Tanya Jawab Ringkas Edisi 107

Berharap Pahala=Berharap Imbalan?

Saya selalu membayangkan apa yang akan terjadi di masa depan saya. Terkadang ada ketakutan bahwa kelak hidup saya tidak seenak sekarang. Saya sangat setuju bahwa hidup di dunia ini sudah diatur oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Apapun yang kita lakukan yang akan kita dapatkan hasilnya kelak. Saya sengaja selalu berusaha untuk melakukan hal baik sekarang, karena saya sangat berharap kelak saya akan hidup bahagia. Apakah hal ini sama seperti memberi tetapi mengharapkan imbalan?

Dijawab oleh al-Ustadz Qomar Suaidi

Lakukanlah kebaikan semampu Anda, niscaya Allah tidak akan menyianyiakan amalan Anda, asalkan kebaikan itu ada contohnya dalam syariat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan disertai niat yang ikhlas.

Perlu diketahui, tidak ada seorang pun yang masuk surga dengan sebab amalnya semata, sampaipun Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hanya saja, Allah subhanahu wa ta’ala memberi rahmat-Nya kepada beliau.

Oleh karena itu, beramallah demi mendapat rahmat Allah subhanahu wa ta’ala. Tidak ada istilah imbal-balik ketika kita beramal untuk mendapatkan pahala dari Allah. Amal kita terlalu sedikit, sedangkan nikmat-Nya terlalu banyak. Akan tetapi, dengan amal, kita akan mendapatkan rahmat-Nya.

 


Ikhtilath Saat Latihan Bela Diri

Apa boleh ikut bela diri yang pada waktu latihan antara laki-laki dengan wanita tidak dipisah?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Bela diri tanpa ada ilmu hitam atau bantuan jin, hukumnya boleh. Akan tetapi, saat mempelajarinya tidak boleh ada pelanggaran syariat, seperti ikhtilath.

 


Titip Doa di Depan Ka’bah

Apa hukum menitipkan doa lewat orang yang sedang ibadah umrah agar dia mendoakan kita di depan Ka’bah dengan doa yang kita inginkan?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Hadits yang menjelaskan titip doa kepada seseorang yang safar, haji, atau umrah adalah dhaif.

 


Oper Kontrak Rumah

Saya mengontrak rumah dua tahun. Sebelum masa kontrak selesai, saya pindah. Rumah kontrakan lama tidak boleh dioper/ditempati orang lain oleh pemilik rumah. Apakah salah jika kontrakan itu saya operkan kepada orang lain tanpa sepengetahuan pemilik rumah?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Tergantung kesepakatan sebelumnya. Jika disepakati bahwa apabila rumah kontrak tidak ditempati, dikembalikan kepada pemilik rumah dan tidak boleh dioper kepada orang lain harus ditepati. Jika tidak ada kesepakatan apapun sebelumnya, sang penyewa punya hak oper kontrak selama waktu kontrak tersisa.

 


BPJS

Apa hukumnya kita ikut BPJS? Yang saya tahu, kalau ikut BPJS setiap bulan harus mengangsur uang ke bank, padahal transaksi lewat bank biasanya ada bunganya.

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Faidah yang kita dapatkan dari asy-Syaikh Ali asy-Syarafi bahwa BPJS dengan membayar setoran tiap bulan untuk dapat layanan kesehatan saat sakit, termasuk asuransi bisnis yang ribawi. Karena itu, kita tidak boleh mengikutinya. Seorang dokter tidak boleh mengadakan BPJS dalam praktiknya. Namun, apabila dia tidak mengadakannya dan hanya buka praktik, tidak mengapa walaupun pasien membayar dengan sistem asuransi. Wallahu alam.

 


Daging Kurban Disimpan Lebih dari Tiga Hari

Bolehkah orang yang berkurban kemudian mengambil daging dan disimpan lebih dari tiga hari?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Boleh, kecuali jika daerah tempat Anda tinggal tertimpa kelaparan karena kurang makanan, maka tidak boleh.

 


Istri Diminta Keluar dari PNS

Istri saya seorang PNS. Saat diminta keluar, istri bersedia, tetapi orang tuanya tidak setuju. Apa nasihat ustadz kepada saya?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Pada asalnya istri lebih wajib taat kepada suami daripada orang tua.

 


Berkurban Tanggal 9 Dzulhijjah

Bolehkah menerima tawaran untuk menyembelih hewan kurban yang dilaksanakan pada hari Sabtu (sedangkan penetapan Idul Adha berdasarkan pemerintah jatuh pada hari Ahad -red.)?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Jangan penuhi tawaran itu demi menasihati mereka agar bersatu bersama pemerintah dalam masalah ini.

 


Berbuka Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah

Benarkah ada hadits yang menyebutkan bahwa ketika mendengar takbir kita harus membatalkan puasa? Hari ini (9 Dzulhijjah berdasarkan penetapan pemerintah -red.) saya berniat puasa Arafah, tetapi saya mendengar sudah ada yang bertakbir. Apakah saya harus membatalkan puasa?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Jangan batalkan, yang keliru adalah mereka yang menyelisihi pemerintah dalam masalah ini.

 


Darah Sebelum dan Sesudah Kiret

Saat ini, saya telah hamil tiga bulan dan mengalami pendarahan. Dokter mengatakan bahwa sudah tidak ada harapan janin bisa berkembang dan harus dikiret. Bagaimana hukum darah sebelum dan sesudah kiret?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Jika anggota tubuh janin belum terbentuk, maka bukan nifas. Hukumnya adalah darah fasad, seperti darah istihadhah.

 


Tobat dari Membatasi Kehamilan

Saya sudah terlanjur mengikat kandungan istri saya (sehingga tidak bisa hamil). Bagaimana yang harus saya lakukan karena ketidakpahaman saya saat itu?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Anda wajib bertobat dari hal itu. Adapun ketidakpahaman Anda tentang masalah ini semoga menjadi uzur dan dimaafkan. Jika memungkinkan, segera diperbaiki kembali. Jika sudah tidak bisa lagi diperbaiki, cukup bertobat.

 


Harta Istri Pemberian Orang Tua

Saya memiliki perhiasan pribadi pemberian orang tua dan sekarang saya telah menikah. Apakah boleh saya menjual perhiasan tersebut untuk keperluan pribadi tanpa minta izin suami terlebih dahulu, karena saya khawatir hal ini jadi beban bagi suami?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Boleh, karena harta itu milik Anda. Akan tetapi, secara adab sebaiknya disampaikan kepada suami.

 


Buang Air Kecil Sambil Berdiri

Apakah ada hadits yang meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah buang air kecil dengan berdiri yang tidak bertentangan dengan hadits buang air kecil dengan berjongkok?

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Tidak ada larangan buang air dengan berjongkok. Adapun kencing berdiri terdapat riwayat sahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau pernah melakukannya. Kesimpulan tentang masalah ini, tergantung keadaan masing-masing saat kencing, mana yang lebih sesuai baginya saat itu.

 


Kirim SMS/WA Pertanyaan ke Redaksi 081328078414 atau via email ke tanyajawabringkas@gmail.com
Jika pertanyaan Anda cukup dijawab secara ringkas, akan kami muat di rubrik ini. Namun, jika membutuhkan jawaban yang panjang lebar, akan kami muat di rubrik Problema Anda, insya Allah.
Seluruh materi rubrik Tanya Jawab Ringkas (Asy-Syariah) dapat di akses di www.tanyajawab.asysyariah.com

Tanya Jawab Ringkas Edisi 106

Berikut ini kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Qomar Suaidi.

 

Berdoa Dan Menyalati Orang Tua Fasik Yang Telah Meninggal

Apa kewajiban anak terhadap orang tuanya yang telah meninggal yang sewaktu hidupnya tidak shalat dan bermaksiat (judi)? Adakah kewajiban menyalatkan dan mendoakannya setiap selesai shalat?

Jawaban:

Jika bapak tidak mengingkari wajibnya shalat dan tidak ada penghinaan terhadapnya, kita berharap dia masih muslim. Untuk itu, perbanyak doa agar bapak diampuni. Doa tidak dikhususkan setelah shalat fardhu. Jenazahnya juga harus dishalatkan.

 

Lafadz “sayyidina”

Apa hukum mengucapkan kata “sayyidina” untuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan al-Khulafa ar-Rasyidin?

Jawaban:

Di luar bacaan zikir yang ma’tsur dari Nabi, diperbolehkan kita mengucapkan “sayyidina” kepada Nabi Muhammad atau al-Khulafa’ ar-Rasyidin. Adapun pada zikir yang ma’tsur, tidak boleh.

 

Kafarat Nazar yang Dilupakan

Saya adalah orang yang suka bernazar baik dengan puasa atau dengan janji lainnya, sedangkan saya sangat pelupa. Hanya beberapa nazar yang saya ingat. Saya hanya ingat ada nazar puasa, tetapi saya lupa nazar apa dan jumlahnya berapa. Pada saat tertentu, karena saya sedang panik atau takut dimarahi, saya biasa bernazar. Belakangan saya baru tahu kalau nazar itu ternyata tidak baik, dan kesannya memaksa. Saya mulai tidak membiasakan diri dengan kebiasaan nazar saya. Saya sering merasa gelisah dan merasa kurang bersemangat. Saya rasa itu karena nazar yang tak kunjung saya bayar dan bahkan banyak yang saya lupa. Tolong berikan saya saran.

Jawaban:

Memulai nazar tidak baik. Ulama mengatakan bahwa hukum nazar makruh. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, nazar hanya muncul dari orang bakhil. Akan tetapi, jika sudah terlanjur bernazar, wajib dipenuhi selama bukan nazar maksiat dan pada apa yang dimiliki oleh manusia.

Hendaknya nazar yang dilakukan tidak memaksa kehendak Allah dan tidak boleh terkesan demikian . Sebab, tidak ada yang bisa memaksa Allah dengan cara apapun.

Pada kasus yang Anda alami, coba Anda ingat dengan dugaan kuat apa saja yang Anda nazarkan, kemudian tunaikanlah.

Apa yang Anda ingat sebagai nazar, tetapi tidak ingat nazar untuk apa, lebih hati-hati Anda lakukan kafarah, yaitu dengan memberi makan 10 orang miskin, memberi pakaian, atau membebaskan budak. Kalau tidak mampu, berpuasalah tiga hari.

 

Menasihati Orang yang Lebih Tua

Bagaimana cara menasihati saudara kita yang lebih tua dari kita agar jangan durhaka terhadap orang tua? Sebab, hampir tidak ada lagi yang dia segani dalam rumah walaupun orang tua kita sendiri.

Jawaban:

Coba cari orang yang dia segani atau bisa dia terima ucapannya, baik saudara atau teman. Jangan lupa perbanyak doa untuknya.

 


 

Berikut ini kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Muhammad as-Sarbini.

 

Tayammum dalam Safar di Kereta Api

Apabila sedang safar dalam kereta api, apakah boleh kami bertayammum untuk shalat? Memang ada air di kamar kecil, tetapi terbatas dan terkadang di dalamnya bau najis. Selama ini kami bertayamum, apakah shalat kami sah?

Jawaban:

Tidak boleh bertayammum dan tidak sah kecuali darurat, memang benar-benar tidak ada air setelah diusahakan dicari atau beli.

Banyak air di atas kereta. Air di kamar mandi, bisa Anda bawa keluar jika kamar mandinya bau najis, lantas wudhu di luar.

Anda juga dapat membeli air yang dijual di atas kereta untuk berwudhu dengannya, atau Anda siapkan air untuk wudhu sebelum naik kereta.

 

Wajib Puasa

Apakah anak yang sudah lebih dari 10 tahun yang belum baligh tidak diwajibkan berpuasa dan tidak menggantinya?

Jawaban:

Ya, dia tidak wajib puasa ataupun menggantinya.

 

Kotoran Ayam Najis?

Pada rubrik “Tanya Jawab Ringkas” edisi 98, mengapa kotoran ayam tidak termasuk najis, sedangkan kencing anak bayi umur sebulan justru termasuk najis ringan?

Jawaban:

Penetapannya kembali kepada Allah ‘azza wa jala. Terdapat dalil yang menunjukkan bahwa hewan yang halal dimakan, kotorannya suci. Adapun air kencing bayi lelaki yang masih tergantung pada air susu adalah najis yang diringankan.

 

Iblis Memisahkan Orang yang Saling Mencintai

Pada rubrik “Mengayuh Biduk” terdapat tulisan, “Perkara yang paling disenangi oleh iblis dan bala tentaranya adalah memisahkan orang-orang yang saling mencintai.” Bagaimana dengan perpisahan karena tidak ada cinta salah satu pihak atau keduanya tidak saling mencintai?

Jawaban:

Hal itu berbeda dan tidak masuk dalam perkara yang tercela.

 

Jenazah Muslimah Dibiayai Anak Nonmuslim

Tetangga saya seorang ibu beragama Islam, sedangkan anaknya Kristen. Jika sang ibu meninggal, bolehkah anaknya membiayai keperluannya (pemakaman)?

Jawaban:

Jika sang ibu meninggalkan harta, segala keperluan pengurusan jenazahnya dari hartanya sendiri. Jika tidak ada, sebaiknya dibantu keperluannya oleh kerabatnya yang muslim atau tetangganya yang muslim. Apalagi jika kekafiran anaknya bersifat kemurtadan, jangan diberi kesempatan terlibat sama sekali. Wallahu a’lam.

 

Lafadz Niat

Saya selalu waswas dalam segala hal terutama ketika berniat dalam ibadah seperti wudhu dan shalat. Ada yang berpendapat bahwa jika kita berbuat dalam keadaan sadar (tidak tidur), berarti kita telah berniat, tanpa harus menyusun kata-kata dalam hati terlebih di lisan seperti: saya niat shalat subuh… dst.

Saya mencoba berlatih mengamalkannya, tetapi saya merasa seolah saya belum berniat sehingga saya tetap menyusun kata tersebut dalam hati. Namun, yang saya ucapkan tersebut saya rasa tidak benar sehingga ada dorogan untuk mengulang lagi sehingga berkali-kali sampai menghabiskan waktu lama.

Mohon bantuannya agar saya terhindar dari masalah ini. Bolehkah saya mengabaikan semua ini dengan tidak memikirkan sah dan tidak?

Jawaban:

Benar, begitulah seharusnya. Abaikan bisikan sah-tidak sah itu, yang hakikatnya bersumber dari waswas setan yang akan melelahkan dan merusak niat Anda. Jika sudah terbetik niat untuk wudhu, baik untuk mengangkat hadats kecil maupun shalat, itulah niat. Begitu pula ibadah lainnya.

 

Potongan Organ Tubuh Sisa Operasi

Afwan ustadz, saya menanyakan bagaimana hukumnya perlakuan terhadap organ tubuh yang diambil saat operasi oleh dokter karena penyakit. Apakah harus dikubur atau boleh dibuang? Jazakallahu khairan.

Jawaban:

Dipendam di mana saja agar tidak berbau dan mengganggu.

 

Kasus Nifas

Saya baru saja melahirkan. Setelah masa nifas lewat dari 40 hari, saya belum shalat beberapa hari. Setelah saya diberi tahu fatwa asy-Syaikh al-Albani dan asy-Syaikh Ibnu Baz, ternyata nifas yang lewat 40 hari ada dua kemungkinan, yaitu haid atau istihadhah. Ternyata saya istihadhah dilihat dari ciri-ciri dan sifatnya.

Pertanyaannya, shalat yang beberapa hari dilewatkan itu diganti atau tidak?

Jawaban:

Tidak wajib diganti, insya Allah, karena Anda tidak megetahuinya.

 

Hukum USG

Bagaimana hukumnya melakukan USG untuk wanita hamil, soalnya istri saya hamil 7 bulan.

