bahwa Rasul Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam marah besar ketika melihat Umar bin Al-Khaththab radhiallahu ‘anhu memegang Taurat? Jazakallahu khair. ridho_pxxxx@yahoo.co.id

Jawaban Redaksi

Pada dasarnya tidak boleh melihat-lihat buku (kitab) mereka. Namun bila dibutuhkan untuk suatu maslahat (kepentingan), dalam hal ini membantah mereka, maka diperbolehkan. Hanya saja, hal ini dilakukan oleh para ulama, sebagaimana yang telah dilakukan oleh para ulama dahulu maupun sekarang. Dan kami juga menukil melalui kitab para ulama.

————————————————————

Ya’juj dan Ma’juj

Ana mau tanya, apakah redaksi majalah Asy-Syariah sudah pernah memuat materi mengenai Ya’juj wa Ma’juj dan dabbah? Kalau belum tolong segera dimuat.. jazakallah khairan.

andreixxxx@yahoo.co.id

Jawaban Redaksi

Tema yang antum usulkan akan diangkat pada edisi 37, insya Allah. Jazakumullah khairan atas masukannya.

————————————————————-

Walimah Sesuai Sunnah

Afwan, ana mau tanya acara walimahan yang sesuai sunnah itu acaranya bagaimana saja? Terus apa saja yang harus kita susun? Tolong ana diberi tahu tentang hal-hal dalam acara tersebut. Jazakallahu khair.

hasan_xxxx@yahoo.co.id

Jawaban Redaksi

Redaksi banyak menerima pertanyaan sejenis. Insya Allah tema tentang pranikah hingga proses walimah, sudah masuk dalam agenda kami. Jadi pembaca harap bersabar. Mungkin jika ada pembaca yang ingin segera mengetahui ilmunya karena hendak menunaikannya, redaksi menyarankan untuk merujuk (salah satunya) pada kitab Adabuz Zifaf karya Asy-Syaikh Albani rahimahullah baik kitab aslinya ataupun terjemahan (tentunya yang dapat dipertanggungjawabkan).

————————————————————

Apa itu Khusuf?

Beri penjelasan mengenai tanda-tanda kiamat kubra, di antaranya disebutkan dalam hadits Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari radhiallahu ‘anhu edisi 34 hal. 16, dikatakan di antara sepuluh tanda itu adalah “… dan tiga khusuf (dibenamkan ke dalam bumi) di timur, di barat, dan di jazirah Arab.” Apa itu khusuf?

081918xxxxxx

Jawaban Redaksi

Kata khasafa, dalam Al-Mishbahul Munir diterangkan خَسَفَ الْـمَكَانُ “Tempat itu mengalami khusuf,” maknanya adalah tempat itu masuk/ tenggelam di dalam bumi. Sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:

“Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan.” (Al-‘Ankabut: 40)

Sedangkan خَسَفَ الْقَمَرُ “Bulan mengalami khusuf” maknanya cahayanya hilang atau berkurang. Wallahu a’lam.

 

Surat Pembaca Edisi 25

Kelanjutan Artikel Pengurusan Jenazah

Materi pengurusan jenazah dalam rubrik Wanita Dalam Sorotan tolong dilanjutkan sampai masalah penguburan. Misal hukum adzan saat penguburan, waktu yang dilarang untuk mengubur, masalah peti, tulisan syahadat, membawa jenazah dengan ditandu atau pakai mobil dll. Terima kasih.

Jxxx, Klaten 08190xxxxxxx

Insya Allah, mudah-mudahan kami bisa memenuhi harapan anda.

————————————————————-

Halaman yang Kosong

Majalah Asy-Syariah Vol. II no. 23 yang saya beli hal. 26, 27, 30, 31, 66, 67 kosong. Bagaimana? Apakah saya bisa mendapat ganti halaman-halaman yang kosong tersebut, jadi pemahaman saya tidak setengah-setengah?

081329xxxxxx

Bagi Anda yang mendapatkan majalah Asy-Syariah dengan halaman yang kosong, insya Allah bisa ditukar dengan yang lengkap di tempat Anda membeli. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Anda alami.

————————————————————-

Tidak Nyambung?

Ana ingin konfirmasi tentang pembahasan Asy-Syariah no. 23 hal. 61 kolom kanan taufik… Sepertinya ada ketidaksinambungan kalimat dengan halaman 62 kolom kiri paling atas awal.

