Bersungguh-Sungguh Mendoakan Kebaikan untuk Pemerintah pada Masa Wabah
Saudaraku, kaum muslimin rahimakumullah. Pada pembahasan sebelumnya, telah dijelaskan tentang wajibnya taat kepada pemerintah (dalam hal selain maksiat). Telah diterangkan.
Saudaraku, kaum muslimin rahimakumullah. Pada pembahasan sebelumnya, telah dijelaskan tentang wajibnya taat kepada pemerintah (dalam hal selain maksiat). Telah diterangkan.
Beramal saleh memang penting karena merupakan konsekuensi dari keimanan seseorang. Namun, yang tidak kalah penting adalah mengetahui persyaratan agar amal.
Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan makhluk-Nya untuk selalu taat kepada-Nya[1], dalam keadaan Dia tidak membutuhkan apa pun dan siapa pun,.
Salah satu kebahagiaan yang dirasakan orang berpuasa adalah saat tiba waktu berbuka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa umatnya.
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ “Telah hilang dahaga dan telah basah urat-urat serta telah tetap pahala, insya Allah.”.
Makan Sahur Orang yang berpuasa sangat dianjurkan untuk makan sahur. Hal ini berdasarkan hadits dari ‘Amru bin al-‘Ash radhiallahu ‘anhu.
Berkeluarga bukanlah sekadar hidup bersama dalam satu rumah. Ibarat menanam, banyak hal yang bisa dilakukan suami/istri agar apa yang mereka.
Kejujuran harus ditanamkan sejak kecil. Untuk itu jelas dibutuhkan keteladanan orang tua dalam hal ini. Namun, tanpa disadari orang tua.
Betapa kegalauan itu menguasai dirinya. Kepada Rasul-Nya dia tuturkan segalanya, mengharap jalan keluar atas kesempitan yang dihadapinya. Pengaduannya berujung kemuliaan,.
Saudaraku, kaum muslimin rahimakumullah. Pada artikel yang telah lalu, telah dijelaskan pembahasan tentang wajibnya seorang muslim untuk taat kepada pemerintahnya.