Surat Pembaca Edisi 101

Donasi Dakwah Muallaf Lauje

Saya sudah membaca majalah Asy-Syariah no. 100 rubrik “Potret”. Bisa minta nomor HP ustadz atau ikhwan yang koordinasi untuk dakwah muallaf Lauje?

085358xxxxxx

Setelah membaca Asy-Syariah no.100/lX/1435H/2014 kisah muallaf suku Lauje, saya ingin berpartisipasi untuk dakwah di sana dalam bentuk dana. Bagaimana caranya?

085640xxxxxx

Jawaban Redaksi:

Anda yang hendak berpartisipasi untuk kegiatan dakwah kepada suku Lauje bisa mengirimkan dana ke rekening berikut.

  • Bank BRI Poso No. Rek. 0072-01-006008-53-0 a.n. Sarmin Paroso

ATAU

  • Bank Syariah Mandiri Poso No. Rek. 70-699-3950-8 a.n. Atjo Ishak Andi Mapatoba

Untuk mengetahui informasi dakwah muallaf suku Lauje, silakan menghubungi al-Ustadz Abu Hafsh Umar 081383314075.

 

Koreksi Arti Hadits

Pada Asy-Syariah vol. IX no. 100 halaman 62, pada arti hadits tertulis, “Rasa malu itu akan mendatangkan kecuali kebaikan”. Bukankah seharusnya, “Rasa malu itu tidak akan mendatangkan kecuali kebaikan”?

082231xxxxxx

 

Jawaban Redaksi:

Ya, Anda benar. Jazakumullahu khairan atas masukan Anda.

 

Terjemahan Hadits Kurang

Pada Asy-Syariah vol. IX/No. 100/1435 H/2014 pada halaman 10 pada bagian pojok atas kanan

sepertinya ada lafadz hadits yang kurang.

085290xxxxxx

 

Jawaban Redaksi:

Lafadz hadits selengkapnya adalah sebagai berikut.

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

Jazakumullahu khairan atas koreksi Anda.

 

Permata Salaf Kurang Jelas?

Saya sulit memahami Permata Salaf edisi 100. Siapa imam Ahlus Sunnah dan siapa yang berpaham Asy’ariyah?

085646xxxxxx

 

Jawaban Redaksi:

Ad-Daraquthni adalah imam pada masanya. Di hadapan al-Harawi, beliau memuji al-Qadhi Abu Bakr al-Baqillani, yang memiliki pemahaman Asyariyah, dengan menyebutnya sebagai imam kaum muslimin dan pembela agama.

Pujian ad-Daraquthni terhadap al-Baqillani membuat al-Harawi (dan ayahnya) berguru kepada al-Baqillani. Akhirnya, al-Harawi mengikuti mazhab Asyariyah yang dianut oleh al-Baqillani.

Semoga keterangan ini bisa memperjelas kisah tersebut. Barakallahu fikum.