08524xxxxxx

Jazakumullah khairan. Pembahasan di halaman 61 memang sudah selesai pada kalimat tersebut. Sedangkan pada halaman 62, kolom 1 baris paling atas adalah subjudul baru.

———————————————————–

Artikel Tidak Ada?

Pada pengantar redaksi tertulis di lembar Sakinah: kisah Fathimah dalam Cerminan Shalihah, ternyata dalam majalah tersebut tidak ada. Mohon diteliti ulang. 085669xxxxxx

Jazakumullah khairan atas koreksinya. Insya Allah kisah Fathimah bisa Anda baca edisi ini.

——————————————————

Jangan Pakai Bahasa Intelek

Mohon bahasa Asy-Syariah dipermudah dan tolong jangan terlalu banyak menggunakan bahasa intelek, karena banyak pembaca yang tidak paham. Atau kalau mau tolong diberi artinya dalam bahasa Indonesia yang mudah biar tidak salah memahami kajian yang ada.

Abdullah – 081373xxxxxx

Jazakumullah atas masukannya.

————————————————————

Tanya Surat Al-Qur`an

Pada edisi 23 hal. 46 tertulis surat Ghafir ayat 60. Saya periksa di Al-Qur`an kok tidak ketemu? Surat apakah tersebut dan ayat berapa?

  1. Al-Katiri 0817xxxxxx

Terkadang suatu surat mempunyai beberapa nama. Adapun surat Ghafir terkadang juga disebutkan dengan nama surat al-Mu`min (surat ke-40). Silakan Anda cek kembali.

Wallahu a’lam.

 

Surat Pembaca Edisi 24

Adab-adab Pra Nikah

Mohon diangkat topik tentang adab-adab pra-nikah yaitu ta’aruf (saling mengenal), pemilihan wasilah (perantara), bagaimana wasilah yang benar, proses nazhar (melihat calon istri/suami), proses khitbah (melamar), akad nikah, solusi ketika berbenturan dengan adat, dan hal-hal lain yang menyangkut pra-nikah.

Karena setahu ana, ta’lim tentang hal ini masih sangat jarang, buku-bukunya juga jarang, kebanyakan membahas tentang setelah menikah. Dan setahu ana, dari kalangan salafiyyin menjalani proses pra-nikah kebanyakan dari hasil “tanya sana-tanya sini” baik kepada ustadz maupun teman sendiri, bukan dari ta’lim yang memang membahas hal itu. Sehingga diharapkan semuanya menjadi jelas setelah ini. Apalagi dari kalangan awam, karena tidak tahu ke mana harus mencari tahu, akhirnya menempuh cara yang haram. Mohon menjadi prioritas.

Anxxx – Sidoarjo

Jawaban Redaksi:

Ini masukan berharga bagi kami. Jazakillah khairan katsiran.

—————————————————

Soal Muamalah Dagang dan Amanah

Tolong dibahas tentang muamalah, amanah, aqad, janji, dan hutang. Mengingat banyak di antara kaum muslimin yang bergerak di bidang usaha atau berprofesi sebagai pedagang.

Banyak kasus di mana di antara mereka ada yang telah dimodali namun tidak amanah, modal justru dipakai untuk kepentingan pribadi sehingga menyalahi akad.

Atau kasus lain di mana pembayaran atas hutang yang sengaja ditunda-tunda dengan berbagai alasan.

Jazakumullahu khairan katsiran.

081332xxxxxx

Jawaban Redaksi:

Tema mendatang insya Allah berkaitan dengan hukum-hukum perniagaan. Semoga apa yang antum usulkan termasuk yang disinggung nantinya. Kalau toh belum, harap bersabar, akan terus kami upayakan. Karena hal-hal yang antum sebutkan memang merupakan realita yang banyak dijumpai di sekitar kita sehingga layak untuk diangkat sebagai salah satu tema kajian.  Jazakumullahu khairan katsiran

———————————————-

Tema Problema Anda

Mohon rubrik Problema Anda tampil lebih rutin. Karena selain menjadi daya tarik tersendiri dari majalah ini, sebagian pembaca mungkin ada yang lebih mudah menangkap dan memahami kajian dalam bentuk tanya jawab.

