Zainab Bintu Khuzaimah Sebuah Kisah dalam Sepenggal Masa

Dalam perjalanan hidup Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia, tercatat tentang seorang wanita yang begitu pemurah dan dermawan. Namun, siapa gerangan yang dapat menolak keputusan Rabb semesta alam? Hingga wanita itu hanya sejenak menemani hari-hari Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia.

  Lanjutkan membaca Zainab Bintu Khuzaimah Sebuah Kisah dalam Sepenggal Masa

Maimunah Bintu Al Harits, Anugrah Cinta Dalam Asa

Maimunah bintu al-Harits bin Hazn bin Jabir bin al-Hazm. Untuk apakah kiranya rentang usia apabila bukan untuk kemuliaan? Berita kedatangan Khairul Anam di tanah kelahirannya dalam nuansa kemenangan Khaibar disambut oleh seorang wanita mulia dengan sarat harapan. Ingin menyatakan ketundukannya pada Rabbnya, ingin berdamping hidup dengan Rasul-Nya….

Lanjutkan membaca Maimunah Bintu Al Harits, Anugrah Cinta Dalam Asa

Juwariyah Bintu Al-Harits, Kepak Kebebasan Dalam Jalinan Kasih Sayang

Wanita itu memesona setiap pandangan yang menatapnya, berpadu dengan kemuliaan dalam diri seorang wanita bangsawan. Di tengah kegundahan kaumnya, dia berikan pula segenap kebaikan lewat sebuah kebebasan.

Lanjutkan membaca Juwariyah Bintu Al-Harits, Kepak Kebebasan Dalam Jalinan Kasih Sayang

Zainab Bintu Jahsy

Terasa berat baginya kala itu menerima keputusan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia. Wanita bangsawan harus bersanding dengan seorang bekas sahaya. Namun, segala keinginan dan kegundahan ditepisnya di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam hingga menggiring keindahan hidup di sisi utusan Rabb-nya.

Lanjutkan membaca Zainab Bintu Jahsy

Ummu Habibah Pengantin Rasulullah di Negri Seberang

Mungkin tak pernah tersirat di dalam hati Abu Sufyan, akan ada seseorang dari kalangan Quraisy yang akan menentangnya, sementara dia adalah tokoh Makkah yang ditaati. Namun putrinya telah memorak-porandakan keyakinannya ini, manakala sang putri mengingkari sesembahan ayahnya dan beriman kepada Allah subhanahu wa ta’ala semata, membenarkan risalah Nabi-Nya Muhammad bin ‘Abdillah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Lanjutkan membaca Ummu Habibah Pengantin Rasulullah di Negri Seberang

Masuk Islamnya Hamzah dan ‘Umar

Saat Hamzah dan ‘Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhuma masuk Islam, posisi kaum muslimin di Makkah bertambah kuat. Namun upaya kaum musyrikin untuk menghentikan dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah kendor. Melalui paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kaum musyrikin meminta Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghentikan dakwahnya. Namun upaya ini pun gagal. Akibatnya, penindasan terhadap kaum muslimin semakin menjadi-jadi.

Lanjutkan membaca Masuk Islamnya Hamzah dan ‘Umar