Jawaban:

Jika butuh USG karena ada gejala/indikasi yang mengkhawatirkan dan butuh diperiksakan, tidak mengapa.

 

Kirim SMS/WA Pertanyaan ke Redaksi 081328078414 atau via email ke tanyajawabringkas@gmail.com
Jika pertanyaan Anda cukup dijawab secara ringkas, akan kami muat di rubrik ini. Namun, jika membutuhkan jawaban yang panjang lebar, akan kami muat di rubrik Problema Anda, insya Allah.
Seluruh materi rubrik Tanya Jawab Ringkas (Asy-Syariah) dapat di akses di www.tanyajawab.asysyariah.com

Tanya Jawab Ringkas Edisi 105

Berikut ini kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Muhammad Afifuddin.

 

Ralat Jawaban tentang Cadar Butterfly

Pada Rubrik Tanya Jawab Ringkas edisi sebelumnya pernah dibahas tentang cadar butterfly, disebutkan bahwa hukumnya adalah boleh karena tertutup. Pada kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan:

  1. Penjelasan tersebut berdasarkan maklumat yang sampai kepada saya.
  2. Setelah masuk maklumat lain tentang cadar model tersebut, maka saya menyatakan:
    1. Cadar tersebut sudah keluar dari hakikat hijab syar’i bagi wanita yang bertujuan untuk sitr (menutup aurat dan menutup keindahan mereka) dengan alasan berikut.
  • Cadar tersebut lebih banyak sisi tazayyun, yakni digunakan untuk keindahan. Padahal di antara syarat hijab syar’i adalah bukan sebagai keindahan pada zatnya, seperti yang disebutkan oleh asy-Syaikh al-Albani dalam Jilbab Mar’ah Muslimah.
  • Cadar tersebut memiliki banyak variasi yang semakin menunjukkannya sebagai perhiasan keindahan.
  • Mayoritas penggunanya adalah gadis muda, dan umumnya mereka gunakan karena cadar model tersebut dianggap modis.
  • Orang yang memandang muslimah bercadar butterfly akan terpesona dan umumnya tergoda.
    1. Dengan ini saya rujuk dari keterangan sebelumnya dan menegaskan bahwa para muslimah tidak boleh mengenakan cadar butterfly untuk keluar rumah atau di hadapan yang bukan mahram dengan alasan di atas.

Semoga Allah ‘azza wa jalla senantiasa memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua.

 

Beli Saham dari Uang Riba

Bagaimana jika saya bermaksud membeli saham perusahaan tertentu dengan menggunakan uang hasil riba? 

  • Jawaban:

Terlepas dari masalah saham, tidak diperbolehkan bagi seseorang membeli sesuatu dengan uang riba atau modal dagang dari uang riba. Bahkan, dilarang membayar pajak dengan uang riba.

 

Dititipi Beli Barang, Ambil Untung

Jika kita dititipi seseorang untuk membelikan barang dan ketika kita membeli barang tersebut kita mendapatkan potongan harga karena kita biasa menjual barang tersebut jika ada pesanan. Bolehkah kita mengambil untung dan memberi harga kepada si penitip dengan harga jual di pasaran? 

  • Jawaban:

Jika posisi kita adalah wakil (hanya diminta untuk membelikan), tidak boleh mengambil keuntungan dan diskon harus kembali kepada yang meminta tolong. Jika kita adalah pedagang, tidak masalah mencari untung atau diberi harga pasar dan diskon untuk kita.

Jika kita adalah seorang makelar, tergantung kesepakatan dengan yg meminta tolong. Bisa jadi, kita hanya diberi upah atas jasa kita, maka harga sesuai pasaran dan diskon kembali kepada dia; Atau kita diberi keleluasaan untuk mencari untung, maka kita bisa mencari barang dengan harga di bawah pasar plus diskon untuk kita. Wallahu a’lam.

 

Hukum Menjual Tas Bermerk

Bagaimana hukum menjual tas bermerk, padahal tas termasuk perhiasan? 

  • Jawaban:

Menjual tas bermerk tidak mengapa asal sesuai dengan harga pasaran dan selama harga jual tidak terlalu tinggi di luar batas normal, seperti tas dibanderol 500 juta, sebab hal itu temasuk tabdzir dan menyia-nyiakan harta.

Tas pada dasarnya digunakan untuk tempat sebuah barang, bukan untuk kecantikan (tazayyun). Namun jika sudah menjurus ke arah itu sehingga lelaki terfitnah dengan penampilan muslimah yang memakai tas bermerk, jelas tidak boleh memakai tas tersebut keluar rumah dan ditampakkan dengan niatan tersebut. Wallahu a’lam.

 

Jual Beli Motor

Dua orang melakukan jual-beli secara kredit. Pembeli mencari motor yang dia pilih sesuai selera dalam keadaan pemegang uang (penjual) tidak memiliki motor tersebut. Setelah pembeli mendapat motor yang dia inginkan, pemegang uang memberi uang untuk membayar motor tersebut.

Terjadilah akad jual-beli dengan kesepakatan, pembeli harus kredit motor tersebut sebesar lima juta, sedangkan motor tersebut dibeli dengan harga 4,2 juta. Perlu diketahui pemegang uang/penjual tidak pernah memegang motor tersebut sejak dibeli sampai terjadinya akad. Apakah yang seperti itu termasuk riba? 

  • Jawaban:

Ya, termasuk riba karena hakikatnya adalah pinjam 4,2 juta, kemudian membayar 5 juta dengan diangsur, sementara motor hanya kamuflase saja.

 

Teman Pengikut Hajuri

Bagaimanakah menyikapi teman yang terlibat fitnah al-Hajuri? 

  • Jawaban:

Al-Hajuri sudah divonis ulama kibar sebagai mubtadi’ sesat. Wajib dijauhi dan tidak boleh diambil ilmu darinya dan anak buahnya. Jika ada seseorang yang terfitnah atau terlibat dalam pemahamannya, dia ditegur, dinasihati, dan disampaikan penjelasan ulama kepadanya. Jika dia menerima, itu yang diharapkan. Namun, jika dia menolak dan menunjukkan pembelaan, disikapi sama dengan gurunya.

 

Mendapat Kepala Hewan Kurban, Dijual

Bagaimana hukumnya seseorang yang mendapat bagian kepala sapi/kambing kurban, lalu dijual? 

  • Jawaban:

Yang dia dapatkan dari kaum muslimin berupa daging kurban, kulit, atau kepalanya boleh bagi dia untuk memakannya, menyimpannya walau lebih dari tiga hari, dan menjualnya.

Larangan menjual kulit atau bagian lain hewan kurban hanya ditujukan kepada pihak yang berkurban atau yang ditunjuk sebagai wakil, seperti panitia kurban.

 

Mengaminkan Doa Sendiri

Apakah disyariatkan mengucapkan, “Amin,” pada akhir doa ketika sendirian? 

  • Jawaban:

Ya, karena makna “amin” adalah, “Ya Allah, kabulkanlah doaku.”

 

Wanita Memotong Rambut Kurang dari Bahu

Apakah perempuan dilarang memotong rambut kurang dari bahu? 

  • Jawaban:

Wanita dilarang menggundul rambutnya dengan nash hadits. Adapun memangkas rambut, diperbolehkan dengan syarat tidak menyerupai orang kafir, fasik, dan kaum lelaki.

 

Baiat Pemimpin di Indonesia

Bagaimana cara Ahlus Sunnah membaiat pemimpin kaum muslimin pada zaman sekarang, terutama di Indonesia? 

  • Jawaban:

Dengan cara ikrar, yaitu meyakini bahwa presiden saat ini adalah penguasa muslimin yang didengar, ditaati dalam hal makruf, kemudian menunaikan haknya sebagai penguasa, dan rakyat menunaikan kewajibannya sebagai warga. Semua ayat dan hadits tentang umara berlaku untuk presiden.

 

Bagaimana sikap bagi warga yang gubernurnya nonmuslim? 

  • Jawaban:

Kondisi muslimin di Indonesia tidak mungkin melengserkannya, maka wajib ditaati dalam hal umum untuk kemaslahatan bersama. Yang terpenting adalah presidennya.

 

 


 

Berikut ini kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Muhammad as-Sarbini.

 

 

Memakai Cincin Perak bagi Lelaki

Apakah hukum memakai cincin perak bagi laki-laki dengan dihiasi batu bernilai tinggi tanpa ada keyakinan bahwa cincin tersebut mendatangkan manfaat atau mudharat? 

  • Jawaban:

Jika Anda menyukainya, tidak mengapa insya Allah; asalkan tidak berlebihan dengan harga yang di luar kewajaran, karena khawatir tergolong israf (pemborosan).

 

Menikahkan Anak Saat Hamil

        Saya mempunyai anak lelaki yang sedang berpacaran. Ternyata, pacar anak saya sudah hamil satu bulan. Kemudian mereka saya nikahkan. Apakah nikahnya sah? Apakah anaknya kelak bisa jadi ahli waris anak saya? 

  • Jawaban:

Tidak sah, keduanya harus berpisah saat ilmu ini sampai kepada keduanya hingga anak hasil perzinaan itu lahir, kemudian menikah ulang.

Status anak itu adalah anak zina. Dinasabkan kepada ibunya, tidak punya bapak. Anak itu tidak punya hubungan waris mewarisi dengan pria yang menghamilinya ibunya. Jika anak itu perempuan, tidak punya hubungan perwalian, walinya adalah hakim (penghulu KUA).

 

Penamaan Anak

Bolehkan memberi nama anak laki-laki dengan nama Afif Abdurrahman Al-Fauzi? 

  • Jawaban:

Cukup dengan satu nama saja. Pilih nama Abdurrahman atau Fauzi, misalkan. Fauzi artinya kemenanganku. Wallahu a’lam.

 

Tobat dari Zina

Karena kebodohan kami dulu sebelum menikah, kami pernah berzina. Sekarang apa yang harus kami lakukan untuk menebus dosa atas kebodohan kami. 

  • Jawaban:

Bertobatlah kepada Allah antara kalian dengan Allah. Disunnahkan shalat tobat dua rakaat. Selain itu, perbanyak beramal saleh untuk mengimbangi kesalahan-kesalahan kalian. Semoga Allah mengampuni kalian.

 

Memanfaatkan Uang Temuan

Bolehkah memanfaatkan uang yang ditemukan di jalan yang sekiranya uang itu tidak mungkin dicari? Misalkan seribu, dua ribu, atau lima ribu rupiah? 

  • Jawaban:

Boleh langsung dimanfaatkan.

 

Shalat Sebelum Masuk Waktu

Apa yang dilakukan ketika kita telah melaksanakan shalat sedangkan belum masuk waktunya? 

  • Jawaban:

Wajib diulang, karena yang sebelumnya tidak sah.

 

Hukum BPJS yang Didaftarkan dan Diangsurkan oleh Orang Lain

Apa hukum seseorang yang memanfaatkan bpjs yang dibuatkan oleh orang lain dan diangsurkan oleh orang lain? 

  • Jawaban:

Haram, walau dibayarkan orang lain, karena tetap hakikatnya Anda yang masuk dalam akad asuransi tersebut. Padahal itu adalah akad judi.

 

Qadha Shalat

Setelah shalat saya baru mengetahui ada bekas air mani di dalam celana dalam. Apakah saya wajib qadha mengqadha shalat? 

  • Jawaban:

Jika celana dalam itu Anda pakai tidur sebelumnya, berarti Anda mimpi basah. Anda wajib mandi suci dan mengulang shalat.

 

Operasi Rahang=Kufur Nikmat?

Ada orang yang operasi rahang karena mirip gorila. Kemudian dia meninggal. Apakah meninggal dalam keadaan kufur nikmat? 

  • Jawaban:

Jika dia operasi untuk menghilangkan cacat fisik, insya Allah tidak demikian. Jika memang rahangnya cacat (tidak sewajarnya) sehingga tampak sangat jelek seperti gorila, tidak mengapa insya Allah. Wallahu a’lam.

 

Bayar Utang Puasa Tujuh Tahun yang Lalu

Apa yang harus dilakukan jika utang puasa 7 tahun yang lalu belum dibayar karena haid dan lupa jumlahnya? 

  • Jawaban:

Dia wajib berijtihad untuk mengingat-ingat kembali semaksimal mungkin jumlah utang puasa tersebut. Kemudian dia mengqadha sejumlah yang diperkirakan itu.

 

Memandikan Jenazah Suami/Istri

Apabila seorang suami/istri meninggal, bolehkah ia dimandikan oleh pasangan bersama anaknya baik laki-laki maupun perempuan karena khawatir jika diurusi kerabat lain/tetangga yang tidak tahu syariat sehingga terlihat auratnya di depan orang banyak? 

  • Jawaban:

Suami boleh dimandikan jenazahnya oleh istrinya dan anak-anaknya yang laki-laki. Tidak boleh bagi anak perempuan. Begitu pula sebaliknya, istri boleh dimandikan jenazahnya oleh suaminya dan anak-anaknya yang perempuan, tidak boleh yang laki-laki.

 

Masa Nifas

Saya adalah seorang ibu dalam masa nifas yang belum genap 40 hari, tepatnya 21 hari. Dua hari ini darah nifas/kotoran tidak keluar. Apakah saya harus mandi janabah lalu shalat dan mengganti shalat dua hari yang tidak tertunaikan? 

  • Jawaban:

Jika terdapat tanda suci, berarti Anda telah suci. Tanda suci itu adalah cairan putih. Jika cairan itu tidak keluar (sebagian wanita tidak mengeluarkan cairan putih), periksa dengan memasukkan kapas ke dalam kemaluan. Jika warna kapas tidak berubah, berarti sudah suci. Segera mandi dan shalat. Adapun yang telah lewat dimaafkan, insya Allah.

 

Rujuk Setelah Masa Iddah

Jika orang yang sudah cerai talak satu dan sudah lewat masa iddah kemudian kembali rujuk, apakah nikahnya harus dengan mahar lagi? 

  • Jawaban:

Ya. Itu adalah pernikahan baru, lengkap dengan syarat-syaratnya, termasuk mahar.

 

Sudah Menikah, Pacaran via FB

Apakah hukuman, celaan, nasihat bagi dua orang yang sudah mengaji dan menikah, tetapi menjalin hubungan (pacaran) lewat media sosial elektronik? Bahkan, si pria berjanji menikahi si wanita jika sudah menjanda, sedangkan si wanita tidak pernah menolak dan selalu melayani permintaan si pria seakan-akan seperti suami sendiri dengan alasan cinta. 

  • Jawaban:

Hal itu haram dan permainan setan. Segeralah bertobat kepada Allah dan memperbaiki jalan hidup. Tinggalkan hal itu sebelum semuanya terlambat. Wallahul musta’an.

 

Jamak Shalat Subuh ketika Safar

Bagaimana cara shalat subuh ketika dalam safar dan kendaraan tidak berhenti ketika waktu subuh telah tiba? 

  • Jawaban:

Tidak boleh dijamak. Jika demikian, shalat subuh di atas kendaraan sesuai kondisi yang ada.

 

Khulu’

Beberapa hari yang lalu, saya telah meminta khuluk kepada suami, karena saya sudah tidak mencintainya dan khawatir akan datang azab dari Allah disebabkan kufur akan kebaikan suami. Suami sampai saat ini belum mengiyakan permintaan khulu’ saya. Sekarang saya ingin pulang ke orang tua, sedangkan suami enggan mengantarkan. Mohon nasihatnya berkenaan masalah yang saya hadapi. 

  • Jawaban:

Jika demikian, tidak mengapa minta khulu’ dengan syarat membayar tebusanberupa mengembalikan mahar atau semisalnya. Khulu’ jatuh jika suami mengabulkan pemintaan khulu’ itu. Jika dia diam saja, belum jatuh. Selesaikan dengan baik dan syar’i. Jika secara kekeluargaan tidak selesai, selesaikan di pengadilan agama.

