Browsing tag

nasehat ulama

Sebab Hilangnya Agama

Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata, “Janganlah kalian taklid kepada siapa pun dalam perkara agama hingga apabila ia beriman, (kamu) ikut beriman’ apabila ia kafir, (kamu) ikut pula kafir. Jika kamu ingin berteladan, ambillah contoh orang-orang yang telah mati karena yang masih hidup tidak aman dari fitnah.” Abdullah bin Ad-Dailami rahimahullah berkata, “Sebab pertama hilangnya […]

Kewajiban Mengikuti Sunnah Nabi

Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata, “Sederhana dalam as-Sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh di dalam bid’ah.” (Ibnu Nashr, 30, al-Lalikai 1/88 no. 114, dan al-Ibanah 1/320 no. 161)   Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata, “Tetaplah kamu beristiqamah dan berpegang dengan atsar serta jauhilah bid’ah.” (al-I’tisham, 1/112)   Imam az-Zuhri rahimahullah berkata bahwa ulama kita yang terdahulu […]

Kebebasan Berpendapat dalam Tinjauan Syariat

الْحَمْدُ  للَِّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اتَّبَعَ هُدَاهُ؛ Amma ba’du; Terjadi banyak perbincangan tentang dialog antaragama, kebebasan berpendapat, dan kebebasan beragama di surat kabar, situs internet, ataupun di majelis-majelis umum dan khusus. Apabila seorang muslim membahas tentang asal-muasal gagasan ini, dia tidak akan mendapatkannya melainkan dari musuh-musuh Islam, baik Yahudi, […]

Nasihat Ulama Seputar Pendidikan Anak

Orang Tua Tidak Memerhatikan Anaknya Fadhilatusy Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah pernah ditanya, “Sebagian orang tua tidak memerhatikan urusan agama anak-anaknya, seperti tidak menyuruh mereka untuk shalat, membaca al-Qur’an, atau berteman dengan orang-orang yang baik. Akan tetapi, dia amat memerhatikan sisi pendidikan sekolah, bahkan bisa marah apabila anaknya membolos. Apa nasihat Anda, wahai Samahatusy Syaikh?”

Nasihat dan Pengarahan Asy-Syaikh Muqbil

Di antara nasihat dan pengarahan beliau rahimahullah adalah sebagai berikut. Beliau sering menasihatkan agar betul-betul memerhatikan masalah akidah (iman, keyakinan). Beliau rahimahullah pernah berkata, “Memerhatikan masalah akidah sangat penting. Tanpa akidah, seorang muslim tidak akan mampu berhadapan dengan musuhnya. Bahkan, tidak mungkin dia melakukan suatu tindakan atau aktivitas Islami. Oleh sebab itulah, Nabi shallallahu ‘alaihi […]

Sumber Kerusakan dalam Agama

‘Ali bin Qasim Hanasy rahimahullah mengatakan, “Manusia terbagi menjadi tiga tingkatan: 1) Tingkatan tertinggi, yaitu para ulama kibar. Mereka mengetahui yang benar dan yang batil. Jika mereka berbeda pendapat, tidak akan muncul fitnah (kerusakan) dari perselisihan tersebut, karena mereka mengetahui ilmu yang dimiliki oleh pihak yang lain. 2) Tingkatan terendah, yaitu orang awam yang berada […]

Adab Menyertai Ilmu

Asy-Sya’bi rahimahullah berkata, Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu menyalati jenazah. Setelah itu, seekor bagal didekatkan untuk beliau naiki. Datanglah Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma mengambil tali kekangnya sebagai bentuk penghormatan dan pengagungan terhadap ilmu dan keutamaan Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu. Zaid pun berkata kepada Ibnu Abbas, “Lepaskan tali itu darimu, wahai sepupu Rasulullah shallallahu ‘alaihi […]

Serius Beramal

Dahulu para salaf serius beramal saleh karena khawatir celaan jiwa akan ketidakseriusan beramal ketika kesempatan beramal telah terputus. Dikatakan kepada Masruq rahimahullah, “Alangkah baiknya kalau engkau mengurangi keseriusanmu (dalam beramal).” Dia pun menukas, “Demi Allah, jika ada seseorang datang dan mengabariku bahwa Dia tidak akan mengazabku, aku akan tetap serius beribadah.” Ditanyakan kepada beliau, “Mengapa demikian?” […]

Amalan Semata Tidak Menyebabkan Masuk Surga

Al-Imam Abu Utsman Ismail bin Abdur Rahman ash-Shabuni rahimahullah mengatakan, “Mereka (ashabul hadits) meyakini dan mempersaksikan bahwa seseorang tidaklah mesti masuk surga meski amalnya bagus, (ibadahnya paling ikhlas, ketaatannya paling murni), jalan hidupnya diridhai, kecuali karena Allah subhanahau wa ta’ala memberi kemuliaan kepadanya dengan anugerah dan keutamaan-Nya sehingga memasukkan dirinya ke dalam surga. Sebab, amal […]