| Sakinah
|
|
|
|
| Edisi Terbaru |
|
|
|
| - |
Manhaji Membangun Istana Kelembutan |
| - |
Kajian Utama Anak, Antara Harapan dan Impian |
| - |
Kajian Utama Mendidik dengan Ketauladanan
|
| - |
|
| - |
|
| - |
|
| - |
|
| - |
|
| - |
|
| - |
|
| - |
|
| - |
|
| - |
|
| |
|
|
| Links |
|
|
|
|
| Majalah
Asy Syariah - Khazanah Ilmu-Ilmu Islam |
|
|
|
|
|
Selasa, 23 Juni 2009 - 02:33:07, Penulis : Tim Redaksi Kategori : Pengumuman Daurah Nasional Bersama Ulama Timur Tengah ( Hit 347 ) Alhamdulillah, segala pujian yang sempurna hanyalah milik Allah semata. Shalawat
dan salam semoga selalu terlimpah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi
wassallam, keluarga, sahabat beliau dan orang-orang yang mengikuti beliau
hingga akhir masa.
Pada tahun 1430 H ini, insya Allah akan kembali diselenggarakan
daurah ilmiah bersama para masyayikh Ahlus Sunnah dari Timur Tengah. |
|
|
Selasa, 23 Juni 2009 - 02:33:07, Penulis : Tim Redaksi Kategori : Pengumuman Daurah Nasional Bersama Ulama Timur Tengah ( Hit 347 ) Alhamdulillah, segala pujian yang sempurna hanyalah milik Allah semata. Shalawat
dan salam semoga selalu terlimpah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi
wassallam, keluarga, sahabat beliau dan orang-orang yang mengikuti beliau
hingga akhir masa.
Pada tahun 1430 H ini, insya Allah akan kembali diselenggarakan
daurah ilmiah bersama para masyayikh Ahlus Sunnah dari Timur Tengah. |
| Rabu, 08 April 2009 - 09:25:28, Penulis : Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafruddin Kategori : Kajian Utama Berdemokrasi, Berkolaborasi Meruntuhkan Islam ( Hit 3171 ) Sistem kepartaian lahir sebagai konsekuensi logis dari demokratisasi yang bergulir. Demokrasi adalah sebuah paham yang lahir dari pemikiran filsafat Yunani. Dengan tiga pilar inti: liberty (kebebasan), fraternity (persaudaraan), dan equality (persamaan), paham demokrasi dijajakan secara paksa ke negeri-negeri kaum muslimin. |
| Rabu, 25 Maret 2009 - 20:04:30, Penulis : Al-Ustadz Abu Muhammad Harist Kategori : Ibrah Kisah Seguci Emas ( Hit 3557 ) Sebuah kisah yang terjadi di masa lampau, sebelum Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dilahirkan. Kisah yang menggambarkan kepada kita pengertian amanah, kezuhudan, dan kejujuran serta wara’ yang sudah sangat langka ditemukan dalam kehidupan manusia di abad ini. |
| Rabu, 25 Maret 2009 - 20:03:25, Penulis : Al-Ustadz Abu Muhammad Abdulmu'thi, Lc Kategori : Akhlak Menjaga Hak Orang-orang yang Lemah ( Hit 1445 ) Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan hikmah-Nya telah menciptakan manusia berbeda-beda status sosialnya. Ada yang menjadi pemimpin dan ada yang dipimpin. |
| Rabu, 25 Maret 2009 - 20:01:57, Penulis : Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman Kategori : Akidah Mengejar Dunia dengan Amalan Akhirat adalah Kesyirikan ( Hit 3730 ) Slogan ‘waktu adalah uang’ telah demikian mendarah daging dalam hidup mayoritas manusia serta menjadi prinsip yang mengiringi aktivitas mereka. Bukan sekadar slogan yang kosong dari makna, karena berbagai macam cara pun akan ditempuh manusia untuk mengejar apa yang dinamakan dengan uang. “Gunung kan kudaki, lautan kan kuseberangi. Lembah akan kulalui, bahkan mati akan kuhadapi,” kata mereka. |