 

Sekarang, suami saya telah mengiyakan khulu’, apakah mantan suami masih berkewajiban untuk memberikan nafkah lahir kepada saya dalam kondisi masa iddah?

Lalu bagaimana jika suami tidak menunaikan kewajibannya tersebut? 

  • Jawaban:

Jika suami mengabulkan permintaan khulu’ Anda dengan syarat Anda membayar tebusan kepadanya berupa pengembalian mahar atau semisalnya, sah dan khulu’ telah jatuh. Khulu’ adalah fasakh (pembatalan akad), bukan talak. Jadi, dengan khulu’ berarti Anda bukan lagi suami-istri, sehingga harus pisah rumah dan tidak ada lagi nafkah untuk Anda.

 

“Cinta Bukan Kuasa Kita”

Pada edisi lalu, dibahas masalah “Cinta Bukan Kuasa Kita”. Apabila dalam pernikahan, istri tidak bisa mencintai suami dan masih mencintai seseorang pada masa lalu, padahal pernikahan sudah berlangsung enam tahun, apa yang harus dilakukan. Padahal jelas, cinta datang dari Allah tanpa kita bisa menguasainya. 

  • Jawaban:

Jika teringat kenangan lama dengan pacarnya, itu adalah tipu daya setan untuk merusak rumah tangganya. Dia harus mengobati dirinya dengan ilmu dan amal saleh yang menguatkan imannya, menghilangkan kenangan masa lalu itu, dan mencoba mencintai suaminya. Jika kenangan itu dengan suami sebelumnya, hal itu mungkin karena suami barunya tidak mampu mengganti posisi suaminya yang lama. Bersabarlah semampu Anda. Jika sudah tidak bisa bersabar dan sampai tahap khawatir akan durhaka kepada suami karena tersiksa bersamanya tanpa cinta, boleh minta khulu’ (lepas darinya) dengan membayar tebusan berupa mengembalikan mahar atau semisalnya.

 

Kirim SMS/WA Pertanyaan ke Redaksi 081328078414 atau via email ke tanyajawabringkas@gmail.com
Jika pertanyaan Anda cukup dijawab secara ringkas, akan kami muat di rubrik ini. Namun, jika membutuhkan jawaban yang panjang lebar, akan kami muat di rubrik Problema Anda, insya Allah.
Seluruh materi rubrik Tanya Jawab Ringkas (Asy-Syariah) dapat di akses di www.tanyajawab.asysyariah.com

Tanya Jawab Ringkas Edisi 104

Berikut ini kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Muhammad Afifuddin.

Tanya Jawab Ringkas

Bolehkah Akikah Sekaligus Kurban?

Apakah boleh jika seekor kambing yang diniatkan untuk akikah anak perempuan sekaligus diniatkan menjadi hewan kurban?

  • Jawaban:

Kurban adalah ibadah tersendiri, sedangkan akikah juga amalan tersendiri dengan sebab yang berbeda. Keduanya tidak bisa digabungkan.

 

Berkurban dengan Sapi Betina

Apakah boleh berkurban dengan sapi betina? Sebab, dana kami tidak cukup untuk membeli sapi jantan.

  • Jawaban:

Yang afdal dengan sapi jantan. Akan tetapi, sah pula dengan jenis betina, baik kambing maupun sapi.

 

Uang Pembelian Kurban dari Istri

Jika suami tidak mampu untuk berkurban,sedangkan istrinya mampu dan ingin berkurban, apakah kurban tersebut atas nama istri? Jika atas nama istri, apakah suami terkena kewajiban tidak mencukur dan memotong kuku ataukah istri yang terkena kewajiban tersebut dengan alasan uang pembelian hewan kurban dari istri)?

  • Jawaban:

Jika atas nama istri, dialah yang terkena larangan memotong kuku dan sebagainya. Apabila istri memberi uang kepada suami untuk berkurban, bisa atas nama suami dan segenap keluarga. Pada kondisi tersebut, yang terkena larangan adalah suami saja. Dalam Islam diperbolehkan memberi uang kepada seseorang untuk berkurban. Dia mendapat pahala atas sedekah uang, sedangkan yang berkurban mendapat pahala atas kurbannya.

 

Mahar Terpakai untuk Beli Kambing Akikah

Jika mahar nikah digunakan untuk membeli kambing akikah anak, apakah sang suami wajib mengganti mahar tersebut?

  • Jawaban:

Ya, karena mahar merupakan hak istri.

 

Lima Orang Berkurban Seekor Sapi

Apakah boleh seekor sapi digunakan oleh lima orang untuk berkurban?

  • Jawaban:

Boleh, bahkan seekor sapi untuk satu orang lebih afdal. Batas maksimal dalam syariat adalah seekor sapi digunakan berkurban oleh tujuh orang.

 

Kurban bagi Ibu yang Sudah Meninggal

Ibu saya sudah meninggal. Apa boleh jika membelikan kambing untuk berkurban atas nama beliau?

  • Jawaban:

Jika kurban untuk orang yang masih hidup, tidak masalah. Hukum asalnya tidak ada kurban bagi orang yang sudah mati, kecuali:

  1. Jika dia pernah bernazar untuk kurban, ahli waris harus menunaikannya.
  2. Jika dia berwasiat, dilaksanakan pula selama harga hewan kurban tidak lebih dari sepertiga harta peninggalan.
  3. Dia diikutkan dengan orang yang berkurban yang masih hidup. Misalkan ada orang yang berkurban dengan seekor kambing dengan niat untuk dirinya dan seluruh keluarganya, baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal.

 

Kupon Sembako dari Bank Konvensional

Apakah boleh mendapatkan sembako dari kupon yang diberikan oleh bank konvensional?

  • Jawaban:

Kupon dari bank ribawi sebaiknya tidak diambil. Bisa jadi, Anda termasuk nasabah sehingga kupon tersebut adalah bentuk riba dari uang yang Anda tabung. Bisa jadi pula, Anda bukan nasabah sehingga termasuk syubhat, karena berasal dari lembaga riba. Bentuk sikap wara’ kita adalah sebaiknya tidak diambil.

 

Undian Produk

Kita biasa menggunakan produk tertentu dalam keseharian. Suatu ketika, produsen mengadakan program undian dengan cara pembeli mengirimkan bungkus produk. Bagaimana hukumnya baik tentang pelaksanaan undian dan hadiahnya?

  • Jawaban:

Undian tersebut tidak boleh diikuti jika:

  1. Harga produk dinaikkan dari harga biasanya, sebab termasuk perjudian. Ini yang umum terjadi.
  2. Harga tidak naik, tetapi kita membeli di luar batas kebutuhan biasanya. Itu berarti kita membeli karena hadiah, bukan karena kebutuhan.

 

Kaos Kaki/Tangan Menyerupai Warna Kulit

Bolehkah wanita memakai kaos kaki atau kaos tangan yang menyerupai warna kulit?

  • Jawaban:

Jika tidak tampak, tidak masalah. Namun, jika terlihat oleh lelaki nonmahram, ini tidak boleh; sebab warna kaos sama dengan kulit atau bahkan bisa lebih indah.

 

Larangan Memotong Kuku dan Rambut bagi yang Akan Berkurban

Dalam rubrik Tanya Jawab Ringkas vol. IX no. 102/1435H/2014 disebutkan bahwa jika telah niat berkurban, seseorang tidak boleh memotong kuku atau rambut. Bagaimana halnya dengan orang yang menabung dengan niat akan berkurban jika uangnya sudah terkumpul dan cukup untuk membeli hewan kurban; apakah orang tersebut juga terkena larangan memotong kuku dan rambut?

  • Jawaban:

Larangan memotong kuku, kulit, dan rambut berlaku sejak 1 Dzulhijjah hingga hewan tersebut disembelih, bukan semenjak dia niat berkurban dan menabung.

 

Meremehkan Ulama

Saya mau tanya, kalau seseorang meremehkan ulama, apakah termasuk penyimpangan manhaj dan prinsip Ahlus Sunnah wal Jamaah (salafi)?

  • Jawaban:

Apabila yang dimaksud adalah ulama suu’, meremehkan dan merendahkannya adalah prinsip utama Ahlus Sunnah. Akan tetapi, apabila yang diremehkan adalah ulama Sunnah, ini adalah ciri khas ahli bid’ah. Pada zaman ini, yang sangat getol merendahkan ulama terutama yang dikenal tegas terhadap hizbiyyin adalah Sururiyyun dan Halabiyyun, ahli tamyi’.

 

Darah Haid Tersendat karena KB

Seorang wanita melakukan KB suntik tiga bulan sekali. Dia sudah disuntik selama sepuluh bulan dan tidak pernah haid. Didapati hari ini keluar darah merah segar tanpa bau dan tanpa rasa sakit. Darah yang keluar tersendat-sendat sejak pagi sampai sore. Bagaimana hukum puasa wanita tersebut?

  • Jawaban:

Ada dua cara yang bisa ditempuh.

  1. Lihat sifat darahnya. Jika sifatnya seperti darah haid, dihukumi haid. Jika tidak, dianggap darah biasa dan suci. Dari sifat yang disebutkan, itu bukan darah haid.
  2. Kebiasaan (jadwal) haid. Jika dia tahu kebiasaan haidnya selama ini dan darah tersebut keluar pada waktu normal, itu dihukumi sebagai haid. Jika dia tidak mengetahui kebiasaannya atau tahu tetapi darah tersebut keluar bukan pada waktu kebiasaan, tidak dihukumi haid.

Wallahul muwaffiq.

 

Transfer Dahulu, Barang Baru Dikirm

Apakah diperbolehkan secara syariat, transfer uang terlebih dahulu, kemudian barang baru dikirim?

  • Jawaban:

Transfer uang dahulu baru barang dikirim, diperbolehkan pada sistem jual beli salam, yaitu harga dibayar di muka untuk membayar barang tertentu yang telah disepakati sifatnya, ukurannya, takarannya, timbangannya, dan waktu pelaksanaannya.

 

Berikut ini adalah beberapa jawaban dari al-Ustadz Qomar Suaidi.

 

Menikah dengan Sayyid/Syarifah

  1. Apakah benar sayyid dan syarifah itu keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam?
  2. Apakah boleh orang lain menikahi syarifah?
  3. Kalau tidak boleh, jika sudah menikah dan memiliki anak, bagaimana yang bisa dilakukan?
  • Jawaban:
  1. Orang yang mengaku sayyid dan syarifah, maka dilihat nasabnya.
  2. Diperbolehkan menikahi syarifah.

 

Catatan Amalan Diserahkan pada Hari Jumat

Apa benar ketika hari Jumat buku catatan amalan kita diserahkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala? Apabila amalan kita jelek, orang tua kita yang sudah wafat akan mendapat dosa dan sebaliknya?

  • Jawaban:

Sepengetahuan kami, hal itu tidak benar. Yang benar, amalan kita dihadapkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala pada hari Senin dan Kamis. Adapun orang tua tidak menanggung dosa anak.

 

Menghadiri Akikah pada Selapanan

Bolehkah kita menghadiri undangan akikah pada hari selapanannya?

  • Jawaban:

Boleh menghadiri undangan akikah walaupun setelah hari ke-7, selama tidak ada unsur kebid’ahan dan kemungkaran dalam acara tersebut.

 

Silaturahmi Saat Idul Fitri

Apakah bukan termasuk bid’ah pada hari raya Idul Fitri dengan kita berkunjung/silaturahmi ke tempat karib kerabat yang sudah menjadi tradisi masyarakat?

  • Jawaban:

Silaturahmi saat Idul Fitri diperbolehkan, sebagaimana fatwa para ulama.

 

Doa Minta Khusnul Khatimah

Apakah ada doa khusus agar kita diberi khusnul khatimah dan dilindungi dari su’ul khatimah?

  • Jawaban:

Setahu kami, tidak ada doa khusus. Namun, boleh bagi kita untuk meminta langsung hal tersebut kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

 

Usaha Pemancingan Ikan

Seseorang memiliki usaha pemancingan ikan. Ikan di dalam kolam dijual dengan cara pembeli membayar sejumlah uang kepada pemilik dan memancing ikan di dalam kolam. Jika ikan yang didapat banyak, pemancing untung; begitu pula sebaliknya. Apakah hal ini termasuk judi?

  • Jawaban:

Ya, yang seperti itu termasuk judi.

 

Bidan Memberikan Pelayanan KB

Apa hukum memberikan pelayanan kontrasepsi (KB) pada pasien yang ingin tidak memiliki anak, atau hanya mengatur jarak kehamilan lebih dari dua tahun?

  • Jawaban:

Jika tujuannya tidak memiliki anak lagi, dilihat sebabnya. Jika alasannya ialah hamil akan membahayakan ibu atau janinnya berdasarkan keterangan dokter ahli yang amanah, kita boleh membantunya. Jika tidak demikian keadaannya, kita tidak boleh membantunya. Adapun untuk mengatur jarak kehamilan selama dua atau tiga tahun, insya Allah diperbolehkan.

 

Doa Dimudahkan Mendapat Jodoh

Adakah doa khusus agar dimudahkan atau didekatkan dengan jodoh?

  • Jawaban:

Setahu kami tidak ada doa khusus untuk hal tersebut. Ada doa yang umum seperti, “Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyyatina …dst.” Selain itu, boleh pula kita berdoa dengan bahasa yang kita bisa dan sesuai dengan keinginan kita.

41

Kirim SMS/WA Pertanyaan ke Redaksi 081328078414 atau via email ke tanyajawabringkas@gmail.com

Jika pertanyaan Anda cukup dijawab secara ringkas, akan kami muat di rubrik ini. Namun, jika membutuhkan jawaban yang panjang lebar, akan kami muat di rubrik Problema Anda, insya Allah.

Seluruh materi rubrik Tanya Jawab Ringkas (Asy-Syariah) dapat di akses di www.tanyajawab.asysyariah.com

 

Tanya Jawab Ringkas Edisi 103

Pada rubrik Tanya Jawab Ringkas edisi ini, kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Muhammad Afifuddin.

 

Jual-Beli Dropship

Apa hukumnya jual beli dengan skema dropship?

 

Jawaban:

Dalam soal di atas, ada dua masalah:

Pertama, jual-beli sistem sampling barang. Pendapat yang rajih adalah boleh dengan syarat sampling harus sesuai dengan keadaan riil barang, sesuai dengan yang diminta pembeli. Jika ada yang berbeda, pembeli mempunyai hak khiyar, yaitu melanjutkan atau membatalkan akad. Jika barang tersebut termasuk ashnaf ribawiyah seperti emas dan perak, harus ada taqabudh. Jika tidak, termasuk riba nasiah. Akad yang mudah dan syar’i dalam hal ini ada dua cara.

  1. Sistem salam, yaitu menyerahkan uang sesuai dengan harga yang disepakati di muka. Akad untuk barang yang disepakati sesuai dengan sifat, jumlah/takaran, dan waktu pengiriman terima yang disepakati. Jika ketentuan di atas tidak terpenuhi, pembeli punya hak khiyar. Untuk itu kedua pihak harus saling percaya, karena rawan manipulasi.
  2. Sistem ‘urbun, yaitu pembeli menyerahkan DP untuk barang dengan sifat yang disepakati. Jika barang sudah ada, baru dilunasi pembayarannya. Jika pembeli menggagalkan akad, DP menjadi hak penjual. Jika penjual tidak bisa mendatangkan barang, DP harus kembali.

 

Kedua, pengiriman barang. Yang syar’i, penjual harus menerima terlebih dahulu barang yang dia pesan dari suplier kemudian dia kirim ke pembelinya. Jika dikirim langsung dari suplier ke pembeli, hukumnya haram berdasarkan hadits,

نَهَى رَسُولُ اللهِ عَنْ بَيْعِ مَا لَمْ يُقْبَضْ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang jual beli sesuatu yang belum dimiliki.”