Selain itu, mengingat keterbatasan halaman, sebaiknya Problema Anda lebih memprioritaskan tema-tema yang sifatnya situasional, maksudnya kasus-kasus yang dihadapi langsung oleh penanya bisa berupa problem pribadi, rumah tangga, atau yang lainnya.Karena apa yang ditanyakan sangat mungkin mewakili kasus-kasus yang ada di tengah masyarakat.

Kita tidak menutup mata bahwa semua hal yang berkaitan dengan agama penting. Namun sekali lagi kalau boleh ana usul, hal-hal yang sifatnya kasus bisa menjadi prioritas karena tema-tema lain yang butuh kajian fiqh mendalam bisa dialihkan ke rubrik lain sebagai tema khusus.

Terlebih mengingat masyarakat sesungguhnya membutuhkan jawaban segera dari pertanyaan-pertanyaan yang menggayuti keseharian mereka.

anf…@yahoo.com

Jawaban Redaksi:

Jazakallahu khairan katsiran atas usulannya.

Surat Pembaca Edisi 21

Ukuran Diperbesar

Assalamu’alaikum. Bagaimana kalau ukuran majalah Asy Syariah diperbesar seperti majalah An-Nashihah, biar terkesan lebih ‘berani’ (tidak cupet) dan lebih bersaing jika dipajang di toko.

Abbas–Manado 085240xxxxxx

 Jawaban Redaksi

Jazakumullah khairan atas usulan antum. Sementara ini, Redaksi lebih cenderung untuk mempertahankan ukuran majalah yang ada. Banyak perubahan teknis yang harus dipertimbangkan bila hendak berubah ukuran.

——————————————————————————————————————————————-

Rubrik Dibukukan

Tolong dibukukan Rubrik “Mengayuh Biduk” dan “Permata Hati”. Insya Allah akan lebih bermanfaat. Barakallahu fikum wa jazakumullahu khairan katsiran. 028579xxxxx

Jawaban Redaksi

Memang ada rencana, insya Allah, untuk membukukan sebagian isi majalah, utamanya dari rubrik yang sama. Jazakumullahu khairan katsiran.

——————————————————————————————————————————————

Tauhid Asma & Sifat

Mohon dibahas masalah tauhid asma & sifat sebagai topik utama. Menurut saya, ini adalah salah satu topik penting.

Mufid–Purwokerto 085227xxxxxx

Jawaban Redaksi

Jazakumullahu khairan katsiran. Insya Allah kami pertimbangkan.

——————————————————————————————————————————————-

Pembahasan Istilah Hadits

Mohon dibahas mengenai apa itu hadits mauquf, mutawatir, dan sebagainya. Jazakumullah khairan. 081804xxxxxx

Jawaban Redaksi

Beberapa istilah hadits pernah kita bahas secara ringkas dalam Majalah Asy Syariah edisi 05 Vol. 1 dalam Rubrik “Khazanah”. Silakan dilihat kembali.

——————————————————————————————————————————————-

Mengapa Bantahan Terus?

Mengapa tema utama majalah Asy Syariah berisi bantahan terus? Abdullah

Jawaban Redaksi

Ini termasuk kewajiban amar ma’ruf nahi mungkar yang dianjurkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Di antara anjuran beliau adalah hadits Abu Sa’id al-Khudri radhiallahu ‘anhu yang insya Allah telah kita ketahui, yang artinya, “Siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya. Apabila tidak mampu, maka dengan lisannya. Apabila tidak mampu, maka dengan hatinya; dan itu adalah selemah-lemah iman.”

Di samping itu, ini adalah salah satu prinsip Islam. Sebagian ulama berkata kepada al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah, “Berat bagi saya untuk mengatakan bahwa si Fulan demikian, si Anu demikian.”

Al-Imam Ahmad rahimahullah menjawab, “Apabila engkau diam, saya juga diam (tidak menerangkan keadaannya), kapan orang yang jahil (tidak berilmu/tidak tahu) akan tahu mana hadits yang sahih dan mana yang cacat?”

Kenyataannya, majalah-majalah yang ada sekarang jarang sekali yang melakukan kewajiban ini. Karena itu, kami merasa berkewajiban untuk mengamalkan perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tersebut.