| Rabu, 25 Maret 2009 - 19:46:25, Penulis : Al-Ustadz Abu Nasim Mukhtar Kategori : Hadits Demi Sebuah Kursi Kedudukan ( Hit 1784 ) عَنِ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ الْأَنْصَارِيِّ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ :قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلاَ فِي غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ
Dari Ka’b bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah dua ekor serigala yang lapar dilepas di tengah sekawanan kambing lebih merusak daripada merusaknya seseorang terhadap agamanya karena ambisinya untuk mendapatkan harta dan kedudukan." |
| Selasa, 24 Maret 2009 - 12:30:45, Penulis : Al-Ustadz Abu Ubaidah Syafruddin Kategori : Tafsir Jangan Berebut Jabatan Bertameng Al-Qur`an ( Hit 1706 ) Dan raja berkata: “Bawalah Yusuf kepadaku, agar aku memilih dia sebagai orang yang dekat denganku.” Maka tatkala raja telah bercakap-cakap dengannya, dia berkata: “Sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercaya pada sisi kami.” Berkatalah Yusuf: “Jadikanlah aku bendahara negara (Mesir). Sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga lagi berpengetahuan.” (Yusuf: 54-55) |
| Selasa, 24 Maret 2009 - 12:27:55, Penulis : Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc Kategori : Kajian Utama Kisah Nabi Yusuf dan Meminta Jabatan ( Hit 2185 ) Orang yang berdalil dengan kisah masuknya Nabi Yusuf dalam siyasah (pemerintahan) telah tenggelam dalam kesalahan. Yaitu ketika beliau mengatakan:
اجْعَلْنِي عَلَى خَزَائِنِ الْأَرْضِ
“Jadikanlah aku bendaharawan negara Mesir.” (Yusuf: 55)
Padahal beliau tidak memasuki tugas ini kecuali setelah mendapatkan persaksian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala... |
| Selasa, 24 Maret 2009 - 12:25:17, Penulis : Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafruddin Kategori : Kajian Utama Demokrasi Adalah Liberalisasi ( Hit 1737 ) Telah masyhur bahwa pemahaman demokrasi berasal dari masyarakat Yunani Kuno. Athena, sebagai pusat pemerintahan masyarakat Yunani Kuno, telah membumikan pemahaman demokrasi pada masyarakatnya. Masyarakat telah dilibatkan langsung dalam menentukan pemerintahnya melalui penggunaan hak dipilih dan memilih. Meskipun hak politik ini masih tidak diberlakukan kepada kaum wanita, budak, atau yang berstatus warga asing... |
| Senin, 23 Maret 2009 - 03:14:12, Penulis : Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafruddin Kategori : Kajian Utama Partai Islam Partai Dakwah? ( Hit 2747 ) Asy-Syaikh Abdussalam bin Barjas rahimahullahu dalam Al-Hujajul Qawiyyah ‘ala anna Wasa’il Ad-Da’wah Tauqifiyyah menuturkan bahwa dakwah (mengajak manusia) ke jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah ibadah yang agung. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan hal ini. Mendorong setiap muslim untuk terjun dalam kancah dakwah. Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan para pegiat dakwah sebagai sebaik-baik manusia dalam perkataannya... |
