Browsing category

Majalah Edisi 051 s.d. 060

Adab Menggunakan HP bagian 6/terakhir

Bimbingan Kedua puluh: Tidak mengikuti kuis dengan segala bentuknya Di antara penggunaan HP yang menyelisihi syariat adalah mengikuti kegiatan yang disebut ‘Kuis berhadiah via HP’. Gambarannya, operator seluler memberikan informasi/layanan kepada Anda dengan tarif tertentu (kemudian Anda diminta menghubungi operator tersebut) atau Anda diminta mengirim sms dengan tarif per-sms sekian dan sekian, atau menekan kode/tombol […]

Lima Susuan Penyebab Mahram

Kita telah mengetahui bahwa syarat penyusuan (radha’) yang menyebabkan terjalinnya hubungan mahram antara anak susu dan keluarga ibu susunya adalah lima penyusuan, sebagaimana dalam hadits Aisyah x yang diriwayatkan Al-Imam Muslim dalam Shahihnya: كَانَ فِيْمَا أُنْزِلَ مِنَ الْقُرْآنِ عَشْرُ رَضَعَاتٍ مَعْلُوْمَاتٍ يُحْرِمْنَ، ثُمَّ نُسِخَ بِخَمْسٍ مَعْلُوْمَاتٍ “Dulunya Al-Qur’an turun menyebutkan sepuluh kali penyusuan yang dimaklumi […]

Haid, Ibadah Haji dan Umrah

(ditulis oleh: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah)   Hukum-hukum shalat dan puasa bagi wanita haid telah kita bahas dalam edisi-edisi yang lalu. Namun, kami masih tergerak untuk membicarakan tentang haid sebagai satu kebiasaan yang telah Allah l tetapkan terhadap kaum hawa1. Keinginan kami adalah agar masalah haid bisa dibahas dari berbagai hukum ibadah agar tidak menyisakan […]

Mu’adzah Bintu ‘Abdillah

(ditulis oleh: Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman bintu ‘Imran)   Dia seorang tabi’iyah. Namanya Mu’adzah bintu Abdillah Al-’Adawiyyah Al-Bashriyyah rahimahallah. Berkuniah dengan Ummush Shahba’. Dia adalah istri seorang tabi’i yang mulia, Abush Shahba’, Shilah bin Asyyam t. Dikenal sebagai seorang wanita yang berilmu. Dia mengambil hadits Rasulullah n dari ‘Ali bin Abi Thalib, ‘Aisyah Ummul Mukminin, Hisyam […]

Yang Paling Taqwa Yang Paling Mulia

(ditulis oleh: Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman bintu ‘Imran)   Sembilan bulan berlalu. Tibalah saat yang begitu dinanti, menyambut kelahiran sang bayi. Selama dalam penantian, ayah dan ibu menyimpan berjuta harapan dan impian terindah.  Tak pernah ada orang tua yang berharap mendapatkan seorang anak yang tak sempurna. Masing-masing mengidamkan anak yang sehat sempurna lagi rupawan. Namun terkadang […]

Jangan Lalai dari Dzikrullah

(ditulis oleh: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah)   Tak ada sepasang suami istri pun melainkan merindukan hadirnya anak di tengah mereka sebagai qurratu ‘ain, penyejuk mata dan hati mereka. Dapat dibayangkan betapa sepinya sebuah rumah tangga berikut hati penghuninya tatkala anak yang didamba tak jua diperoleh. Tak heran ketika lama tak dikaruniai anak, Nabiyullah Zakariyya q […]

Mandi Biasa Tidak Mewakili Wudhu

Apakah mandi biasa (bukan wajib) sudah mencukupi untuk wudhu, artinya kita tidak usah wudhu lagi seusai mandi? timxxxxxx@yahoo.co.id Dijawab oleh Al-Ustadz Muhammad As-Sarbini Al-Makassari Jika yang dimaksud dengan mandi biasa adalah mandi yang dilakukan sekadar untuk bersih-bersih dan menyegarkan tubuh, maka masalahnya jelas bahwa hal itu bukan ibadah yang terkait dengan bersuci dari hadats, dan […]

Sifat Shalat Nabi (6)

(ditulis oleh: Al-Ustadz Muslim Abu Ishaq Al-Atsari)   Isti’adzah Isti’adzah adalah bersandar kepada Allah l dan mendekat ke sisi-Nya, untuk berlindung dari kejelekan setiap makhluk yang memiliki kejelekan. ‘Iyadzah itu untuk mencegah kejelekan. Setelah beristiftah, sebelum membaca Al-Qur’an dalam shalat, Rasulullah n membaca ta’awudz (memohon perlindungan) kepada Allah l terlebih dahulu dengan mengucapkan: أَعُوْذُ بِاللهِ […]

Nabi Musa di Negri Madyan

(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Harits)   Pelajaran dari kisah ini Di dalam kisah ini, tampak jelas dalil yang melarang ikhtilath (berbaur) antara laki-laki dan wanita. Ketika Nabi Musa q menjumpai sekelompok orang yang sedang memberi minum ternak mereka, beliau melihat jauh di belakang mereka, dua orang wanita sedang menahan kambing-kambing mereka dari tempat minum […]

Bersiap Kembali ke Madinah (perang tabuk bagian 3)

(dituis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Harits)   Peperangan urung terjadi. Tidak diketahui alasan yang pasti mengapa peperangan itu tidak terjadi, walaupun ada yang menyebutkan salah satu alasan itu di antaranya; pasukan Romawi lebih senang tinggal di dalam wilayah Syam untuk berlindung di benteng-bentengnya ketika sampai kepada mereka berita tentang kekuatan pasukan muslimin. Apa pun alasannya, […]