Surat Pembaca Edisi 18

Dari Penulis Info Praktis

        Berkaitan dengan Rubrik Info Praktis di Majalah Asy Syariah edisi 17 halaman 77, dengan judul ‘Bila Anak Kejang Demam’ ada beberapa hal yang perlu diluruskan:

  1. Pada alinea keempat, tertulis: “Kejang biasanya berlangsung kurang dari 15 detik.”

Yang benar: “Kejang biasanya berlangsung kurang dari 15 menit.”

  1. Pada alinea kelima poin 7, tertulis: “Kurangi demam dengan mengkompres dengan air hangat.”

Yang benar: “Kurangi demam dengan mengkompres dengan air dingin (es).”

Ummu Auzai Misykah

Jawaban Redaksi:

Jazakumullah khairan atas perbaikannya. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Selalu Ada Ralat

        Mengapa selalu ada ralat? Hendaknya dalam menulis dan atau menyalin tulisan diperhatikan dengan sungguh-sungguh dan lebih berhati-hati lagi, ittaqullah!

        Rubrik problema anda ganti masalah anda. Itu tadi saran-saran ana untuk majalah Asy Syariah, semoga bermanfaat bagi muslimin  Barakallahufikum.

Abu Asad As-Solowy

081226xxxxx

Jawaban Redaksi:

Ralat memang nampaknya telah menjadi bagian dari majalah kesayangan kita ini. Bagi kami, ralat setidaknya memiliki dua kedudukan yang tidak bisa diabaikan begitu saja:

  1. Ralat merupakan bentuk tanggung jawab amanah kami kepada Allah dan Rasul-Nya, sehingga ketika kami melakukan kesalahan segera memperbaikinya. Ini merupakan perwujudan dari sikap ilmiah dan kehati-hatian.
  2. Ralat merupakan cermin dari sifat dasar tiap manusia, yaitu sering terjatuh dalam kesalahan dan memiliki banyak kekurangan. Ralat yang sering muncul di majalah ini menunjukkan bahwa kami adalah manusia biasa yang banyak kekurangan, meski setiap kali terbit naskah telah melewati editan yang bertingkat, baik oleh asatidzah maupun kru sendiri. Sudah tentu kami memiliki keinginan seperti anda, yaitu agar tidak ada lagi ralat di majalah ini.

Semoga Allah senantiasa memberi kemudahan kepada kita. Jazakumullahu khairan atas usulnya.

Halaman Warna Jangan Ngumpul

        Ana sangat mendukung kehadiran majalah Asy Syariah yang makin fresh baik dari segi ilustrasi, gambar maupun ilmu yang terkandung di dalamnya yang sangat dibutuhkan bagi orang yang haus akan ilmu agama. Ana punya usulan, gimana kalau halaman berwarna dipisah alias jangan ngumpul biar tidak terkesan ngirit, terutama halaman pertama dan 5, juga untuk rubrik doa diperbesar tulisan Arabnya biar nggak bikin malas membacanya.

        Semoga Allah subhanahu wa ta’ala mengistiqomahkan kita dalam manhaj yang haq ini, jazakumullah khairan katsira.

Khanif
Jl. Dieng Km. 4 Kepakisan, Batur, Banjarnegara

Jawaban Redaksi:

Halaman berwarna tidak bisa dipisah-pisah seperti yang anda inginkan, karena ini berkait dengan masalah teknis di percetakan. Tentang tulisan Arab di rubrik Doa, sebenarnya sudah lebih besar daripada tulisan Arab yang ada di rubrik lainnya. Bagaimanapun juga, masukan antum akan dipertimbangkan.

Kurang Nyaman dengan Halaman Bersambung

        Saya penbaca Asy Syariah, sebagai pembaca merasa kurang nyaman dengan cara penyajian majalah ini dengan banyaknya tulisan bersambung ke hal …

        Mohon untuk dipertimbangkan.

Mubarok Al-Makzum

  1. Miftahul Haq, Kedung Adem

Bojonegoro, Jatim

Jawaban Redaksi:

Saran senada kami terima dari beberapa pembaca lainnya. Jazakumullah khairan. Kami memunculkan halaman bersambung untuk menyiasati naskah yang cukup panjang. Cara ini kami pandang lebih baik daripada harus mengecilkan huruf.