| Senin, 23 Maret 2009 - 03:12:13, Penulis : Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafruddin Kategori : Kajian Utama Demi Suara, Apapun Dilakukan ( Hit 1563 ) Menjelang pemilu, berbagai wilayah di Republik Indonesia ini diwarnai berbagai atribut partai. Mereka –para peserta pesta demokrasi– berlomba memajang anggota partainya untuk dipilih rakyat. Mereka berlomba meraup suara sebanyak mungkin agar bisa meloloskan anggota partainya menduduki kursi jabatan yang diperebutkan. |
| Ahad, 22 Maret 2009 - 09:31:06, Penulis : Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Kategori : Manhaji Memaknai Politik Syar'i ( Hit 1712 ) Politik, bila dilihat dari sisinya yang buruk (politik yang diwarnai kezaliman) semata, akan melahirkan trauma politik pada seseorang. Ujung-ujungnya berkesimpulan bahwa politik itu kejam dan politikus tak lain hanyalah ahli tipu muslihat yang kental dengan sifat makar, dusta, dan licik. Sebenarnya bila dilihat dari segala sisinya, ada pula politik yang syar’i (politik yang diwarnai keadilan). Bahkan ia merupakan salah satu cabang dan pintu dari syariat Islam yang mulia ini... |
| Ahad, 22 Maret 2009 - 09:28:24, Penulis : Redaksi Kategori : Pengantar Redaksi Mau Kemana Partai Islam? ( Hit 1641 ) Umat Islam belumlah lupa, beberapa waktu silam pascareformasi, kala hendak memilih pemimpin negeri ini, sebuah fatwa diteguhkan oleh sejumlah partai politik (parpol) Islam, ”haram memilih pemimpin wanita”. Namun beberapa waktu kemudian, ”fatwa” itu dimentahkan kembali. Bak bola salju, perkara ini terus menggelinding dan membesar. Hingga pada pemilihan kepala daerah (pilkada), tak cuma soal wanita, sejumlah parpol Islam bahkan sudah tidak malu mendukung kepala/wakil kepala daerah non-muslim. |
| Ahad, 15 Maret 2009 - 21:53:56, Penulis : Redaksi Kategori : Surat Pembaca Bolehkah Bergabung dengan Partai Politik? ( Hit 3413 ) Apakah dengan kita tidak berpartisipasi dalam pemilu atau tidak mendukung partai politik (partai berlabel Islam) sama saja kita membiarkan partai atau orang-orang sekuler mengatur dan memimpin negara ini, yang tentunya menyebabkan mereka menerapkan undang-undang sekuler dan menolak dengan tegas syariat Islam? |
| Ahad, 15 Maret 2009 - 21:47:34, Penulis : Redaksi Kategori : Kajian Utama Siapakah Ahlu Syura? ( Hit 2188 ) Dalam demokrasi, orang mengenal istilah one man one vote. Dengan satu orang satu suara, maka tak ada lagi istilah muslim atau kafir, ulama atau juhala, ahli maksiat atau orang shalih, dan seterusnya. Semua suara bernilai sama di hadapan ‘hukum’. Walhasil, keputusan yang terbaik adalah keputusan yang diperoleh dengan suara mayoritas. Lalu bagaimana dengan sistem Islam? Siapakah yang patut didengar suaranya? |
| Ahad, 15 Maret 2009 - 21:39:15, Penulis : Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Al-Atsari Kategori : Kajian Utama Hukum Mayoritas Dalam Syariat Islam ( Hit 2020 ) Telah menjadi sunnatullah kalau kebanyakan manusia merupakan para penentang kebenaran. Maka menjadi ironi, ketika kebenaran kemudian diukur dengan suara mayoritas. |
| Ahad, 15 Maret 2009 - 21:27:35, Penulis : Redaksi Kategori : Kajian Utama Pemberontakan dengan Lisan Lebih Berbahaya Daripada Pemberontakan Bersenjata ( Hit 1253 ) Fadhilatusy Syaikh Dr. Shalih As-Sadlan ditanya: “Wahai syaikh, menurut pemahaman saya, Anda tidak mengkhususkan pemberontakan itu hanya dengan pedang tetapi termasuk juga pemberontakan yang dilakukan dengan lisan?”