Dalam soal di atas, transaksi tersebut termasuk dalam larangan hadits di atas kecuali kalau penjual posisinya hanya sebagai makelar bagi supplier, maka tidak ada masalah.

Solusi untuk kasus di atas adalah penjual menunjuk seorang untuk menerima barang dari supplier lalu dia serahkan kepada sang pembeli.

 

Memelihara Burung dalam Sangkar

Bagaimana hukum memelihara burung di dalam sangkar?

Jawaban:

Memelihara burung di dalam sangkar diperbolehkan dengan syarat

  • harga burung tidak sangat mahal. Sebab, hal ini termasuk membuang harta (israf);
  • memberi makan-minum burung tersebut, serta
  • merawatnya dengan baik. Dalilnya adalah kisah Abu Umair radhiallahu ‘anhu yang memelihara burung.

 

Harta Anak Yatim

Saya mempunyai anak yatim mendapat sumbangan dari dermawan hingga terkumpul 25 juta rupiah. Kemudian uang tersebut digunakan untuk membeli tanah dan dijual. Uang penjualan tanah akan digunakan untuk membeli rumah dan tanah. Bolehkah hal yang demikian?

Jawaban:

Harta yang dimiliki anak yatim pada prinsipnya diatur oleh walinya untuk kemaslahatan yatim. Segala upaya yang membawa kemaslahatannya diperbolehkan bahkan dianjurkan termasuk upaya yang disebutkan di atas.

 

Perlindungan Nonmuslim di Negara Indonesia

Apakah jaminan keselamatan dari pemerintah muslim kepada orang kafir yang masuk dari luar negeri atau yang sudah bersama kita dalam satu negara termasuk jaminan keamanan dalam melaksananakan prosesi peribadatan mereka?

Jawaban:

Secara hukum fikih terkait ahlu dzimmah (kafir yang satu negara dengan muslim), ibadah mereka harus dilakukan secara tersembunyi dan tidak boleh menampilkan petinggi mereka.

Namun, kondisi NKRI tidak sepenuhnya islami. Tindakan pemerintah mengamankan ibadah mereka karena adanya oknum yang mengganggu dengan pengeboman atau semisalnya yang secara syariat tindakan oknum tersebut juga tidak dibenarkan.

Adapun aparatnya, jika penyebabnya karena bertugas, tidak masalah. Namun, jika mendukung acara tersebut, jelas tidak boleh; tetapi bukan berarti disikapi dengan tindakan yang melanggar agama.

 

Judi Terselubung

Kami biasa melakukan pertandingan olahraga dengan menyewa lapangan. Tim yang kalah akan membayar sewa lapangan tersebut. Apakah ini termasuk perjudian?

Jawaban:

Pertandingan dengan sistem seperti ini termasuk judi. lbnul Qayyim menjelaskan masalah ini dalam al-Furusiyyah.

 

Menepuk Pundak Imam

Ketika seorang mendapati imam sendirian dan ada makmum yang ingin bergabung, apakah disyariatkan untuk menepuk pundaknya?

Jawaban:

Tidak masalah bagi makmum untuk menepuk pundak imam apalagi imam tidak tahu ada yang makmum di belakangnya.

 

Hukum Akikah

Bagaimana hukum akikah?

Jawaban:

Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama. Ada yang berpendapat wajib, ada pula yang berpendapat sunnah muakkadah. Yang terakhir adalah pendapat jumhur ulama.

 

Hukum Lomba Kontes Binatang

Bagaimana hukum melombakan binatang seperti lomba burung berkicau atau ayam ketawa yang hadiahnya diambil dari uang pendaftaran?

Jawaban:

Perlombaan semacam itu jelas termasuk judi yang haram, di sisi lain tidak ada kemanfaatan yang didapat.

44

Harta Waris Pasangan yang Tidak Memiliki Keturunan

Sepasang suami-istri tidak memiliki keturunan. Mereka sama-sama bekerja hingga mempunyai harta dalam rumah tangganya. Kesepakatan berdua bahwa harta yang dimiliki adalah milik bersama. Bagaimana pembagian waris bila suami yang meninggal dan pembagian waris bila istri yang meninggal?

Jawaban:

Harta dibagi dua terlebih dahulu baru setelah itu harta yang mati yang dibagi. Suami/istri yang masih hidup mendapat bagian harta warisan tersebut.

 

Shalawat dan Doa setelah Shalat

Apakah duduk setelah shalat membaca shalawat wirid dan doa termasuk bid’ah?

Jawaban:

Kalau yang dibaca adalah zikir/wirid yang dicontohkan dalam sunnah, maka hal itu sangat dianjurkan. Namun bila yang dibaca adalah wirid yang tidak ada sunnahnya, maka termasuk bid’ah. Adapun doa setelah shalat, jika dijadikan sebagai kebiasaan, maka tidak ada sunnahnya; tetapi bila sesekali, maka diperbolehkan.

 

Hukum Mempelajari Tafsir Jalalain

Apa hukum mempelajari tafsir Jalalain?

Jawaban:

Sebagian ulama mengajarkannya, seperti asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. Akan tetapi, dipersyaratkan bagi yang mempelajari adalah orang yang memahami tafsir, mengetahui penyimpangan Jalalain untuk diluruskan.

 

Waktu Tepat untuk Berdoa

Jika kita punya hajat tertentu, kapan waktu yang tepat untuk berdoa?

Jawaban:

Bisa saat sujud atau pada waktu mustajab seperti waktu sahur; atau tempat mustajab seperti raudhah di Masjid Nabawi.

 

Karyawan Berjualan di dalam Perusahaan

Perusahaan tempat saya bekerja melarang karyawannya berjualan di dalam perusahaan tersebut, tetapi ada saja karyawan yang tetap berjualan, apakah boleh hal yang demikian?

Jawaban:

Tidak boleh, karena kaum muslimin berjalan sesuai kesepakatan di antara mereka.

 

Memberi Makan Hewan dengan Semut

Bagaimana hukum memberi makan burung piaraan dengan anakan semut rangrang (kroto)? Padahal dalam riwayat hadits terdapat larangan untuk membunuh semut.

Jawaban:

Benar, sebaiknya tidak memberi makan burung dengan kroto karena larangan dalam hadits.

 

Kirim SMS/WA Pertanyaan ke Redaksi 081328078414 atau via email ke tanyajawabringkas@gmail.com
Jika pertanyaan Anda cukup dijawab secara ringkas, akan kami muat di rubrik ini. Namun, jika membutuhkan jawaban yang panjang lebar, akan kami muat di rubrik Problema Anda, insya Allah.
Seluruh materi rubrik Tanya Jawab Ringkas (Asy-Syariah) dapat di akses di www.tanyajawab.asysyariah.com

 

Tanya Jawab Ringkas Edisi 102

Pada rubrik Tanya Jawab Ringkas edisi ini, kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad as-Sarbini.

Salah Baca Surat, Sujud Sahwi?

Apakah ada sujud sahwi setelah salam bagi imam yang lupa/salah dalam membaca surat setelah al-Fatihah?

0811XXXXXX

 

Jawaban:

Tidak ada.

 

Waktu Akikah

Jika bayi lahir tanggal 30 Agustus jam dua malam, kapan tanggal akikahnya?

085786XXXXXX

 

Jawaban:

Dasar pertanyaan Anda salah. Hukum-hukum dalam syariat Islam semuanya berdasarkan perhitungan bulan Qamariah (tahun Hijriah) bukan Masehi. Pergantian tanggal dalam bulan Qamariah dimulai sejak terbenamnya matahari, dan siangnya mengikutinya.

Akikah disunnahkan pada hari ketujuh. Rumusnya, hari lahir dikurangi satu. Jika lahir malam Kamis, terhitung hari Kamis; dikurangi satu, berarti akikahnya hari Rabu.

 

Tidak Sempat Qadha Puasa Karena Praktikum Kuliah

Sewaktu saya (perempuan) kuliah, saya pernah tidak menjalankan puasa Ramadhan 3—5 hari. Karena sibuk praktikum, saya tidak dapat mengganti puasa tersebut pada bulan lain sampai beberapa tahun kemudian. Apakah saya masih wajib membayar fidyah dan ganti puasa tersebut?

082271XXXXXX

 

Jawaban:

Jika praktikum itu tidak menyebabkan Anda pada kondisi sangat tersiksa oleh puasa, khawatir binasa, atau termudaratkan karenanya, Anda tidak punya uzur untuk berbuka. Bahkan, kuliah dan praktikum itu bukan hal yang wajib bagi Anda untuk dijadikan alasan berbuka karena sampai pada kondisi tersebut. Jika demikian, yang rajih, orang yang berbuka tanpa uzur tidak disyariatkan mengqadha apalagi membayar fidyah. Hal itu adalah dosa besar, wajib bagi pelakunya bertobat dan memperbanyak puasa sunnah serta amalan sunnah lainnya untuk mengimbanginya.

 

Cara Pemberian Kafarat Puasa

Apakah boleh pembayaran kafarat memberi makan 60 orang miskin diberikan kepada satu orang karena dia benar-benar membutuhkan? Bolehkah kita berikan dalam bentuk uang?

085728XXXXXX

 

Jawaban:

Tidak boleh dan tidak sah memberikan kafarat kepada satu orang miskin saja, walaupun ia sangat butuh; kafarat harus diberikan kepada 60 fakir miskin. Selain itu, kafarat tidak boleh dan tidak sah dibayarkan dalam bentuk uang; harus dalam bentuk makanan pokok (beras atau nasi) sebagaimana perintah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.

 

Antara Puasa Syawal dan Puasa Qadha Ramadhan

Manakah yang afdal dikerjakan puasa enam hari pada bulan Syawal atau puasa qadha puasa Ramadhan?

085869XXXXXX

 

Jawaban:

Yang benar, dahulukan puasa qadha, karena hukumnya wajib, sedangkan puasa Syawal hukumnya sunnah. Bahkan, fadhilah puasa enam hari Syawal tidak berlaku bagi orang yang belum menyelesaikan puasa Ramadhan karena belum mengqadhanya.

Bagaimana jika sudah telanjur puasa Syawal terlebih dahulu, dalam keadaan baru mengetahui bahwa yang lebih rajih demikian. Bagaimana halnya dengan hadits Aisyah yang mengqadha puasa sampai bulan Sya’ban?

08586XXXXXX

 

Jawaban:

Tetap dapat pahala, insya Allah. Tidak ada dalil pada hadits qadha Aisyah tersebut. Sebab, jika puasa qadha yang bersifat wajib saja ditunda oleh beliau karena kepentingan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, terlebih lagi puasa sunnah 6 hari bulan Syawal, besar kemungkinan Aisyah tidak melakukannya. Wallahu a’lam.

 

Belum Hapal Bacaan Shalat

Saya seorang muslim yang melakukan shalat tetapi belum hapal bacaannya. Apakah shalat saya itu sah?

085768XXXXXX

 

Jawaban:

Anda wajib mempelajarinya semampu Anda, terutama bacaan al-Fatihah yang merupakan rukun shalat sendiri dan wajib bagi makmum. Jika Anda telah berusaha semampunya dan shalat dengan kemampuan yang ada, insya Allah sah. Teruslah belajar untuk menyempurnakannya, Allah tidak membebani hamba-Nya lebih dari kemampuannya.

 

Nazar Puasa Seumur Hidup

Sewaktu saya masih menderita penyakit kulit, saya bernazar untuk berpuasa seumur hidup (jika sembuh). Apakah saya wajib memenuhi nazar tersebut?

089682XXXXXX

 

Jawaban:

Puasa seumur hidup hukumnya haram. Dengan demikian, nazar Anda tergolong nazar maksiat yang tidak boleh ditunaikan dan wajib ditebus dengan kafarat menurut pendapat yang rajih. Kafaratnya adalah kafarat sumpah, yaitu:

  • Memberi makan sepuluh fakir miskin dengan makanan yang layak (pertengahan) dari yang Anda nafkahkan kepada keluarga, atau memberi pakaian.
  • Jika tidak mampu melaksanakan pilihan pertama, berpuasa tiga hari berturut-turut.

Lain kali jangan bernazar, karena bernazar hukumnya makruh dan tidak pernah menjadi faktor tercapainya suatu maksud. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dan tidak pernah melakukannya. Begitu pula para sahabat tidak berlomba-lomba melakukannya.

 

Konsultasi Nama Anak

Insya Allah sebentar lagi saya punya momongan. Saya masih awam bahasa Arab. Seandainya diberi nama Abdan Syakur Wafi, mohon dijelaskan artinya.

08572XXXXXX

 

Jawaban:

Abdan Syakur Wafi artinya hamba yang banyak bersyukur lagi menunaikan. Sebaiknya, nama itu satu kata saja, meniru nama salah satu nabi atau sahabat, atau nama Abdu digandengkan setelahnya dengan salah satu asma Allah, seperti Abdusy Syakur atau semisalnya. Tidak mengapa nama selain itu yang bermakna baik, selama tidak mengandung rekomendasi terhadapnya.

34

Hukum Makan Burung Berparuh Panjang

Apa hukum memakan burung bangau dan sejenisnya yang berparuh panjang?

085758XXXXXX

 

Jawaban:

Burung bangau dan semacamnya yang berparuh panjang dan makan ikan hukumnya halal, karena bukan predator yang memburu mangsa dengan cakarnya.

 

Shalat di Dalam Penjara

Seseorang berada di lapas (lembaga pemasyarakatan/penjara). Jika hendak melaksanakan shalat di dalam kamar, apakah dia perlu azan dan iqamat?

085397XXXXXX

 

Jawaban:

Jika di sekitar penjara ada masjid yang azannya menjangkau penjara—yaitu seandainya azan itu tanpa mikrofon, di keheningan, tanpa ada gedung penghalang—dia tidak wajib azan lagi, cukup iqamat. Akan tetapi, tetap disunnahkan untuk azan. Jika tidak demikian keadaannya, ia wajib azan dan iqamat setiap kali hendak shalat.

 

Jual Beli Emas

Jika kita ingin menjual emas pada saat harga emas sedang naik, kemudian kita menerima selisih kelebihan dari harga penjualan saat membelinya; apakah tergolong riba?

085758XXXXXX

 

Jawaban:

Jual beli emas dengan uang rupiah boleh ada selisih harga (mengambil keuntungan, ed.) dengan syarat serah terima langsung (taqabudh), tidak ada yang ditunda serah terimanya.

 

Utang Ditanggung Ahli Waris?

Apabila suami meninggal dunia dalam keadaan mempunyai utang dan meninggalkan seorang istri dan beberapa orang anak, apakah yang menanggung utang suami adalah para ahli warisnya (anak dan istri)? Apakah seseorang yang mempunyai utang boleh dishalatkan waktu meninggal?

087737XXXXXX

 

Jawaban:

Jika ia meninggalkan harta waris, wajib dibayarkan dari harta waris itu sebelum dibagi oleh ahli warisnya, meski habis untuk membayar utang. Jika tidak mempunyai harta peninggalan, ahli warisnya tidak berkewajiban membayarnya, tetapi sebaiknya mereka membayarkannya jika mampu.

Seseorang yang meninggal dan mempunyai utang tetap dishalati.

 

Musafir Shalat Maghrib Berjamaah dengan Jamaah Isya’

Ketika saya safar, dalam perjalanan masuk waktu isya. Shalat maghrib dijamak dengan shalat isya. Berhubung shalat berjamaah dengan jamaah setempat, saat saya duduk tasyahud akhir rakaat ketiga dari shalat maghrib, imam bangkit. Setelah itu, bagaimana cara pelaksanaan shalat isya?