Surat Pembaca edisi 17

Pengetikan Lafal Allah

Ana seorang pembaca baru majalah ini. Alhamdulillah isi kandungan majalah ini Insya Allah dapat mewakili kekeringan ilmu tentang Islam yang kian hari kian asing mendekati akhir zaman ini. Langsung saja, ana cuma mau kasih saran dan usul:

  1. Bagaimana jika lafadz Allah diganti dengan Alloh saja agar mendekati pengucapan yang sebenarnya dan menyelisihi Nashrani yang menyebut Allah dengan Allah?
  2. Bagaimana jika ditambah lagi rubrik tentang hadits-hadits dha’if dan maudhu’ khususnya yang banyak beredar di negeri kita ini dan yang banyak telah diamalkan oleh masyarakat muslim kita?

Semoga amal-amal antum sekalian yang ikhlas ini diridhai oleh Allah. Amin.

Insan Filaniinsan…@yahoo.com

        Jawaban Redaksi:

  1. Sementara ini kami memang menggunakan cara penulisan yang sudah lazim di masyarakat, meski pengucapan lafadz tersebut berbeda dengan ejaan latinnya. Termasuk dalam hal ini adalah semua ejaan dari huruf hijaiyah yang dibaca ‘au’, seperti ra pada kata Rabb, sha pada kata shalat, dan lain sebagainya. Namun untuk membedakannya, kami sudah menambahkan tazkiyah berupa Subhanahu wa Ta’ala atau azza wa jalla (yang ditulis dengan logo Arab) –meski karena kekhilafan kami, barangkali masih banyak yang terlewat–.
  2. Dalam setiap kajian yang kami suguhkan, sudah sering disinggung hadits-hadits dha’if (lemah)/ maudhu’ (palsu) berkaitan dengan tema yang diangkat berikut bantahannya. Tapi jika yang anda maksud adalah rubrik khusus, akan kami pertimbangkan. Jazakumullahu khairan katsiran.

Tidak Setuju Info Praktis

Pada edisi terakhir majalah, di surat pembaca, ana nggak setuju kalau ditambahkan artikel ilmu dunia (masakan, kesehatan, bengkel, dsb). Karena ana beli majalah ini untuk nambah ilmu dien, “sayang” karena jumlah halamannya udah mungil. Dan ana usul ganti kertas majalah dengan yang murah, yang penting halaman & isinya banyak dan berbobot. Halaman belakang jangan diisi dengan gambar, isi aja dengan iklan, sehingga halaman terakhir dapat diisi sama artikel.

Abu Fadiah

        Jawaban Redaksi:

Info praktis memang sekedar info ringan, pengalaman, atau tips-tips ringkas berkaitan dengan bidang atau disiplin ilmu (dunia) tertentu. Tapi insya Allah hal ini memberikan manfaat yang tidak sedikit. Bayangkan bila pembaca justru harus ‘direpotkan’ dengan membeli media cetak lain atau menonton tayangan tertentu (yang dikhawatirkan di dalamnya mengandung banyak kemungkaran) untuk sekedar mendapatkan informasi sejenis.

Karena ini memang media dakwah, porsinya memang kami batasi maksimal 2 halaman. Itupun dalam beberapa edisi terakhir tidak muncul karena sengaja kami kalahkan dengan artikel dakwah sebagaimana misi utama kami.

Bahasan tentang Musafir

Tolong dibahas mengenai shalat bagi musafir dan siapa-siapa yang disebut musafir, karena ana bekerja di laut. Jazakumullah khairan.

Syamsudin syam…@yahoo.com

       Jawaban Redaksi:

Usul Anda semoga dapat segera terealisasi, insya Allah.

Huruf Ada yang Hilang?

Masukan untuk redaksi: Ana lihat di kover edisi 16, ada huruf alif yang hilang pada kata “illa” di bendera. Jazakumullah khairan.

Hamba Allah di bumi Allah

0815xxxxxxxx

        Jawaban Redaksi:

Jazakumullah khairan atas masukan antum. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan pembaca sekalian sehubungan dengan hilangnya tulisan “bersambung ke hal. 37” di halaman 33.

Surat Pembaca edisi 15

Edisi 13 Mana?

Ana sudah terima majalah Asy Syariah vol. II/No. 14/1426 H/2005 dan selama ini ana belum pernah merasa terima majalah syariah vol. II/No. 13/1426 H/2005. Jadi yang ana mau tanyakan di mana yang vol. II/No. 13/1426 H/2005 atau mungkin ada pertimbangan lain sehingga yang No. 13 tidak diterbitkan?