Beliau Menjawab:
“Ini pertanyaan penting karena sebagian dari saudara-saudara kita telah melakukannya dengan niat baik dalam keadaan meyakini bahwa pemberontakan itu hanya dengan pedang saja... |
| Ahad, 15 Maret 2009 - 21:19:51, Penulis : Al-Ustadz Abu Ishaq Muslim Al-Atsariy Kategori : Hadits Meminta Jabatan ( Hit 1972 ) Meminta jabatan atau mencalonkan diri dalam etika politik merupakan hal lumrah. Padahal Islam melarang keras perbuatan yang berakar dari budaya Barat ini. Hadits berikut memberikan penjelasan secara gamblang bagaimana sesungguhnya Islam memandang sebuah jabatan yang telah menjadi simbol status sosial ini. |
| Sabtu, 07 Maret 2009 - 06:09:00, Penulis : Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi, Lc Kategori : Manhaji Islam tak Menghalalkan Segala Cara ( Hit 1405 ) Telah berlalu suatu masa yang diabadikan dalam sejarah sebagai masa jahiliah. Umat manusianya dilanda krisis keimanan dan haus akan siraman rohani. Perilakunya menyimpang dari norma-norma luhur dan agama yang suci. Lorong-lorong kehidupannya pun dikotori sampah-sampah kesyirikan dan kemaksiatan. Sementara pelita keimanan dan rambu-rambu akhlak mulia telah lama redup (di tengah mereka) bahkan tak menyisakan satu cahaya... |
| Sabtu, 07 Maret 2009 - 05:59:57, Penulis : Al-Ustadz Zainul Arifin Kategori : Permata Salaf Jauhilah Ilmu yang Tidak Bermanfaat ( Hit 1459 ) “Ilmu yang dibenci untuk dipelajari serta disebarkan adalah ilmu orang-orang terdahulu (ilmu tentang konsep ketuhanan menurut orang-orang jahiliah dan ahlul kitab, pent.). Juga ilmu ketuhanan menurut filosof berikut sebagian bahkan mayoritas aktivitas mereka: ilmu sihir, ilmu sulap, ilmu kimia (yang tidak bermanfaat, ed), ilmu perdukunan, ilmu tipu muslihat, dan usaha penyebaran hadits-hadits palsu serta seluruh kisah batil ataupun munkar... |
| Kamis, 05 Maret 2009 - 09:52:57, Penulis : Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah Kategori : Mutiara Kata Jagalah Lisanmu ( Hit 2413 ) Nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang terlimpah kepada kita tiada terbilang hingga kita tidak mampu menghitungnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللهِ لَا تُحْصُوهَا
“Dan jika kalian ingin menghitung nikmat Allah niscaya kalian tidak akan mampu menghitungnya.” (Ibrahim: 34)
|
| Kamis, 05 Maret 2009 - 09:51:51, Penulis : Redaksi Sakinah Kategori : Fatawa Al-Mar`ah Al-Muslimah Perbedaan antara Darah Haid, Istihadhah dan Darah Nifas ( Hit 1911 ) Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullahu menjawab secara panjang lebar yang kami ringkaskan sebagai berikut, “Tiga macam darah yang ditanyakan keluar dari satu jalan. Namun namanya berbeda, begitu pula hukum-hukumnya, karena perbedaan sebab keluarnya. |
| Kamis, 05 Maret 2009 - 09:49:58, Penulis : Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah Kategori : Niswah Ikhtilat Antara Lawan Jenis ( Hit 2503 ) Pembicaraan seputar ikhtilath atau bercampur baur antara laki-laki dan perempuan dengan tanpa hijab/tabir penghalang sudah pernah kita singgung. Namun karena banyaknya penyimpangan kaum muslimin dalam perkara ini dan adanya sisi-sisi permasalahan yang belum tersentuh maka tak ada salahnya kita bicarakan dan kita ingatkan kembali. |
| Kamis, 05 Maret 2009 - 09:48:34, Penulis : Al-Ustadzah Ummu 'Abdirrahman Bintu 'Imran Kategori : Cerminan Shalihah Fathimah bintu Qais Al-Fihriyyah radhiyallahu 'anha ( Hit 998 ) Dia satu di antara wanita yang berhijrah, menyelamatkan keimanannya. Fathimah bintu Qais Al-Qurasyiyah Al-Fihriyah radhiyallahu ‘anha. Seorang wanita Quraisy yang cerdas dan mulia. Peristiwa perpisahannya dengan Abu ‘Amr bin Hafsh, suaminya, membawa faedah besar bagi orang-orang setelahnya. Begitu pula tuturan kisah menakjubkan yang dia simak dari lisan Rasul-Nya yang mulia. |
| Kamis, 05 Maret 2009 - 09:47:44, Penulis : Al-Ustadzah Ummu 'Abdirrahman Bintu 'Imran Kategori : Permata Hati Ibarat Mengukir di Atas Batu ( Hit 1256 ) Usia kanak-kanak adalah masa keemasan dalam kehidupan seseorang. Segala yang dipelajari dan dialami pada masa ini –dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala– akan membekas kelak di masa dewasa. |
| |
|
|
|
| Top Artikel |
|
|
|
| Problema
Anda |
|
|
|
| Alamat Redaksi |
|
|
|
| Jl Godean Km 5, Gg Kenanga 26B, Patran RT 1/RW
1, Banyuraden, Gamping, Sleman 55293. Telp. (0274) 62643
9 |
|