Browsing tag

Doa

Jangan Berharap Tertimpa Musibah

Pertanyaan: Seseorang ingin berdoa seperti ini, “Ya Allah, jika Engkau ingin memberi saya musibah, berilah saya musibah dalam bentuk A, jangan dalam bentuk B.” Bolehkah demikian? Jawaban: Tidak sepantasnya seseorang berharap tertimpa oleh musibah meskipun dalam bentuk pilihan. Sebaiknya dia berdoa agar diberikan keselamatan di dunia dan akhirat. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, سَلُوا […]

Berdoa Agar Si Fulan Menjadi Jodohnya

Pertanyaan: Apa hukum seseorang mendoakan agar Fulan atau Fulanah sebagai jodohnya? Jawaban: Pada asalnya seseorang boleh berdoa apa saja, selama tidak mengandung unsur dosa dan memutuskan silaturahmi. Hal ini berdasarkan keumuman ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits tentang keutamaan berdoa. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِيٓ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ   Dan Rabbmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya […]

Berdoa Istikharah dengan Membaca Teks

Pertanyaan: Apa yang seharusnya dilakukan oleh orang yang kesulitan menghafalkan doa istikharah? Apakah boleh melafazkannya dengan membaca teks? Jawaban: Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ مَا ٱسۡتَطَعۡتُمۡ “Bertakwalah kepada Allah menurut kesanggupanmu.” (at-Taghabun: 16) Jadi, apabila seseorang yang melakukan istikharah dan masih kesulitan untuk menghafal doanya, insya Allah tidak ada salahnya berdoa dengan membaca […]

Doa Bagi Bayi Saat Keluar Rumah

Pertanyaan:   Kalau misalnya keluar membawa anak bayi, apakah doanya ini yang dibaca? Atau ada doa lain untuk anak bayi ketika keluar rumah? Jawaban: Doa-doa ini adalah doa ketika seseorang keluar rumah, termasuk saat keluar rumah bersama anak bayinya. Selain itu, hendaknya untuk anak bayi, seseorang sering membacakan doa, أُعِيذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِن كُلِّ […]

Haruskah Berwudhu Sebelum Berdoa?

Pertanyaan: Apakah berwudhu sebelum doa termasuk adab? Kalau ya, bagaimana dengan wanita haid, nifas, atau yang junub? Apakah mereka juga disyariatkan berwudhu sebelum doa? Jawaban: Tidak ada syariat wudhu bagi wanita haid dan nifas ketika ingin berdoa atau berzikir. Dari sekian banyak sahabat wanita yang mengalami haid dan nifas pada zaman Rasulullah shallallahu alaihi wa […]

Hukum Doa Berjamaah

Pertanyaan: Apakah boleh doa dengan bersama-sama atau berjamaah? Jika boleh, dalam keadaan apa saja? Jawaban: Pada asalnya doa dilakukan secara sendiri-sendiri dan tanpa mengeraskan suara. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, ٱدۡعُواْ رَبَّكُمۡ تَضَرُّعًا وَخُفۡيَةًۚ “Berdoalah kepada Rabbmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut.” (al-A’raf: 55) Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, أَيُّهَا النَّاسُ ارْبَعُوا […]

Mengangkat Tangan Saat Berdoa

Pertanyaan: Bolehkah berdoa dalam hati tanpa mengangkat tangan? Misalnya, ingin banyak berdoa, tetapi ramai orang. Jawaban: Mengangkat tangan merupakan salah satu adab yang disunnahkan ketika berdoa dan salah satu sebab terkabulkannya doa. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ اللهَ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي إِذَا رَفَعَ الرَّجُلُ إِلَيْهِ يَدَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا خَائِبَتَيْنِ “Sesungguhnya Allah Maha […]

Dalil Doa Khatam Al-Qur’an

Pertanyaan: Apakah doa khatam baca Al-Qur’an yang sudah masyhur di kalangan masyarakat, yaitu allahummarhamni bil qur’an dst., ada dalilnya? Jawaban: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah berkata, “Doa yang tertulis di bagian akhir sebagian mushaf (Al-Qur’an) yang dicetak di Turki dan lainnya, dengan judul Doa Khatam Al-Qur’an dan dinisbahkan kepada Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah, sungguh […]

Masuk WC Berulang Kali, Tetap Baca Doa?

Pertanyaan: Jika saya harus keluar masuk WC/kamar mandi berulang kali, haruskah setiap masuk dan keluar membaca doa masuk dan keluar kamar mandi? Atau ada keringanan, semisal membaca doa saatu kali sampai hajat saya selesai? Kegiatannya ialah mengisi air di kamar mandi yang tidak bisa satu kali penuh. Jawaban: Sahabat Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata, […]

Bacaan Qunut Witir

Adapun teks bacaan doa qunut witir disebutkan pada hadits al-Hasan bin Ali radhiallahu anhuma. Dari al-Hasan bin Ali radhiallahu anhuma, “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengajariku kalimat-kalimat untuk kubaca pada qunut witir, اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، […]