Subroto – Denpasar

  • Jawaban Redaksi:

Kami mohon maaf karena telah melakukan kesalahan yang membuat bingung pembaca. Pada majalah Asy Syariah edisi Terorisme Berkedok Jihad seharusnya adalah untuk edisi terbit no. 13/1426 H/2005, namun kami menulisnya (di sampul) no. 12/1426 H/2005, sedangkan di setiap halaman sudah benar tertulis No. 13/1426 H/2005. Hal ini menyebabkan banyak pembaca menduga edisi 13 tidak terbit, padahal edisi tentang Jihad dan Terorisme itu adalah edisi 13. Ini semata karena kekhilafan kami dan tidak ada maksud apa-apa. Jazakumullah khairan atas masukannya.

 

Manfaat Rubrik Info Praktis

Ana mendapatkan pengetahuan tentang info praktis dari majalah Asy Syariah dan menurutku amat bermanfaat. Tapi kenapa akhir-akhir ini tidak termuat lagi? Kalaupun banyak info praktis yang masuk gimana kalau diterbitkan dalam satu buku khusus supaya banyak diambil manfaatnya. Jazakumullah….

Sa’aban – Tulehu, Maluku

  • Jawaban Redaksi:

Kami memang berkeinginan tiap edisi bisa menampilkan rubrik Info Praktis. Namun terkadang ada beberapa pertimbangan yang muncul belakangan sehingga naskah yang sudah siap muat terpaksa dibatalkan. Mudah-mudahan ke depan bisa muncul secara rutin.

 

Kover Kehabisan Ide

Majalah Asy-Syariah semakin banyak kemajuan. Namun, tanpa hendak mengritik majalah ini, ana ingin menyampaikan sejumlah saran untuk lebih maju lagi.

  1. Ada kesan kover majalah Asy-Syariah mulai kehabisan ide. Ana usulkan, agar coba surfing ke situs internet (ISLAMI) untuk mencari gambar-gambar menarik. Namun, tidak melupakan kaidah Salafiyyin dalam hal gambar.
  2. Pemateri yang tertera di redaksi ada ketidaksesuaian dengan yang tampak di setiap rubrik. Ada apa ini. Amat baik jika Asy-Syariah konsisten dengan memperhatikan hal ini.
  3. Majalah ini masih datang terlambat di kota-kota besar. Ana usul, bidang pemasaran lebih giat dalam profesionalisme.

Akhirnya, semoga kita mendapat balasan kebaikan

Angga Al-Irwa – al-ir…@plasa.com

 

  • Jawaban Redaksi:

Pembuatan kover dan ilustrasi terkadang memang memunculkan problema tersendiri bagi kami. Banyak sekali rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar, dalam keadaan kami ingin menampilkan kover atau ilustrasi yang bisa memuaskan pembaca. Karena kami menyadari artikel di majalah ini berisi ilmu yang terkadang perlu penyegaran, di antaranya dengan ilustrasi atau kover yang menarik. Apa yang kami sajikan sekarang ini merupakan kesimpulan dari berbagai masukan kepada kami. Dan saat ini kami menganggapnya sebagai format ilustrasi dan kover yang bisa menyeimbangkan antara kebutuhan untuk menyegarkan pembaca dan batasan-batasan syariat yang harus kami ikuti.

Adapun tentang pemateri yang tidak sesuai dengan yang tercantum, memang kami tidak mencantumkan penulis rubrik Kajian Utama dalam jajaran redaktur ahli, karena penanggung jawab rubrik tersebut adalah ustadz-ustadz Ahlus Sunnah di Indonesia secara bergantian. Adapun yang tertera dalam redaktur ahli adalah ustadz-ustadz yang mempunyai tanggung jawab rutin setiap edisi.

 

Cari Bundel

Apa ada bundel majalah Asy Syariah dan di mana saya bisa mendapatkannya?
Saya baca majalah asy syariah Vol I/No. 09/1425H/2004 halaman 19, di situ ditulis dengan judul ‘ Penundukan Ajaran Agama Di Bawah Kendali Akal’, oleh Al-Ustadz Qomar Suaidi Lc. Sudah kita ketahui kalau judul itu merupakan ringkasan dari isi, apakah tidak sebaiknya pada judul itu ditambahi kata ‘Bahaya’ atau ‘Kesalahan’ atau ‘Bantahan Terhadap’ dan lain sebagainya sehingga dalam judul itu mewakili isi dari bahasan. Jazakumullahu khair.

