Sinkretisme Agama

Bagaimana jadinya jika Islam, Yahudi, dan Nasrani disatukan di bawah satu payung akidah? Yang terbayang di benak umat Islam yang masih berakal barangkali adalah sebuah permisalan laksana minyak dengan air, dua senyawa di muka bumi yang tak mungkin bersatu selama-lamanya. Namun inilah ide setan kesekian kalinya yang tengah dirumuskan para perusak agama saat ini, dan ironisnya justru kaum musliminlah yang selalu menjadi target untuk dipaksa menelan ide setan ini mentah-mentah.

  Lanjutkan membaca Sinkretisme Agama

Bila Pengkafiran Menjadi Sebuah Fenomena

Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا رَجُلٍ قَالَ لِأَخِيْهِ: يَا كَافِرُ، فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا، فَإِنْ كَانَ كَمَا قَالَ وَإِلاَّ رَجَعَتْ عَلَيْهِ

“Apabila seseorang menyeru kepada saudaranya, ‘Wahai orang kafir,’ maka sungguh akan kembali sebutan kekafiran tersebut kepada salah seorang dari keduanya. Bila orang yang disebut kafir itu memang kafir, maka sebutan itu pantas untuknya. Bila tidak, maka sebutan kafir itu kembali kepada yang mengucapkan.” (Sahih, HR. al-Bukhari no. 6104 dan Muslim no. 60)

Lanjutkan membaca Bila Pengkafiran Menjadi Sebuah Fenomena