081263XXXXXX

 

Jawaban:

Anda wajib duduk tasyahud di akhir rakaat ketiga. Setelah itu, Anda punya dua pilihan:

  1. Memperlama doa untuk menunggu sampai imam duduk tasyahud juga, lalu salam bersamanya.
  2. Berniat keluar dari jamaah dan menyelesaikan shalat sendiri dengan cepat agar dapat melanjutkan shalat isya secara berjamaah dengan imam, jika diduga kuat bisa bergabung dengannya sebelum i’tidal.

 

Mantan Mertua Masih Mahram?

Apakah mantan istri/suami dan mertua masih mahram?

08123XXXXXX

 

Jawaban:

Mantan istri/suami masih mahram dengan mertuanya.

 

Contoh Kasus Waris

Ayah kami menikah dengan seorang wanita dan tidak mempunyai anak dari pernikahan itu. Kemudian ayah kami meninggal dengan meninggalkan harta bersama istrinya tersebut berupa tanah, rumah, dan kendaraan. Apakah kami (dua bersaudara, laki-laki dan perempuan) berhak atas harta tersebut? Bagaimana pembagiannya?

085646XXXXXX

 

Jawaban:

Kalian sebagai anak-anaknya berhak, istri yang ditinggalkannya juga berhak. Pastikan dari harta itu yang merupakan milik ayah kalian untuk dibagi dengan rincian:

  • istri mendapat 1/8;
  • 2 anak (laki-laki dan perempuan) mendapat sisanya dengan perbandingan untuk laki-laki 2 bagian, perempuan 1 bagian. Wallahu a’lam.

 

Shalat Bagi Penderita Alzheimer

Apakah lansia yang menderita penyakit alzheimer boleh meninggalkan kewajiban shalat? Karena beliau benar-benar sudah banyak lupa dengan rukun shalat.

082182XXXXXX

 

Jawaban:

Orang yang kehilangan akal karena gila atau pikun tidak terkena kewajiban shalat, puasa, dan lainnya.

 

Larangan Mengucapkan Hari Raya Agama Lain

Tolong jelaskan dalil larangan mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti galungan, kuningan, nyepi, dll.

081337XXXXXX

 

Jawaban:

Hari raya Islam hanya ada dua, Idul Fithri dan Idul Adha. Adapun hari raya selain Islam tidak boleh diikuti. Kita tidak boleh berpartisipasi dan memberi ucapan selamat. Ini termasuk dalam prinsip alwala’ al-bara’ (mencintai dan memusuhi) karena Allah dan di jalan Allah.

 

18 Tahun Belum Bayar Fidyah

Saya belum membayar fidyah sewaktu menyusui anak pada bulan Ramadhan 18 tahun yang lalu. Bolehkah kita membayarkannya kepada keluarga kita yang tidak mampu?

085381XXXXXX

 

Jawaban:

Jika Anda berkeyakinan ibu menyusui membayar fidyah, boleh memberikan kepada keluarga yang tidak mampu. Namun, yang benar wanita menyusui tidak boleh berbuka kecuali jika khawatir terhadap bayinya atau dirinya berdasarkan indikasi yang ada; kewajibannya adalah qadha, bukan fidyah.

 

Jejaring Sosial

Mohon nasihatnya bagi ikhwan dan akhwat yang sering menggunakan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan lainnya, dengan dalih untuk berdakwah atau menambah ilmu. Akan tetapi, mereka malah terjerumus dalam ikhtilath dan perkataan sia-sia dengan saling memberi komentar terhadap lawan jenis dan menceritakan masalah masing-masing. Hal ini juga sering menimpa orang yang sudah berkeluarga sehingga tidak jarang menimbulkan perselisihan suami-istri.

0896XXXXXXX

 

Jawaban:

Kami nasihatkan bagi mereka yang terjerumus dalam keburukan facebook dan semacamnya agar bertakwa kepada Allah. Barang siapa terfitnah dengan ‘pergaulan’ facebook dan semacamnya, hendaklah dia bertakwa dan malu akan hal itu. Ketahuilah, malu itu merupakan keimanan.

Masih banyak media lain yang aman untuk menuntut ilmu dan berdakwah. Berkah itu dari Allah semata.

 

Suami Marah, Menawarkan Cerai

Apabila suami saya sedang marah sering berkata, “Bagaimana kalau kita cerai saja,” apakah dengan kalimat tersebut sudah jatuh talak?

082326XXXXXX

 

Jawaban:

Tampaknya kalimat itu masih sebatas tawaran atau ancaman kepada istri, dia belum mantap untuk menjatuhkan talak. Dengan demikian, talak belum jatuh dengan ucapan itu belaka.

 

Cukur Rambut dan Potong Kuku Sebelum Niat Kurban

Seseorang memasuki bulan Dzulhijjah dan belum memiliki niat untuk berkurban sebab belum ada dana. Dia sudah mencukur rambut atau potong kuku. Kemudian dia mendapatkan rejeki sehingga bisa berkurban. Bolehkah?

085292XXXXXX

 

Jawaban:

Tidak mengapa, karena dia melakukannya sebelum berniat. Larangan berlaku sejak berniat berkurban.

 

Rasul Tidak Puasa Arafah

Apakah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah/sempat melakukan puasa Arafah? Sebab, sebagian orang tidak mau puasa dengan alasan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukannya.

08233XXXXXXX

 

Jawaban:

Rasul tidak melakukan puasa Arafah ketika berhaji (hajjatul wada’) dan hal itu menunjukkan tidak disunnahkan bagi jamaah haji di Arafah. Adapun bagi orang lainnya yang tidak berhaji, terdapat hadits sahih yang menganjurkannya dengan keutamaan menghapus dosa-dosa setahun sebelumnya dan setelahnya. Lihat buku kami, Fikih Puasa Lengkap.

 

Gabung Niat Puasa Arafah dengan Senin-Kamis

Bolehkah menggabungkan niat puasa Senin-Kamis dengan puasa Arafah yang bertepatan dengan hari Kamis?

082134XXXXXX

 

Jawaban:

Puasa Senin-Kamis dan puasa Arafah adalah puasa sunnah khusus yang diperintahkan. Jadi, tidak boleh digabung niatnya. Jika hari Arafah jatuh pada hari Kamis, berpuasalah dengan niat puasa Arafah.

 

Larangan Memotong Kuku dan Rambut Bagi yang Akan Berkurban

Jika suami akan berkurban, apakah anak dan istri terkena hukum larangan memotong kuku, rambut, dll.?

085275XXXXXX

37

Jawaban:

Pemahaman tersebut salah. Yang benar adalah hadits Ummu Salamah dalam Shahih Muslim yang melarang hal itu bagi yang berniat berkurban. Adapun keluarganya tidak terkena hukum tersebut.

 

Zakat Usaha

Saya mendirikan usaha menjual kayu kelapa, bambu, tepas, dan kayu. Apakah usaha saya terkena zakat jika sudah cukup satu tahun?

081263XXXXXX

 

Jawaban:

Zakat usaha/dagang tidak ada menurut pendapat yang rajih. Namun, uang hasil usaha tersebut jika mencapai nishab perak (harga 595 gr perak) lantas nishab itu bertahan setahun, wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 1/40 (2,5%).

Dinasihatkan bagi para pengusaha yang sukses agar banyak bersedekah dan berinfak.

 

Zakat Fitrah

Nenek saya janda dan mempunyai sawah yang dikerjakan oleh orang lain. Hasilnya bisa digunakan untuk keperluan harian. Apakah nenek saya berhak mendapat zakat fitrah?

081329XXXXXX

 

Jawaban:

Jika nenek Anda miskin, hasil sawah itu belum mencukupinya, ia berhak mendapat zakat. Namun, seseorang tidak tidak boleh menyalurkan zakat kepada kerabat yang dia tanggung nafkahnya.

 

Haji dengan Uang Riba

Bagaimana hukumnya jika naik haji dengan uang riba yang sudah dibayarkan dan akan berangkat tiga tahun lagi? Bagaimana cara bertobat dari perbuatan tersebut?

085279XXXXXX

 

Jawaban:

Bertobatlah kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan menyesal, berhenti dari hal itu dan bertekad tidak akan mengulanginya. Ambil uang riba itu dan bersihkan diri Anda darinya dengan cara menghabiskannya untuk pembangunan fasilitas umum, seperti jalan umum, selokan, WC umum, dan yang semisalnya.

 

Mimisan Sewaktu Shalat

Bagaimana jika ketika kita shalat, hidung kita mimisan? Apakah shalat kita batal?

085710XXXXXX

 

Jawaban:

Tetap lanjutkan shalat Anda. Darah mimisan tidak membatalkan wudhu dan shalat, bukan pula najis menurut pendapat yang rajih.

 

Anak Menjadi Wali Nikah Ibu

Apakah anak kandung laki-laki dewasa bisa menjadi wali nikah ibunya?

085866XXXXXX

 

Jawaban:

Ya. Jika ayah wanita itu sudah tidak ada atau ada halangan syar’i untuk menjadi wali, tugas wali beralih kepada anak tersebut.

 

Shalat dalam Keadaan Junub karena Lupa

Seseorang dalam keadaan junub kemudian shalat fardhu. Kondisi dia pada saat itu dalam keadaan sakit (demam). Ia ingat setelah masuk dua kali shalat fardhu. Apakah shalat yang dilakukannya sah? Jika harus mengqadha, bagaimana caranya?

38

Jawaban:

Shalat fardhu yang dilaksanakan tanpa mandi karena lupa, wajib diqadha. Jika demam dan akan termudaratkan oleh air (tambah sakit atau memperlama kesembuhan), boleh tayammum.

Cara mengqadhanya digabung keduanya pada waktu zhuhur. Jadi,  setelah shalat zhuhur, langsung qadha zhuhur lalu qadha ashar.

 

Shaf Anak dalam Shalat Jamaah

Bolehkah anak usia lima tahun berada di shaf orang dewasa saat shalat berjamaah? Ia sudah bisa berwudhu tetapi belum paham bacaan shalat. Apakah syarat seorang anak sudah boleh bershaf bersama orang dewasa saat shalat berjamaah?

 

Jawaban:

Syaratnya adalah usia tamyiz, biasanya tujuh tahun dan dia telah bersuci dari hadats. Wallahu a’lam.

 

Shalat Setelah Keguguran

Jika seorang wanita keguguran pada usia kehamilan empat bulan dan dikuret, apakah dia boleh shalat lima waktu?

 

Jawaban:

Janin yang berusia empat bulan sepertinya belum berbentuk fisik manusia yang terdiri dari kepala, jari, dst. Jika benar demikian, bukan termasuk nifas menurut pendapat yang terkuat. Hukumnya adalah darah fasad seperti istihadhah, tetap wajib shalat.

 

Hukum Sembelihan

Hukum sembelihan bila terputus salah satu dari al-wadjan saja, maka tidak sah. (Syarh Bulugh, 6/52-53) Apakah maksud tidak sah pada kalimat di atas bermakna haram dimakan walau telah membaca takbir waktu menyembelih?

 

Jawaban:

Terpotongnya kedua wadjan (urat/pembuluh darah besar) yang berada di leher adalah syarat sahnya sembelihan, tetapi tidak harus putus. Jika yang terpotong hanya salah satunya, sembelihan tidak sah dan haram dimakan. Ini menurut pendapat yang rajih dan lebih hati-hati. Wallahu a’lam.

 

Bekerja di Koperasi Simpan-Pinjam

Jika kita bekerja di koperasi simpan-pinjam (riba) yang mempunyai usaha lain berupa wisma/hotel, dengan laba mayoritas berasal dari koperasi riba, apakah hal ini diperbolehkan? Apa boleh pula bekerja sebagai karyawan wisma?

 

Jawaban:

Jika perputaran usaha wisma/hotel itu juga bermodal dari dana hasil riba itu, haram bekerja di situ. Apalagi jika pada usaha wisma itu terjadi ikhtilat/perbauran karyawan wanita dan pria, hal itu haram dari sisi lainnya.

 

Gadai Motor Riba

Saat ini saya sedang terjerat riba. BPKB motor saya gadaikan 4 juta. Untuk melunasinya, saya harus membayar 4 juta (pokok) dan 150 ribu (bunga). Uang tersebut saya gunakan untuk modal dagang. Apakah modal dan keuntungan dagangan saya halal? Saya ingin segera melunasinya sebisa mungkin karena takut sekali terjatuh dalam dosa.

 

Jawaban:

Jika Anda melakukan itu dalam keadaan tidak tahu hukumnya, ada uzur bagi Anda. Jika sudah tahu hukumnya haram, wajib bertobat. Baik yang pertama maupun yang kedua, upayakan menasihati/melobi pihak yang mengutangi agar menggugurkan tuntutan bunga (riba) itu. Jika berhasil, itulah yang diinginkan. Jika tidak berhasil, tetap lunasi dengan terpaksa dan dia yang menanggung dosanya. Wallahu a’lam.

 

Mahar Kitab, Harus Diajarkan?

Apakah seseorang yang menikah dengan mahar sebuah kitab harus memberikan faidah/mengajarkan kitab tersebut?

 

Jawaban:

Tidak harus, karena kitab itu sendiri sudah berharga.

 

Hak Tinggal Pascacerai

Jika istri minta cerai dari suaminya, siapakah yang berhak untuk tinggal di rumah, istri atau suami?

 

Jawaban:

Yang berhak tinggal di rumah itu adalah yang mempunyai rumah. Jika yang mempunyai adalah suami, berarti istri yang keluar; begitu pula sebaliknya.

 

Hukum Wudhu setelah Mandi Wajib

Bagaimana hukum wudhu sebelum mandi wajib? Apakah kita harus wudhu lagi setelah itu karena akan melaksanakan shalat?

 

Jawaban:

Wudhu atau mendahulukan anggota wudhu sebelum mandi wajib, hanya sunnah. Jika hal itu diamalkan dan tidak berhadats setelahnya, itu sudah cukup tanpa perlu berwudhu lagi.

 

Mengubur Janin

Bagaimana cara menanam/mengubur janin keguguran yang baru berusia dua bulan?

 

Jawaban:

Tidak disyariatkan dikuburkan, cukup dipendam di mana saja.

 

Utang Puasa karena Sakit

Ibu kami utang puasa 25 hari karena sakit. Sekarang beliau masih dalam pengobatan pasca operasi (tumor ganas) hingga dua bulan ke depan, sedangkan beliau belum mampu mengqadhanya. Padahal bulan Ramadhan akan segera. Bagaimana solusinya?

 

Jawaban:

Jika dokter spesialis mengatakan masih ada harapan sembuh dan tidak ada keharusan untuk selalu minum obat pada siang hari, tunggu saja sampai sembuh. Setelah itu ibu Anda mengqadha seluruh utang puasa di luar Ramdhan walaupun melewati sekian kali Ramadhan. Hal ini disebabkan adanya uzur.

 

Kembalian Pembeli yang Tertunda

Bagaimana hukumnya jika dalam transaksi jual-beli ada uang kembalian pembeli yang ditunda kembaliannya oleh penjual?

 

Jawaban:

Boleh. Yang tidak boleh apabila menukar uang dengan uang, karena diharuskan serah-terima dengan tuntas di majelis itu sebelum berpisah, tanpa ada yang tersisa/tertunda, di samping nilainya harus sama.

Kirim SMS/WA Pertanyaan ke Redaksi 081328078414 atau via email ke tanyajawabringkas@gmail.com

Jika pertanyaan Anda cukup dijawab secara ringkas, akan kami muat di rubrik ini. Namun, jika membutuhkan jawaban yang panjang lebar, akan kami muat di rubrik Problema Anda, insya Allah.