Juliet Kristianto – jul….@yahoo.com

 

  • Jawaban Redaksi:

Kami sedang menyiapkan penerbitan bundel sebanyak 4 edisi, yaitu saat majalah ini masih bernama Syariah. Mudah-mudahan tidak lama lagi bisa dihadirkan ke pembaca.

Adapun saran antum tentang judul, menjadi masukan bagi kami.

Surat Pembaca edisi 14

Pembahasan Shaf

Afwan bagaimana kalau redaksi majalah Asy Syariah menerbitkan artikel tentang masalah fiqh khususnya bab shaf disertai fatwa ulama. Karena ana merasa masalah ini masih banyak yang belum mengerti termasuk ana sendiri dan juga dari ikhwan Salafi, terutama di kalangan masyarakat awam. Jazakallahu khairan.

Abu Malik

biagy…@yahoo.com

 

  • Jawaban Redaksi:

Pembahasan fiqh kami rencanakan untuk dilakukan secara berurutan mulai dari berwudhu, shalat, dan seterusnya. Insya Allah apa yang anda inginkan suatu saat akan kami muat.

Warna Jangan Gelap

Usahakan warna majalah Asy Syariah jangan yang warna gelap, karena kalau dikopi nggak kelihatan. Jazakumullah khairan katsiran

Sunny
Sf…@plasa.com

  • Jawaban Redaksi:

Kualitas hasil cetakan tergantung oleh banyak faktor. Bisa dari bagian desain maupun dari pihak percetakan. Kami sedang mencari format terbaik agar hasil cetakan majalah kita ini tidak buram atau gelap. Masukan antum Insya Allah sangat membantu kami dalam mencari format terbaik tersebut.

Senang dengan Asy Syariah

Berkenaan dengan keberadaan majalah Asy Syariah, ana sungguh senang karena bahasannya sangat bagus. Penyajiaannya singkat tapi padat, lugas dan mudah dipahami, dan tidak sungkan untuk menyatakan yang haq adalah haq dan yang batil adalah batil. Tak ketinggalan pula memuat bahasan tentang problem kekinian yang sedang marak dan memang sangat dibutuhkan oleh para thalibul ‘ilmi pemula seperti ana, guna menyikapi keadaan sekarang yang membuat banyak orang terpedaya. Dan yang lebih penting adalah tiadalah yang dibahas melainkan Qaalallah dan Qaala Rasulullah dengan pemahaman shalafus shalih. Walhasil dengan membaca Asy Syariah akan diperoleh manfaat yang banyak, baik itu berkenaan dengan aqidah, dan lain-lain.

Habidin
manang….@yahoo.com

Sumber Tulisan

Saya sering mengkopi artikel dari situs majalah ini untuk bahan buletin masjid kami. Selama ini mendapatkan tanggapan hangat dari masyarakat yang haus kajian Salaf. Yang menjadi pemikiran kami, bagaimana kami harus mencantumkan credit title? Apakah cukup ditulis alamat website situs ini saja ataukah beserta nama penulisnya??

Iman…@yahoo.com

  • Jawaban Redaksi:

Sebaiknya nama penulis juga dicantumkan, untuk menjaga keilmiahan materi.

 

Dalil Lengkap

Alhamdulillah, semoga Asy Syariah selalu komit dan eksis dalam membela Al-Haq ini di atas dakwah ilallah.

Ana sedikit usul yah, kalau bisa dalam penyajian topik seperti di Manhaji dan lain-lain diberikan lebih lengkap seperti dalilnya baik dari Al Qur`an dan Al-Hadits supaya kami dapat memperkaya khazanah yang dimiliki termasuk juga penjelasannya.

Barangkali itu saja dari ana. Walhasil Asy Syariah telah memberikan manfaat yang besar bagi ana dan kaum muslimin. Jazakumullahu khairan.

jultam…@salafy.cjb.net

 

  • Jawaban Redaksi:

Alhamdulillah, sampai saat ini kami tetap berkomitmen untuk senantiasa menyajikan materi secara ilmiah, sehingga dalil dari Al Qur`an, As Sunnah maupun atsar salafus shalih menjadi “menu wajib” dalam penyusunan mayoritas artikel di majalah ini.

