Shalat Berjamaah Adalah Syariat Islam
Al-Imam an-Nawawi rahimahullah berkata dalam bab “Shalatil Jama’ati min Sunanil Huda (Shalat Berjamaah termasuk Jalan Petunjuk [Syariat Islam])”, “Al-Imam Muslim rahimahullah.
Al-Imam an-Nawawi rahimahullah berkata dalam bab “Shalatil Jama’ati min Sunanil Huda (Shalat Berjamaah termasuk Jalan Petunjuk [Syariat Islam])”, “Al-Imam Muslim rahimahullah.
Disyariatkan bagi kaum muslimin untuk melaksanakan shalat berjamaah karena di balik itu ada kemaslahatan dan kebaikan yang sangat agung. Selain.
Seperti pada pemaparan sebelumnya, shalat berjamaah adalah syariat Allah Subhanahu wata’ala dan perkara yang disepakati oleh kaum muslimin. Hanya saja para.
Sebagaimana disebutkan dalam sebuah kaidah syar’i, melaksanakan hal yang wajib lebih utama daripada melaksanakan hal yang sunnah. Di antara dalilnya.
Diwajibkan shalat berjamaah hanya bagi kaum lelaki yang sudah baligh, terbebas dari halangan seperti sakit dan alasan lain yang dibenarkan.
Meskipun yang kuat adalah pendapat yang menyatakan bahwa shalat berjamaah lima waktu hukumnya fardhu ‘ain, namun shalat berjamaah bukan syarat.
Para ulama berselisih dalam hal ini. 1 . Sebagian ulama berpendapat, shalat berjamaah di masjid hukumnya fardhu kifayah. Maknanya, apabila.
Yang paling utama, seseorang hendaknya shalat berjamaah di masjid yang ada di sekitar tempat tinggalnya, baik jamaahnya banyak maupun sedikit..
Al-Imam al-Bukhari rahimahullah berkata, “Bab Itsnaani Fama Fauqahuma Jamaah (Dua Orang atau Lebih Itu Berjamaah).” Kemudian beliau menyebutkan hadits Malik bin.
An-Nawawi rahimahullah memberi judul hadits ‘Itban bin Malik radhiyallahu ‘anhu yang dikeluarkan oleh al-Imam Muslim rahimahullah dengan bab “Rukhshati fi Takhallufi ‘Anil Jama’ati.