Seluruh materi rubrik Tanya Jawab Ringkas (Asy-Syariah) dapat di akses di www.tanyajawab.asysyariah.com

Tanya Jawab Ringkas Edisi 101

Pada rubrik Tanya Jawab Ringkas edisi ini, kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Muhammad Afifuddin.

Tanya Jawab Ringkas

Zikir Pagi dan Petang

Kapan zikir pagi dan petang? Apakah shalat subuh ketika duduk tahiyat seperti duduk tahiyat pertama/terakhir?

082155XXXXXX

Jawaban:

Zikir pagi dibaca setelah selesai zikir ba’da shalat subuh sampai terbit matahari. Zikir petang yang rajih dilakukan setelah Ashar. Pendapat yang rajih, shalat yang hanya ada satu tasyahud duduk iftirasy seperti tasyahud awal.

 

Melihat Petasan Tahun Baru

Apakah kita melihat petasan saat tahun baru berarti kita ikut merayakannya?

081360XXXXXX

Jawaban:

Jika perbuatan tersebut diiringi dengan perasaan suka, ridha, dan dukungan; maka jelas tidak boleh. Namun, jika melihat karena kita lewat atau tampak dari kejauhan tanpa rasa ridha, maka tidak masalah.

 

Membeli Barang Saat Diskon Tahun Baru

Bolehkah memanfaatkan waktu tahun baru untuk membeli barang yang mendapat potongan harga karena momen tersebut?

085646XXXXXX

Jawaban:

Jika beli barang karena diskon, tidak masalah. Namun, jika karena momen tahun baru, natal, atau ulang tahun sebuah kota; tidak boleh.

Yang saya tanyakan jika barang tersebut didiskon karena tahun baru? Jadi, hari biasa tidak didiskon, sedangkan saat tahun baru didiskon 25%.

085646XXXXXX

Jawaban:

Pihak penjual biasa melakukan promo barang pada momen tertentu: musim liburan, tahun baru, natal, hari besar Islam, dan awal pemasaran. Semua terkait dengan penjual.

Pihak pembeli dikaitkan dengan niatnya. Jika beli dengan niat mencari harga murah tanpa mementingkan momen diskon, tidak masalah. Jika membeli karena menyemarakkan momen yang melanggar syar’i, tidak boleh.

 

Rentang Waktu Haid

Beberapa hari usai nifas, saya haid. Setelah itu, saya pasang KB susuk. Beberapa hari kemudian keluar darah lagi. Bidan menyatakan bahwa itu haid yang disebabkan gejala normal efek awal dari hormon yang dimasukkan. Apakah darah tersebut termasuk haid?

085229XXXXXX

Jawaban:

Haid tidak ada batas waktu minimal maupun maksimal. Yang dianggap adalah wujud darah. Jika memang darah yang keluar bersifat haid, maka dihukumi haid.

 

Berjualan di Area Kemaksiatan

Bagaimana hukum berjualan makanan/minuman di tepi jalan menuju ke tempat lokalisasi atau makam yang dianggap para wali. Apakah hal ini tidak sama seperti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengambil uang dari sesajen orang musyrikin?

081231XXXXXX

Jawaban:

Jika tempat berjualan itu sudah kita gunakan sebelum adanya kemungkaran tersebut, boleh; meski diutamakan untuk pindah. Namun, jika tempat berjualan kita baru ada setelah ada kemungkaran tersebut, tidak boleh; karena termasuk meramaikan tempat tersebut.

 

Bayar Utang dengan Uang Riba

Apakah uang riba bisa dimanfaatkan untuk membayar utang? Misal si A memberi si B sejumlah uang riba, kemudian si B melunasi utangnya kepada si C dengan uang riba tersebut.

085250XXXXXX

Jawaban:

Jika uang riba sudah diberikan kepada pihak lain yang miskin (sebagian ulama membolehkan alokasi uang riba untuk fakir-miskin), penggunaan sudah menjadi hak mereka. Jika diberikan kepada orang yang tidak miskin untuk membayar utang secara khusus, tidak boleh; karena termasuk mukil ar-riba  (memberi makan orang lain dengan riba).

 

Barang Bermerek Termasuk Tasyabuh?

Apakah dengan membeli produk bermerk terkenal (Sh*pi* M*rt*, H*rm*s, dll) yang dipilih karena kualitasnya termasuk perbuatan tasyabuh?

085747XXXXXX

Jawaban:

Membeli barang yang sifatnya mubah dengan merek terkenal di kalangan orang kafir karena kualitas, tidak termasuk tasyabuh, selama barang tersebut bukan ciri khas/ikon orang-orang kafir.

 

MLM Bersertifikat MUI

Apa hukum MLM yang sudah mendapatkan sertifikat MUI?

089660XXXXXX

Jawaban:

Sejauh yang kami ketahui, sampai saat ini belum ada sistem MLM yang sesuai syariat.

 

Memutihkan Gigi Kuning

Bolehkah memutihkan gigi yang kuning?

081392XXXXXX

Jawaban:

Memutihkan gigi yang kuning diperbolehkan karena mengembalikan sesuatu pada asal ciptaannya; bisa dengan menyikat gigi yang teratur atau periksa ke dokter gigi.

 

Merasa Durhaka kepada Orang Tua

Saya telah melakukzn dosa besar, yaitu durhaka kepada orang tua. Mereka sudah meninggal dan sekarang saya menyesal. Apa yang harus saya lakukan?

085330XXXXXX

Jawaban:

Alhamdulillah jika sudah insyaf dan menyesal dari tindakan durhaka kepada orang tua. Sekarang, berbaktilah kepada beliau yang telah wafat dengan cara: perbanyak doa kebaikan untuk beliau, menyambung hubungan baik dengan karib kerabat orang tua, dan menyambung hubungan baik dengan teman akrab orang tua.

 

Hukum Berdoa setelah Shalat

Bagaimana hukum berdoa setelah shalat?

085261XXXXXX

Jawaban:

Yang disyariatkan setelah shalat adalah berzikir seperti yang dicontohkan dalam sunnah. Tidak ada syariat doa secara khusus setelah shalat. Namun, jika seseorang ingin berdoa tanpa niat mengkhususkan waktu setelah shalat, tidak masalah.

 

Suap

Apa boleh jika seseorang untuk memperoleh pekerjaan harus membayar uang kepada oknum di instansi tertentu?

081542XXXXXX

Jawaban:

Membayar sejumlah uang kepada oknum di perusahaan atau semisal agar diterima sebagai karyawan merupakan risywah (suap) yang diharamkan.

 

Cara Shalat Musafir

Bagaimana hukum safar pada hari Jumat? Bagaimana cara shalat seorang musafir yang tidak berniat mukim?

085XXXXXX

Jawaban:

Safar diperbolehkan pada hari apa pun walau Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa safar pada hari Kamis pagi. Jenis musafir ada dua.

  • Sair (yang sudah menempuh perjalanan), shalatnya qashar dan jamak; bisa taqdim atau ta’khir.
  • Nazil (yang singgah di sebuah tempat), shalatnya qashar pada waktunya masing-masing; ini lebih afdal. Diperbolehkan juga dijamak; kecuali jika shalat berjamaah di belakang imam yang mukim, dia shalat sempurna seperti orang yang mukim.

 

Gadai Riba

Si A memiliki kebun cengkeh yang digadaikan kepada si B seharga tiga puluh juta rupiah dalam jangka waktu sepuluh tahun. Hasil cengkeh selama masa gadai diambil oleh si B. Setelah sepuluh tahun, uang sejumlah tiga puluh juta rupiah dikembalikan utuh kepada si B. Apakah gadai semacam ini diperbolehkan?

081936XXXXXX

Jawaban:

Termasuk gadai yang riba. Hakikatnya, Si A meminjam uang 30 juta kemudian mengembalikannya sejumlah 30 juta ditambah hasil panen selama sepuluh tahun.

 

Antara Memberi Utang dan Kurban

Mana yang lebih didahulukan antara meminjamkan uang kepada kakak yang sedang membutuhkan uang (melanjutkan pendidikan yang bukan agama) atau berkurban?

085260XXXXXX

Jawaban:

Selama pembayaran utangnya masih bisa ditangguhkan dan ada dana lain yang diupayakan untuk membantu saudara, lebih utama untuk berkurban.

 

Penyakit Tiba-Tiba Muncul

Misal ada bagian tubuh tiba-tiba cacat yang diduga karena penyakit ‘ain atau rasa sombong (merasa memiliki kelebihan dibandingkan dengan yang lain) lalu tersadar bahwa bisa jadi akibat kesombongan yang dia lakukan. Apakah ada obat untuk penyakit semacam ini?

085233XXXXXX

Jawaban:

Perubahan kulit umumnya karena masalah medis atau sebab lain. Jika ternyata sebab tersebut tidak ada dan ada indikasi seperti dalam pertanyaan, harus memperbanyak istighfar dan mencoba diruqyah.

 

Hikmah Amalan

Apakah ada dalil yang menjelaskan tentang: 1. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjalankan shalat Subuh dua rakaat, maghrib tiga rakaat, dst. 2. Pada shalat Subuh, Maghrib, Isya’ berjamaah suara imam dijahrkan (dilantangkan)?

081331XXXXXX

Jawaban:

Jumlah rakaat shalat lima waktu sudah dinashkan dalam banyak riwayat sahih. Itu adalah syariat yang harus dijalankan dan tidak dijelaskan apa hikmahnya. Begitu banyak bimbingan Islam yang belum kita ketahui hikmahnya, karena hanya Allah ‘azza wa jalla yang tahu. Hal itu menunjukkan dangkalnya ilmu kita sekaligus sebagai ujian ketaatan bagi kita.

 

Jual Beli Tanah

Jika si A hendak membeli tanah milik si B melalui perantara si C. Kemudian si C mengambil keuntungan dari jual beli tersebut. Akan tetapi, dalam hal ini si A telah ridha jika si C mengambil keuntungan tersebut. Apa hal ini diperbolehkan?

085780XXXXXX

Jawaban:

Si C dalam kasus ini adalah makelar. Dia boleh minta upah kepada si A yang menjadikannya perantara atau ambil keuntungan dari pembelian bila sudah ada kesepakatan sebelumnya dengan si A.

 

Ruqyah Diri Sendiri

Bisakah kita meruqyah diri sendiri? Bagaimana caranya?

082393XXXXXX

Jawaban:

Kita bisa meruqyah diri sendiri. Caranya dengan membaca ayat ruqyah atau doa yang disyariatkan dengan memegang bagian tubuh yang sakit atau mengusapkannya ke sekujur tubuh.

 

Pelaku Syirik

Apakah orang Islam yang berbuat syirik besar dengan orang kafir yang tidak mengenal Allah ‘azza wa jalla dan tidak pernah berbuat syirik besar kekal berada di neraka Jahanam?

085747XXXXXX

Jawaban:

Orang kafir umumnya jatuh ke dalam syirik besar. Jika mati di atas kekufurannya, kekal di dalam neraka. Muslim yang jatuh ke dalam syirik besar tidak bisa langsung divonis kafir. Harus terpenuhi syarat pengkafiran dan telah hilang faktor penghalang. Jika ulama sudah memvonis kafir dan dia mati di atasnya, juga kekal dalam neraka.

 

Menafkahi Orang Tua

Apakah menafkahi kedua orang tua yang masih mampu bekerja termasuk sedekah? Sementara dia tidak mampu untuk bersedekah selain jalan itu.

085866XXXXXX

Jawaban:

Nafkah dia untuk orang tua adalah sedekah; dan birrul walidain adalah hal yang utama. Namun, dia juga berusaha sebisa mungkin ta’awun fi sabilillah walau tidak banyak jumlahnya.

 

Alokasi Sedekah

Bagaimana dan ke mana arah sedekah yang syar’i? Sebab, selama ini kita hanya fokus kepada pengemis.

085641XXXXXX

Jawaban:

Sedekah ada yang bersifat jariyah (manfaatnya untuk muslimin dan berlangsung lama) seperti membangun masjid, pondok pesantren, sumur, dll. Adapula sedekah yang mu’aqqat seperti: bantuan kepada fakir miskin, dhuafa, yatim, dll.

 

Mendiamkan Pelaku Bid’ah

Apakah perbuatan tidak tegur sapa dengan pelaku bid’ah/hizbi termasuk memutuskan tali persaudaraan seorang muslim?

085242XXXXXX

Jawaban:

Tidak berbicara atau memberi salam kepada seorang hizbi adalah prinsip salaf. Hal ini termasuk sikap berlepas diri karena Allah ‘azza wa jalla, bukan memutus persaudaraan atau merusak ukhuwah. Justru yang merusak ukhuwah adalah kehizbiyahan pelaku bid’ah/hizbi tersebut.

 

Mengikuti Acara Bid’ah di Sekolah

Bagaimana sikap kita jika kita bersekolah di sekolah umum yang mengajarkan sesuatu yang dilarang (misalkan maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam). Jika kita tidak mengikuti acara tersebut, maka kita tidak mendapatkan nilai?

082331XXXXXX

Jawaban:

Hal itu sedikit dari sekian banyak mudarat sekolah umum. Jelas tidak boleh dilakukan dan bukan termasuk kondisi darurat. Nilai jelek adalah risiko kita jika lebih mementingkan akidah dan prinsip. Lebih baik lagi bila kita berusaha keluar dari sekolah umum.

 

Mendiamkan Saudara Muslim

Bagaimana hukumnya jika kita tidak berbicara dengan seorang muslim lebih dari tiga hari? Sebab, jika berbicara dikhawatirkan mendapat masalah lagi.

087840XXXXXX

Jawaban:

Tidak mau berbicara dengan muslim karena masalah pribadi atau duniawi lebih dari tiga hari hukumnya haram dengan nash hadits. Yang terbaik adalah yang lebih dahulu memberi salam. Boleh pula mendiamkan selamanya karena alasan masalah prinsip agama dan manhaj, apabila seseorang menyimpang tidak kunjung bertobat.

 

Jual Beli Lewat Toko Online

Bagaimana hukum jual beli lewat toko online? Karena praktik ini bisa menjerumuskan pada jual beli yang tidak jelas akadnya.

085747XXXXXX

Jawaban:

Pada dasarnya boleh, dengan syarat umum: akadnya sesuai syariat dan tidak ada hal yang melanggar syariat. Karena itu, bagi yang terjun dalam dunia usaha terutama dengan cara masa kini harus belajar hukum-hukum syariat tentang jual beli.

 

Wanita yang Bekerja dengan Ikhtilath

Apa hukum wanita yang memiliki pekerjaan yang mengharuskan berkomunikasi dengan laki-laki, meski jabat tangan sudah dihindari, sedangkan suami ridha?

085293XXXXXX

Jawaban:

Wanita boleh bekerja dengan syarat:

  • Tidak ada yang memberi nafkah atau untuk menambah penghasilan,
  • Tempat bekerja di rumah atau di tempat khusus wanita,
  • Pekerjaan halal,
  • Aman dari fitnah/gangguan,
  • Jika sampai jarak safar, harus dengan mahram,
  • Tidak mengganggu tugas rumah.

Adapun kasus yang ditanyakan, jelas tidak boleh, karena ada ikhtilat dan pelanggaran syariat lain.

 

Biaya Walimah

Apakah wali/orang tua berdosa jika tidak mau membiayai pernikahan putrinya dan hanya cukup mengharapkan uang lamaran dari calon suami?

085799XXXXXX

Jawaban:

Kewajiban walimah sesungguhnya dibebankan kepada pihak laki-laki sebagaimana nash hadits. Namun, alangkah baiknya orang tua turut membantu acara pernikahan putrinya, karena hal itu termasuk perbuatan ihsan kepadanya. Selain itu, menurut kebiasaan masyarakat juga termasuk kebaikan. Seandainya orang tua mencukupkan dengan biaya dari pihak laki-laki, insya Allah bukan termasuk tindakan dosa.