Surat Pembaca edisi 13

Penyimpangan Ikhwanul Muslimin

Afwan, ana baru aja kenal dengan dakwah salaf ini, sebelumnya ana sudah pernah ikut tarekat dan tarbiyah dengan manhaj ikhwanul. Dan baru setelah mengenal dakwah salaf ini, ana merasa betul begitu tegasnya ajaran Islam dan begitu mulianya sehingga betul-betul merupakan rahmatan lil alamin. Langsung aja, ada beberapa hal yang ingin ana tanyakan:

  1. Tolong jelaskan secara singkat penyimpangan Ikhwanul Muslimin dan tolong siapa-siapa tokoh di Indonesia ini yang dapat dikategorikan sebagai orang ikhwanul?
  2. Jelaskan soal sikap menginjak-injak dan melecehkan sunnah? Apakah dengan tidak isbal lagi tetapi ana masih ngerokok, itu dapat dikatakan sebagai perbuatan menginjak-injak dan melecehkan sunnah? Syukran, sekian dari ana, ikhwan dari Makassar.

Nuzqur Abadi

abdillah_al…@yahoo.com

  • Jawaban Redaksi:

Kajian khusus mengenai Ikhwanul Muslimin memang telah menjadi agenda redaksi. Jadi harap bersabar. Namun antum bisa membuka kembali Asy-Syariah edisi-edisi sebelumnya karena dalam beberapa artikel sempat disinggung kesesatan firqah tersebut. Jawaban untuk no. 2 yang jelas bahwa isbal dan merokok itu adalah terlarang dalam agama, namun untuk lebih rincinya akan kami teruskan kepada para ustadz.

Harga Berlangganan

Saya mau tanya, kalau mau berlangganan majalah Asy-Syariah berapa harganya?
Hadi Sutrisno

hd_sutri…@yahoo.com

  • Jawaban Redaksi:

Redaksi menerima sejumlah pertanyaan sejenis. Untuk saat ini, redaksi memang belum bisa melayani langganan secara langsung. Pembaca dapat menghubungi agen terdekat kami.

Peningkatan Kualitas

Ana hanya ingin menyampaikan harapan agar kenaikan harga Majalah Asy-Syariah disertai dengan peningkatan kualitas. Terutama agar tidak lagi atau minimal mengurangi kesalahan cetak yang fatal, termasuk shalawat atas Rasulullah yang masih sering tertukar dengan subhanahu wa ta’ala. Allahul musta’an, barakallahu fikum, jazakallahu khairan katsira.

Abu Abdillah – Bogor

+62852162xxxxx

  • Jawaban Redaksi:

Jazakumullahu khairan atas perhatian antum. Apa yang antum sampaikan memang murni kesalahan redaksi. Jawaban ini sekaligus sebagai ralat atas tertukarnya font shalawat atas Rasulullah (shallallahu ‘alaihi wa sallam) dengan font lafadz subhanahu wa ta’ala (subhanahu wa ta’ala), dan beberapa font serupa seperti radhiyallahu anhu (radhiallahu ‘anhu), radhiyallahu anha (radhiallahu ‘anha), dll, yang tertukar antara yang satu dengan yang lain. Juga atas kekeliruan penulisan nama Asy-Syaikh Muqbil dengan nisbah Al-Madkhali (pada hal. 21), seharusnya adalah Al-Wadi’i (sebagaimana tertulis pada hal. 20).

Adapun rencana kenaikan harga, sementara kami tunda hingga momen yang tepat, insya Allah.

Terbit Tidak Rutin di Madiun?

Untuk di Madiun kenapa terbitnya majalah Asy-Syariah tidak teratur/ rutin?

Kholidus – Madiun

081556523xxx@satelindogsm.com

  • Jawaban Redaksi:

Majalah ini memang sempat mengalami ketidakteraturan jadwal terbit. Namun insya Allah edisi-edisi terakhir ini kita sudah bisa terbit tepat waktu. Untuk lebih jelasnya antum bisa menghubungi agen kami: Burhanudin, Jl. Serayu Timur A-19 Palem Indah Madiun (0351) 368022.