Browsing category

Majalah Edisi 051 s.d. 060

Kalbu yang Selalu Mengingat Allah

Ibnu Umar radhiallahu anhuma berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda sambil memegang kedua pundakku, كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ “Tinggallah di dunia ini seakan-akan kamu sebagai orang asing atau orang yang numpang lewat.” Ibnu Umar radhiallahu anhuma kemudian menyatakan, إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الصَّبَاحَ وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ […]

Memilih Teman dalam Menuntut Ilmu

Seorang penuntut ilmu sepantasnya tidak bergaul kecuali dengan orang yang bisa memberinya faedah (ilmu) atau dia bisa mengambil faedah (ilmu) darinya. Diriwayatkan dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, “Hendaklah engkau menjadi seorang alim atau orang yang belajar. Jangan menjadi jenis yang ketiga, maka engkau akan binasa.” (HR. Ibnu Abdil Bar dalam Kitabul ‘Ilmi) Apabila dia hendak masuk dalam pertemanan […]

Ukhuwah yang Membuahkan Mahabbah dan Rahmah

Di dalam Al-Qur’an, Allah subhanahu wa ta’ala banyak memuji para sahabat, murid-murid Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Bahkan, Allah subhanahu wa ta’ala juga menyebutkan dan menceritakan keutamaan-keutamaan mereka dalam kitab Taurat dan Injil. Allah berfirman, مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ ٱللَّهِۚ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلۡكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيۡنَهُمۡۖ تَرَىٰهُمۡ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبۡتَغُونَ فَضۡلًا مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضۡوَٰنًاۖ سِيمَاهُمۡ فِي […]

Nikmat Lisan, untuk Apa Kita Gunakan?

Allah subhanahu wa ta’ala adalah al-Mu’thi, ar-Razzaq, Dzat Yang Maha memberikan berbagai nikmat kepada seluruh makhluk-Nya untuk menegakkan kewajiban dan ketaatan mereka kepada-Nya semata. Itulah salah satu bukti rahmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِ “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka menyembah-Ku.” (adz-Dzariyat: 56) […]

Tidak Setiap Orang Bisa Dijadikan Teman

Seorang teman memiliki pengaruh yang sangat besar bagi agama seseorang. Lihatlah Abu Thalib yang enggan menerima dakwah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan akhirnya mati di atas kesyirikan. Hal itu disebabkan teman yang mendampinginya, yakni Abu Jahal yang terus memengaruhinya agar tidak menerima dakwah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Musayib radhiallahu anhu bercerita, “Ketika sakaratul […]

Sahabat Sejati dan Sahabat yang Harus Dijauhi

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, وَٱصۡبِرۡ نَفۡسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجۡهَهُۥۖ وَلَا تَعۡدُ عَيۡنَاكَ عَنۡهُمۡ تُرِيدُ زِينَةَ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۖ وَلَا تُطِعۡ مَنۡ أَغۡفَلۡنَا قَلۡبَهُۥ عَن ذِكۡرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمۡرُهُۥ فُرُطًا “Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya pada pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya. Dan janganlah […]

Memilih Teman Membentengi Keyakinan

Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala yang telah memuliakan hamba-hamba-Nya dengan menganugerahi mereka sifat ulfah (kedekatan sesama mereka) di dalam agama. Segala puji bagi-Nya yang telah memberikan taufik kepada akhlak yang paling mulia. Segala puji bagi-Nya yang telah menganugerahi mereka sifat sayang kepada kaum mukminin dan menghiasi mereka dengan akhlak yang mulia dan perangai […]

Teman dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Beragama Seseorang

Dengan segala hikmah dan kasih sayang-Nya, Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan manusia dari sepasang insan; lelaki dan perempuan. Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan mereka hidup berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, supaya dapat saling mengenal. Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala memuliakan orang yang paling bertakwa di antara mereka. Demikianlah suratan takdir dari Allah subhanahu wa ta’ala, Dzat Yang […]

Bahaya Berteman dengan Ahlul Bid’ah

Di antara prinsip Ahlus Sunnah wal Jamaah adalah tidak bermajelis dan tidak berteman dengan ahlul bid’ah (orang yang gemar melakukan amalan yang tidak diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam). Jiwa setiap insan telah diciptakan dalam keadaan lemah. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, يُرِيدُ ٱللَّهُ أَن يُخَفِّفَ عَنكُمۡۚ وَخُلِقَ ٱلۡإِنسَٰنُ ضَعِيفًا   “Allah hendak memberikan keringanan […]

Kedudukan Penguasa dalam Syariat

Ulil amri (pemimpin/penguasa) memiliki kedudukan yang tinggi. Mereka menempati martabat yang luhur dan mulia. Syariat menganugerahi mereka kekuasaan dan tugas yang memiliki keluhuran. Selain tentunya terkait tanggung jawabnya yang demikian besar. Karenanya, mereka diberi gelar kedudukan dalam keimamahan yang menggantikan nubuat dalam menjaga agama dan politik dalam urusan dunia. Sesungguhnya seseorang tidak akan mampu mengendalikan […]