 

Syafaat bagi Ibu Sang Anak

Apakah wanita yang keguguran sampai empat kali kelak anak-anaknya bisa memberinya syafaat?

08217XXXXXXX

Jawaban:

Jika keguguran sebelum ditiupkan ruh, tidak termasuk pembahasan karena belum bernyawa. Namun, jika keguguran setelah ditiupkan ruh, hal itu seperti bayi yang wafat. Mereka bisa memberi syafaat dan menjadi hijab (penghalang) dari neraka. Dalam riwayat disebutkan dua atau tiga anak.

 

Lomba dengan Uang Pendaftaran

Jika mengikuti pertandingan olah raga dengan dipungut uang pendaftaran yang digunakan konsumsi peserta, sedangkan hadiah uang sudah disiapkan oleh panitia, apakah diperbolehkan ikut?

089693XXXXXX

Jawaban:

Perlombaan ada beberapa keadaan.

  • Perlombaan dalam hal haram. Hukumnya haram secara mutlak, baik dengan atau tanpa membayar, berhadiah atau tidak.
  • Perlombaan dalam hal mubah tanpa membayar. Hukumnya boleh selama tidak melupakan yang wajib atau menerjang yang haram.
  • Perlombaan dalam hal mubah dengan yang membayar dari kedua pihak atau salah satunya. Hukumnya haram, karena termasuk judi, kecuali dalam tiga hal berdasarkan nash hadits: memanah, balap kuda, dan balap unta (lihat an-Nihayah, -ed.); karena bermanfaat dalam jihad.
  • Perlombaan dalam hal mubah dengan hadiah dari pihak ketiga, baik pemerintah atau swasta. Jenis ini diperbolehkan pada tiga hal di atas dengan dalil nash hadits. Diperbolehkan pula dalam hal lain dengan ketentuan seperti poin pertama.

Kasus yang ditanyakan kondisinya sama dengan poin terakhir. Wallahu a’lam.

 

Kasus Waris

Ada harta warisan yang ditinggal ayah sebesar 150 juta rupiah. Ahli waris yang ditinggal: ibu, tiga anak perempuan, dan satu anak laki-laki. Berapa hak masing-masing?

085206XXXXXX

Jawaban:

Ibu mendapat 1/6 bagian. Sisanya dibagi untuk anak-anaknya, laki-laki mendapat dua bagian dan perempuan mendapat satu bagian.

43

Mengucapkan Hamdalah untuk Anak Kecil

Bolehkan saat anak kecil bersin, orang tua mengucapkan hamdalah?

085230XXXXXX

Jawaban:

Kita ucapkan hamdalah dalam rangka mengajari si kecil.

 

Zikir Setelah Shalat Witir

Saya membaca Majalah Asy Syariah edisi 97/1435 hlm. 32 rubrik “Tanya Jawab Ringkas” dan menemui kejanggalan. Disebutkan bahwa zikir khusus setelah witir tidak ada. Jadi zikir, “Subhanal malikil quddus…dst, apakah bukan zikir?

08126XXXXXX

Jawaban:

Benar, zikir tersebut disunnahkan setelah witir dan hanya itu yang disunnahkan. Adapun membaca zikir setelah witir seperti zikir setelah shalat fardhu, tidak ada sunnahnya. Pertanyaan Anda sebagai tambahan penjelasan dari jawaban yang tampil sebelumnya. Jawaban yang lengkap, “Yang disunnahkan adalah zikir khusus setelah shalat fardhu. Adapun shalat sunnah, tidak ada zikir khusus kecuali setelah shalat witir.” Jazakumullah khairan atas koreksi Anda.

 

Beda Infak dengan Sedekah

Apa perbedaan antara infak dan sedekah?

085246XXXXXX

Jawaban:

Infak dan sedekah sunnah sama mustahiqnya. Sedekah wajib adalah zakat mal dan zakat fitrah telah diatur mustahiq, nishab, dan haulnya dalam Kitab az-Zakat dari karya-karya para ulama.

Infak wajib adalah nafkah yang wajib dikeluarkan untuk orang/pihak yang kita tanggung, seperti anak, istri, orang tua, pembantu, kendaraan, dll., tanpa ada ketentuan nishab dan haul; namun sesuai dengan kemampuan.

 

Niqab Model Butterfly

Apakah boleh menggunakan niqab model butterfly? Apakah tidak termasuk tasyabuh dengan biarawati, karena niqab tersebut mirip dengan penutup kepala yang biasa digunakan oleh biarawati?

083863XXXXXX

Jawaban:

Niqab butterfly insya Allah tidak mengapa karena:

  • Tertutup, lebih panjang dan lebih bagus supaya tidak mudah tersingkap,
  • Tidak ada unsur tasyabbuh dengan biarawati dari beberapa sisi:
  1. model tersebut diaplikasikan pada niqob, sementara biarawati pada kerudung tanpa niqob (umumnya),
  2. tasyabbuh hanya pada hal khusus dan ciri khas orang kafir, sementara pada kasus ini tidak ada kekhususan. Artinya, bila ada muslimah yang memakai niqab model tersebut, kita tidak bisa secara spontan mengatakan bahwa dia biarawati.

Wallahu a’lam.

Kirim SMS Pertanyaan ke Redaksi 081328078414 atau via email ke tanyajawabringkas@gmail.com
Jika pertanyaan Anda cukup dijawab secara ringkas, akan kami muat di rubrik ini. Namun, jika membutuhkan jawaban yang panjang lebar, akan kami muat di rubrik Problema Anda, insya Allah.
Seluruh materi rubrik Tanya Jawab Ringkas (Asy-Syariah) dapat di akses di www.tanyajawab.asysyariah.com

Tanya Jawab Ringkas Edisi 100

Pada rubrik Tanya Jawab Ringkas edisi ini, kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Muhammad Afifuddin.

Potong Rambut Model Pemain Bola

Saya mencari nafkah dengan jasa potong rambut. Apa hukumnya jika diminta untuk memotong model rambut seperti pemain bola orang-orang kafir?

085262XXXXXX

 

Jawaban:

Tidak boleh bagi Anda memotong rambut dengan gaya orang kafir, karena termasuk ta’awun di atas dosa. Kaum muslimin tidak boleh bertasyabuh (menyerupai) dengan orang kafir.

 

Menerima Hadiah dari Pekerja Bank

Bagaimana sebaiknya apabila kita diberi hadiah dari orang yang bekerja di bank?

02470XXXXXX

 

Jawaban:

Jika diketahui bahwa penghasilan dia murni dari yang haram, sikap wara’ kita ialah tidak menerima hadiahnya.

 

Mengambil Keuntungan dari Akikah

Bolehkah mengambil keuntungan dari acara akikah? Misalnya, saya diberi sejumlah uang untuk membeli domba, kemudian memasak dan membagikannya. Keuntungan saya dapat dari uang yang diberikan dengan biaya pembuatan.

085793XXXXXX

 

Jawaban:

Jika profesi Anda adalah penjual kambing, boleh mengambil untung. Jika hanya ditunjuk sebagai wakil, hukum asalnya tidak boleh mengambil keuntungan kecuali apabila ada kesepakatan sebelumnya atau ada komisi dari orang yang menyuruh Anda.

 

Melamar Pekerjaan

Apakah melamar pekerjaan masuk dalam kategori meminta-minta?

085649XXXXXX

 

Jawaban:

Tidak termasuk meminta-minta selama pekerjaan tersebut halal dan dia ahli dalam bidangnya. Lebih-lebih lagi jika murni urusan duniawi.

 

Mengucapkan Hamdalah saat Shalat

Bagaimana ketika kita shalat kemudian bersin dan mengucapkan, “Alhamdulillah,” apakah yang mendengar harus menjawabnya?

081281XXXXXX

 

Jawaban:

Pendapat sebagian ulama boleh dengan dasar hadits tentang kisah Muawiyah bin Hakam as-Sulami. Akan tetapi, yang mendengar tidak (boleh) mendoakan yang bersin.

 

Cara Masuk Islam

Apabila si fulan mengajak temannya untuk masuk Islam kemudian ia mau masuk Islam, apakah cukup baginya untuk bersyahadat di hadapan fulan saja atau ada ketentuan dan syarat lain?

08960XXXXXXX

 

Jawaban:

Seseorang yang hendak masuk Islam harus mengucapkan syahadatain di hadapan banyak muslimin dan lebih afdal di depan instansi pemerintah terkait, seperti KUA, agar keislamannya diketahui khalayak ramai.

 

Jas Hujan yang Isbal

Haruskah jas hujan dipotong agar tidak isbal?

085810XXXXXX

 

Jawaban:

Jika kita sebagai penjual jas hujan, tidak perlu memotongnya karena tinggi badan konsumen bervariasi. Jika kita adalah pembeli dan ukurannya terlalu panjang, dipotong agar tidak isbal.

 

Antara Akikah & Qurban

Mana yang didahulukan, akikah atau kurban jika waktunya bersamaan?

081386XXXXXX

 

Jawaban:

Jika akikahnya pada hari ke-7, dahulukan akikah karena waktunya terbatas. Namun, jika di luar hari ke-7, dahulukan kurban.

 

Tata Cara Takbir Idul Adha

Bagaimana tata cara takbiran yang benar menurut syariat?

08237XXXXXXX

 

Jawaban:

Takbir Idul Adha boleh dilakukan setelah selesai shalat dengan dibaca sendirian, tidak boleh dipimpin oleh imam.

 

Dana Haji di Bank Konvensional

Bolehkah berhaji dengan biaya dikelola oleh pemerintah melalui bank konvensional?

081392XXXXXX

 

Jawaban:

Diperbolehkan berhaji dengan cara tersebut karena kondisi yang tidak mungkin dihindari.

 

Kredit Motor

Bolehkah kredit sepeda motor di showroom seperti yang dilakukan kebanyakan masyarakat?

081360XXXXXX

 

Jawaban:

Kredit motor yang dilakukan kebanyakan masyarakat sekarang melalui dealer/sistem leasing adalah hal yang dilarang karena mengandung unsur riba.

 

Konsekuensi Bersyariat

Apakah setiap orang yang berusaha menempuh, menjalani, menegakkan syariat agama ini dalam kehidupannya mesti akan menghadapi hal yang tidak mengenakkan dan merisaukan hati dari orang-orang di sekitarnya?

08574XXXXXXX

 

Jawaban:

Ya, itu sebuah kepastian sebagai ujian keimanan dan keistiqamahan. Semakin tebal dan tinggi iman dan takwa seseorang, semakin berat dan banyak ujiannya.

 

Puasa 10 Hari Awal Muharram

Apakah boleh puasa pada bulan Muharram dari tanggal 1 sampai dengan 10?

08233XXXXXXX

 

Jawaban:

Tidak ada dalil khusus puasa tanggal 1—10 Muharram. Yang ada adalah puasa Muharram secara umum dan tanggal 9—10 secara khusus.

Komisi Tambahan bagi Pekerja

Saya bekerja di pabrik (bagian produksi) dan diberi tugas tambahan. Jika ada mobil bahan baku datang, saya bertugas untuk mengeceknya. Jika sudah selesai dicek, saya mendapatkan uang dari sopir. Apakah uang tersebut halal untuk saya ambil?

08777XXXXXXX

 

Jawaban:

Komisi seperti itu hukum asalnya kembali kepada kebijakan perusahaan. Jika ada aturan yang membolehkan diambil oleh karyawan, diperbolehkan.

 

Wasiat Warisan

Apa boleh wasiat dalam bentuk harta/tanah diberikan kepada salah satu ahli waris saja (dalam kasus ini diberikan kepada cucu)?

081386XXXXXX

 

Jawaban:

Jika yang diberi termasuk ahli waris yang mendapat warisan, wasiat tersebut tidak sah. Sebab, tidak boleh berwasiat untuk ahli waris. Begitu pula jika wasiatnya lebih dari 1/3 harta waris, tidak sah walau yang diberi bukan ahli waris.

 

Amalan untuk Orang Tua yang Telah Meninggal

Amalan apa saja yang pahalanya bisa kita niatkan untuk kedua orang tua yang telah meninggal?

087737XXXXXX

 

Jawaban:

Amalan yang pahalanya bisa sampai kepada orang tua yang telah wafat di antaranya, doa kebaikan untuk mereka, ini yang paling dianjurkan; sedekah dan sejenisnya; qadha puasa wajib yang ditanggung oleh orang tua; haji badal; dan amal saleh secara umum. Sebab, anak adalah hasil usaha orang tua.

 

Mandi dengan Air Sisa Mandi Wanita

Bolehkah kita mandi dari sisa air yang dipakai mandi oleh seorang wanita (mahram ataupun bukan)?

085256XXXXXX

 

Jawaban:

Justru haditsnya menegaskan bahwa airnya tidak menjadi najis. Silakan lihat di Bulughul Maram pada Kitab Thaharah.

 

Upah yang Belum Ditentukan

Saya ditugaskan untuk menjaga gedung sarang walet dan tidak ada kejelasan berapa upahnya dan kapan akan digaji. Apakah perbuatan orang tersebut termasuk menzalimi saya?

085658XXXXXX

 

Jawaban:

Jika sifatnya ta’awun (menolong), tidak ada gaji. Jika sifatnya kerja, harus digaji. Jika tidak ada kesepakatan sebelumnya, nilai gaji disamakan dengan gaji keumuman penjaga walet atau semisalnya. Jika orang tersebut tidak menggaji, dia berbuat zalim.

 

Rindu Orang Tua yang Telah Wafat

Apakah boleh kita merindukan orang tua kita yang sudah lama meninggal?

08564XXXXXXX

 

Jawaban:

Boleh saja dan itu menunjukkan adanya hubungan baik dengan orang tua walau sudah wafat. Namun, jangan sampai terjatuh kepad hal yang haram. Kita gunakan untuk mendoakan kebaikan orang tua dan hal syar’i lainnya.

 

Jual-Beli pada Acara Bid’ah

Bolehkah jual-beli pada acara bid’ah (malam suro, maulid) di pasar malamnya?

083830XXXXXX

 

Jawaban:

Jika sebagai pedagang dadakan, tidak boleh. Sebab, hal itu termasuk ta’awun di atas dosa.

 

Qunut Nazilah

Apakah disyariatkan kita qunut nazilah saat ini (November 2012) mengingat agresi Israel (baca: Yahudi) kepada kaum muslimin?

081234XXXXXX

 

Jawaban:

Qunut nazilah adalah wewenang penguasa berdasarkan fatwa para ulama. Tidak boleh bagi masyarakat melakukan qunut nazilah tanpa izin pemerintah.

 

Pebisnis Hewan Kurban, Wajib Kurban?

Apakah penjual hewan kurban yang jelas berniat untuk berbisnis memiliki kewajiban untuk berkurban?

081386XXXXXX

 

Jawaban:

Pendapat yang rajih, berkurban tidak wajib, tetapi sunnah muakkadah. Walaupun dia juragan kambing atau pebisnis kambing.

 

Wasiat

Sahkah pemberian kakek berupa sawah (senilai sepuluh juta rupiah) khusus bagi semua cucu pertama?

081386XXXXXX

 

Jawaban:

Jika kakek masih hidup, pemberian tersebut bukan waris, melainkan hibah. Beliau berhak menghibahkan hartanya kepada siapa pun. Namun, jika diberikan kepada anak-anaknya, syaratnya wajib rata. Jika kakek sudah wafat dan mempunyai anak laki-laki, cucu-cucunya bukan ahli waris sehingga mereka bisa menerima hibah (istilah yang tepat adalah wasiat) dengan syarat tidak lebih dari 1/3 harta peninggalan.

