Bertabarruk Dengan Jejak dan Peninggalan Orang Saleh, Ghuluw Dalam Agama

Sesungguhnya setan menempuh dua jalan untuk menyesatkan setiap muslim. Jika dia termasuk pelaku dosa dan fasik, setan menempuh jalur syahwat dan menjatuhkannya ke dalam perangkapnya. Akibatnya, dia bertambah jauh dari jalan kebenaran dan petunjuk.

Akan tetapi, apabila dia kokoh berpegang dengan kebenaran niscaya dia akan menjadi orang selamat. Sebaliknya, apabila dia menyimpang dari kebenaran, kebinasaanlah yang menganga di hadapannya.

Lanjutkan membaca Bertabarruk Dengan Jejak dan Peninggalan Orang Saleh, Ghuluw Dalam Agama

Barakah & Tabarruk Dalam Tinjauan Syariat

Lafadz “barakah” atau “berkah” dengan berbagai pecahan katanya banyak kita jumpai dalam al-Qur’an al-Karim dan as-Sunnah an-Nabawiyah. Sebuah ayat Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan bahwa iman dan takwa adalah sebab keberkahan sebuah negeri. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَلَوۡ أَنَّ أَهۡلَ ٱلۡقُرَىٰٓ ءَامَنُواْ وَٱتَّقَوۡاْ لَفَتَحۡنَا عَلَيۡهِم بَرَكَٰتٖ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلۡأَرۡضِ وَلَٰكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذۡنَٰهُم بِمَا كَانُواْ يَكۡسِبُونَ ٩٦

“Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (al-A’raf: 96) Lanjutkan membaca Barakah & Tabarruk Dalam Tinjauan Syariat

Tabarruk, Antara Pelanggaran Agama & Komoditi Bisnis

Roda zaman berputar tiada henti, menorehkan sejarah dan meninggalkan cerita. Manusia selaku aktor, bergelut dan berkiprah pada setiap zamannya. Generasi demi generasi datang silih berganti, mengisi lembar kehidupan. Dengan takdir Ilahi, semuanya pasti meninggalkan dunia yang fana ini. Lanjutkan membaca Tabarruk, Antara Pelanggaran Agama & Komoditi Bisnis