 

Utang Uang Dihargai Emas

Suatu hari adik saya meminjam uang sebesar dua juta rupiah kepada saya. Dia nilai uang tersebut dengan emas seberat 10 gram. Lalu sekarang dia mengembalikannya sebesar lima juta rupiah, karena harga emas seberat 10 gram senilai uang tersebut. Apakah selisih 3 juta rupiah termasuk riba yang diharamkan?

082190XXXXXX

 

Jawaban:

Termasuk riba fadhl. Yang benar, utang uang dibayar uang dan utang emas dibayar emas sesuai dengan nominal dan beratnya walaupun nilainya berbeda seiring dengan berjalannya waktu.

 

Ayah Tiri Bercerai dengan Ibu, Mahram?

Mantan ayah tiri (sudah bercerai dengan ibu) apakah masih mahram?

085227XXXXXX

 

Jawaban:

Apabila ayah tiri sudah ‘berkumpul’ dengan ibunda Saudari, Anda adalah mahramnya untuk selamanya walaupun beliau sudah cerai dengan ibunda. Ini yang disebut mahram muabbad (selamanya).

 

Kesalahan terhadap Orang Lain

Kita pernah berbuat salah terhadap orang lain, sedangkan orang tersebut tidak mengetahuinya. Apakah kita boleh memberi tahu dia, padahal kejadiannya sudah berlalu? Mohon penjelasannya.

085336XXXXXX

 

Jawaban:

Kalau kesalahan kita terkait dengan kehormatan dia, tidak perlu disampaikn karena dia tidak akan mendapat manfaat. Dia justru mendapat hal yang tidak menyenangkan, karena dahulu dia tidak tahu, sekarang menjadi tahu. Cukup Anda ganti dengan menyebut kebaikan-kebaikannya di tempat yang dahulu Anda menjelekkannya. Berbeda halnya kalau kesalahan kita terkait dengan harta, harus diberitahukan dan dikembalikan karena dia mendapat faedah, dahulu hartanya hilang, sekarang kembali. Ini penjelasan Ibnul Qayyim dalam Madarij as-Salikin.

 

Akikah dengan Kambing Betina

Apakah sah akikah dengan menggunakan kambing betina?

082177XXXXXX

 

Jawaban:

Akikah menggunakan kambing betina hukumnya sah. Tidak ada dalil yang melarang; sebagaimana kurban dengan kambing betina juga sah, walaupun yang afdal adalah dengan kambing jantan.

 

Kehalalan Larva Lebah

Apakah larva lebah halal dimakan? Apakah sahih hadits yang melarang untuk membunuh lebah? Jika sahih, apakah larangan tersebut mencakup larva lebah?

085237XXXXXX

 

Jawaban:

Hadits yang melarang membunuh lebah adalah sahih. Jumhur fuqaha berpendapat bahwa hewan yang dilarang untuk dibunuh, haram dimakan. Larva lebih baik tidak dimakan karena termasuk lebah.

 

Syariat Ibadah Kurban

Apakah ibadah kurban hanya disyariatkan untuk laki-laki? Apakah orang tua yang sudah pikun masih dianjurkan untuk berkurban?

085XXXXXXX

 

Jawaban:

Kurban tidak khusus bagi laki-laki. Wanita, anak-anak, ataupun lansia juga bisa melakukannya. Yang penting memiliki kemampuan, karena ibadah ini terkait dengan kemampuan finansial.

 

Menyantuni Anak Yatim

Apakah ada dalil menyantuni anak yatim yang dikhususkan pada tanggal 10 Muharam dan keutamaan mengusap rambut anak yatim?

085624XXXXXX

 

Jawaban:

Tidak ada dalil khusus memuliakan dan mengusap kepala anak yatim pada 10 Muharam. Memuliakan anak yatim dan menyayangi mereka adalah tindakan mulia, tetapi tidak ada waktu khusus untuk melakukannya.

 

Menyingkat Salam

Bolehkah menyingkat ucapan salam misal menjadi “ass.wr.wb” dalam surat atau sms?

085747XXXXXX

Jawaban:

Pendapat yang rajih bahwa ucapan seperti salam, shalawat, dan semisal harus ditulis lengkap dan tidak cukup dengan simbol. Kita cari keberkahannya walau panjang tulisannya.

 

Meminta Hajat ke Kuburan

Bagaimana dengan orang yang sering ke kuburan untuk meminta hajat? Apa itu merupakan kesyirikan?

081241XXXXXX

 

Jawaban:

Menjadikan makhluk yang sudah mati sebagai wasilah dalam berdoa adalah syirik akbar. Itulah bentuk kesyirikan orang kafir Quraisy yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat g.

 

Mendatangi Pilihan Lurah

Bagaimana sebaiknya sikap kami untuk memenuhi undangan pilihan lurah, apakah jika kami datang termasuk bermaksiat kepada Allah ‘azza wa jalla? Sebagian ikhwan ada yang datang dengan alasan menutup fitnah dan takut dipersulit dalam birokrasi.

085227XXXXXX

 

Jawaban:

Yang pertama dilakukan adalah memberi penjelasan kepada lurah tentang prinsip yang benar dalam masalah ini. Semoga mereka paham sehingga Anda tidak datang tanpa ada fitnah. Jika mereka tidak diterima dan akan timbul fitnah besar, kita datang tetapi dalam rangka meredam mafsadah. Berikan pula penjelasan sampai mereka maklum.

 

Berzikir dalam Hati di Kamar Mandi

Bolehkah berzikir dalam hati di dalam kamar mandi? Bolehkah berzikir dalam keadaan junub?

085327XXXXXX

 

Jawaban:

Tidak diperbolehkan zikir atau menyebut nama Allah ‘azza wa jalla di tempat yang kotor atau WC. Jika harus berbuat, di dalam hati dan tidak boleh dilafalkan. Pendapat yang rajih, orang junub boleh berzikir dan membaca al-Qur’an. Namun, yang afdal adalah mandi janabah dahulu (zikir dalam keadaan suci).

 

Waktu Shalat Sunnah Qabliyah

Apakah shalat sunnah qabliyah dilakukan setelah azan dan sebelum iqamah? Bagaimana jika shalatnya sendirian di rumah, apakah juga berlaku seperti shalat sunnah qabliyah yang dilaksanakan di masjid?

087719XXXXXX

 

Jawaban:

Shalat sunnah qabliyah dilakukan setelah azan sebagai tanda telah masuk waktu dan sebelum iqamah. Sebab, shalat sunnah apapun harus dibatalkan apabila iqamat sudah dikumandangkan. Jika shalatnya munfarid (sendirian) karena sakit, ketiduran, atau uzur lain, as-Sunnah mencontohkan tetap melakukan shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah seperti biasa. Jadi, shalat sunnahnya tidak terikat dengan iqamah masjid setempat.

 

 

Kirim SMS Pertanyaan ke Redaksi 081328078414 atau via email ke tanyajawabringkas@gmail.com
Jika pertanyaan Anda cukup dijawab secara ringkas, akan kami muat di rubrik ini. Namun, jika membutuhkan jawaban yang panjang lebar, akan kami muat di rubrik Problema Anda, insya Allah.
Seluruh materi rubrik Tanya Jawab Ringkas (Asy-Syariah) dapat di akses di www.tanyajawab.asysyariah.com

Tanya Jawab Ringkas – Seputar Shalat dan Hukum Karma

Pada rubrik Tanya Jawab Ringkas edisi ini, kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad as-Sarbini.

menara_masjid_nabi

Keutamaan Shalat Sendiri bagi Wanita dan Cara Membaca Surat Al-Fatihah pada Shalat

Apakah wanita dalam mengerjakan shalat tarawih lebih utama dengan shalat berjamaah dibandingkan sendiri di rumah? Bagaimana cara membaca surat al-Fatihah pada shalat berjamaah?

08126XXXXXXX

  • Jawaban:

Kaum pria dan wanita tidak wajib tarawih, hukumnya hanya sunnah. Lebih utama bagi wanita shalat di rumahnya daripada di masjid. Membaca al-Fatihah wajib bagi makmum, boleh membacanya sebelum imam, bersamaan dengan imam, maupun setelah imam secara sirr.

 

Tidur sebelum Shalat Malam

Apakah ketika ingin shalat malam diharuskan untuk tidur sebelumnya?

08227XXXXXXX

  • Jawaban:

Tidak, tetapi sebaiknya tidur dahulu agar bangun pada akhir malam dengan tubuh yang segar dan siap bertahajjud dengan khusyuk. Jangan sampai shalat dalam kondisi mengantuk sehingga tidak khusyuk dan pahala yang diraihnya sedikit atau bahkan tidak ada, karena pahala shalat itu sesuai kadar kekhusyukan.

 

Shalat Tahajud setelah Witir dan Wirid yang Dianjurkan

Bolehkah ikut shalat witir berjamaah setelah tarawih dan kemudian bangun lagi tahajud (tanpa witir)? Apa wirid yang dianjurkan setiap selesai 2 rakaat tarawih?

08525XXXXXXX

  • Jawaban:
  1. Cukup bagi Anda tarawih dan witir bersama imam, semoga ditulis bagi Anda shalat malam sebagaimana yang dikabarkan dalam hadits Abu Dzar, “Barang siapa shalat malam (tarawih) bersama imam hingga selesai, ditulis baginya sebagai shalat malam.”
  2. Tidak ada zikir khusus setiap kali usai dari dua rakaat, tetapi setelah salam dari rakaat terakhir witir yang menutup shalat malam (tahajjud atau tarwih) disunnahkan membaca, “Subhanal Malikil Quddus,” 3X dan yang ketiga dipanjangkan dengan suara keras. Wallahu a’lam.

45

Cara Jamak Qashar Shalat Maghrib dan Isya

Bagaimana cara mengerjakan shalat maghrib dan isya bagi yang sedang safar? Safar dimulai setelah ashar dan sampai tujuan kira-kira subuh.

08213XXXXXXX

  • Jawaban:

Laksanakan shalat maghrib 3 rakaat dan isya’ 2 rakaat (qashar) dengan cara dijamak pada waktu maghrib atau isya, tergantung pada kondisi dan tuntutan maslahat safar Anda.

Hukum Karma

Saya mau tanya tentang fatwa adanya hukum karma dalam Islam. Bagaimana menurut Islam sebenarnya?

08522XXXXXXX

  • Jawaban:

Pada prinsipnya hukum karma adalah konsep ajaran Hindu dan Budha yang bermakna akan terlahir (menjelma) kembali ke dunia dengan penderitaan akibat dosa yang dilakukannya hingga dirinya terbebas dari ikatan karma dan meraih kebebasan. Ini adalah akidah kufur yang batil dan bertentangan dengan ajaran Islam yang suci.

Selanjutnya, kita tidak butuh pembahasan filsafat dalam mengait-ngaitkan hukum karma dengan ajaran Islam yang telah sempurna dengan al-Qur’an dan as-Sunnah. Islam mengajarkan bahwa seorang yang mati dengan berpisahnya ruh dari jasad, beralih ke kehidupan alam barzakh (kubur) hingga dibangkitkan kembali di hari kiamat untuk menjalani kehidupan akhirat yang kekal abadi dalam neraka atau surga—rincian hal ini ada dalam al-Qur’an dan as-Sunnah.

Allah ‘azza wa jalla mengabarkan bahwa musibah yang menimpa manusia di dunia ini adalah akibat dari dosanya sendiri agar dia bertobat dan berbenah diri. Wallahu a’lam.

 

Kirim SMS Pertanyaan ke Redaksi 081328078414 atau via email ke tanyajawabringkas@gmail.com
Jika pertanyaan Anda cukup dijawab secara ringkas, akan kami muat di rubrik ini. Namun, jika membutuhkan jawaban yang panjang lebar, akan kami muat di rubrik Problema Anda, insya Allah.
Seluruh materi rubrik Tanya Jawab Ringkas (Asy-Syariah) dapat di akses di www.tanyajawab.asysyariah.com

Tanya Jawab Ringkas – Seputar Pernikahan

Pada rubrik Tanya Jawab Ringkas edisi ini, kami muat beberapa jawaban dari al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad as-Sarbini.

recycled-playstation2-chair

Mahram

Apakah istri dari kakak angkat adalah mahram?

082XXXXXXXXX

  • Jawaban:

Istri kakak angkat bukan mahram. Begitu pula istri kakak nasab, bukan mahram.

 

Istri yang Tidak Bisa Mencintai Suami

Apakah seorang istri yang tidak bisa mencintai suaminya lagi termasuk istri yang durhaka?

0853XXXXXXXX

  • Jawaban:

Cinta suami adalah masalah kalbu (hati) yang di luar kemampuan manusia untuk mengaturnya. Dengan demikian, istri yang tidak bisa mencintai suaminya tidak tercela dan durhaka. Akan tetapi, jika hal itu menyeretnya berbuat nusyuz, yaitu durhaka kepada suami dengan tidak memberi hak suami yang wajib, itulah yang tercela. Oleh karena itu, istri yang tidak mencintai suaminya dan tidak mampu bersabar bersamanya lantas khawatir hal itu akan menjadikannya berbuat nusyuz, boleh minta khulu’. Namun, jika suaminya menyayanginya dan dia sendiri mampu bersabar, lebih baik tetap bersamanya.

 

Nikah Siri, Wali Hakim

Apakah seorang wanita boleh nikah siri dengan wali hakim meskipun ayahnya masih ada?

08965XXXXXXX

  • Jawaban:

Tidak boleh, kecuali dengan alasan yang syar’i yang menjadikan gugur perwalian sang ayah.

 

Harta Gonogini

Saya menikah dengan istri (janda) yang tidak membawa harta apa-apa. Kami berjuang keras sampai bisa memiliki rumah. Jadi, harta kami harta gono gini. Bagaimana cara pembagiannya?

08574XXXXXXX

  • Jawaban:

Jika demikian, persentase pembagian harta antara Anda dengan istri Anda sesuai kesepakatan kalian berdua saat bekerja.

 

Status Nikah Pasca Cerai

Saya baru menikah beberapa bulan. Saya menjalani poligami sebagai istri ke-2 dan sedang hamil. Sebelumnya, saya berstatus janda yang ditalak 1 selama 3 tahun. Saat masa iddah, saya tidak dinafkahi dan menggantung status saya selama 3 tahun. Pada saya pribadi, mantan mengatakan sudah tak ada minat untuk kembali lagi dalam 3 waktu:

  1. ketika belum cerai, saya minta tolong jangan dicerai,
  2. Ketika masa idah, saya minta dirujuk, dan
  3. setelah setahun cerai, saya minta dinikahi lagi.

Bagaimana status pernikahan saya yang sekarang dengan status cerainya demikian? Bagaimana status anak yang saya kandung?

  • Jawaban:

Kami simpulkan bahwa Anda ditalak 1 oleh mantan suami dan telah berlalu 3 tahun tanpa dirujuk, lantas menikah dengan suami baru sebagai istri kedua dan sedang hamil. Ini sebatas pertanyaan dalam SMS yang sampai kepada kami. Kami katakan bahwa pernikahan Anda yang sekarang sebagai istri kedua sah dan bayi yang Anda kandung sah sebagai anak kalian berdua; karena Anda menikah setelah keluar dari masa iddah. Masa iddah Anda dari talak tersebut telah habis dengan melewati haid 3 kali. Adapun dia tidak merujuk Anda pada masa iddah, itu haknya. Adapun dia tidak menafkahi, itu kezaliman. Wallahu a’lam.

Kirim SMS Pertanyaan ke Redaksi 081328078414 atau via email ke tanyajawabringkas@gmail.com
Jika pertanyaan Anda cukup dijawab secara ringkas, akan kami muat di rubrik ini. Namun, jika membutuhkan jawaban yang panjang lebar, akan kami muat di rubrik Problema Anda, insya Allah.
Seluruh materi rubrik Tanya Jawab Ringkas (Asy-Syariah) dapat di akses di www.tanyajawab.asysyariah.com